PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) meraih prestasi membanggakan dengan mencetak ESG Score 53/100 dari S&P Global, sebuah lembaga pemeringkat internasional. Pencapaian ini menunjukkan komitmen, konsistensi, dan prinsip keberlanjutan WIKA dalam setiap aspek operasional dan bisnisnya. Prestasi ini diraih pada 20 Maret 2025.
Dengan skor tersebut, WIKA menjadi perusahaan konstruksi pertama di Indonesia yang masuk dalam penilaian ESG Rating S&P Global. Lebih lanjut, WIKA menduduki peringkat 6 dari seluruh sektor industri di Indonesia dan peringkat 25 dunia di sektor konstruksi dan teknik (construction & engineering). Ini merupakan bukti nyata komitmen WIKA terhadap keberlanjutan dan tata kelola yang baik di sektor konstruksi.
WIKA: Pionir ESG di Industri Konstruksi Indonesia
Keberhasilan WIKA ini menjadi tonggak penting bagi industri konstruksi di Indonesia. Selama ini, penerapan prinsip-prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) masih menjadi tantangan bagi banyak perusahaan, khususnya di sektor yang padat karya dan berdampak lingkungan seperti konstruksi. Namun, WIKA membuktikan bahwa integrasi ESG bukan hanya mungkin, tetapi juga memberikan nilai tambah yang signifikan.
Prestasi WIKA ini diharapkan dapat menginspirasi perusahaan konstruksi lain di Indonesia untuk lebih serius mengimplementasikan ESG. Hal ini penting tidak hanya untuk meningkatkan daya saing di pasar global, tetapi juga untuk berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat.
Detail Penilaian ESG WIKA oleh S&P Global
S&P Global menggunakan metode komprehensif dalam penilaian ESG-nya. Metode ini meliputi aspek keterbukaan perusahaan, analisis media dan pemangku kepentingan, serta keterlibatan langsung perusahaan dalam Corporate Sustainability Assessment (CSA). Analisis ini memberikan gambaran menyeluruh tentang bagaimana perusahaan mengelola keberlanjutan operasionalnya dan beradaptasi dengan tantangan dan peluang pasar global.
Penilaian S&P Global juga membagi dimensi ESG menjadi tiga aspek utama, yaitu Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (Governance). WIKA menunjukkan kinerja yang sangat baik khususnya pada dimensi sosial, hal ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam memperhatikan kesejahteraan karyawan dan masyarakat sekitar.
Rincian Skor ESG WIKA:
WIKA mencatat skor yang menonjol pada dimensi sosial, jauh di atas rata-rata industri. Sementara itu, skor lingkungan dan tata kelola ekonomi juga berada di atas rata-rata industri, menunjukkan keseimbangan yang baik dalam pendekatan ESG WIKA.
Lebih detail, dimensi lingkungan WIKA memperoleh skor 29 (rata-rata industri 27), dimensi tata kelola ekonomi 47 (rata-rata industri 31), dan dimensi sosial 77 (rata-rata industri 28). Performa dimensi sosial WIKA bahkan setara dengan perusahaan infrastruktur internasional ternama seperti Ferrovial SE. Ini menegaskan kualitas dan kredibilitas komitmen WIKA terhadap ESG.
Komitmen Berkelanjutan WIKA
“Sebagai perusahaan yang fokus terhadap pembangunan infrastruktur berkelanjutan, WIKA akan terus memperkuat aspek-aspek ESG untuk memastikan bahwa setiap proyek yang dikerjakan mampu memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat dan lingkungan,” kata Direktur Utama Wika, Agung BW dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Rabu (26/3/2025).
WIKA juga berkomitmen untuk terus meningkatkan transparansi dan manajemen risiko yang optimal. Selain itu, WIKA menerapkan teknologi ramah lingkungan di setiap wilayah operasi untuk meminimalisir dampak lingkungan dari aktivitas konstruksi. Hal ini sejalan dengan upaya global untuk mengurangi jejak karbon dan menciptakan pembangunan yang berkelanjutan.
Keberhasilan WIKA dalam meraih ESG Score yang tinggi merupakan bukti nyata komitmen perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan. Ini juga menjadi inspirasi bagi perusahaan lain untuk mengintegrasikan prinsip ESG dalam operasional bisnisnya. Dengan demikian, pembangunan infrastruktur di Indonesia dapat berjalan beriringan dengan pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.











