Tether, penerbit stablecoin USDT, mengumumkan investasi strategis ke perusahaan forensik blockchain, Crystal Intelligence. Investasi ini bertujuan memperkuat keamanan dan kepatuhan di dunia kripto. Meskipun nilai investasi tidak dipublikasikan, langkah ini dianggap sebagai langkah signifikan dalam memerangi kejahatan siber dan penyalahgunaan aset digital. Komitmen Tether terhadap transparansi dan pengawasan penggunaan USDT semakin dipertegas melalui kerjasama ini.
Paolo Ardoino, CEO Tether, menekankan pentingnya peningkatan pengawasan dan transparansi. Ia menyatakan komitmen perusahaan untuk bermitra dengan teknologi canggih guna mendukung pemantauan yang efektif dalam ekosistem kripto.
Penguatan Keamanan dan Kepatuhan USDT melalui Kemitraan Strategis
Tether akan memanfaatkan kemampuan analitik Crystal Intelligence untuk mendeteksi dan mencegah aktivitas ilegal yang melibatkan USDT. Kemitraan ini merupakan bagian dari strategi Tether untuk meningkatkan keamanan platformnya.
Sistem pemantauan internal Tether akan diperbarui. Perubahan ini mencakup pembaruan daftar dompet terlarang dan peningkatan dukungan dalam penyitaan aset bekerja sama dengan penegak hukum.
USDT Tetap Stabil di Tengah Ketatnya Regulasi Kripto
Meskipun belum ada reaksi pasar yang signifikan, langkah Tether ini mencerminkan tren peningkatan kolaborasi antara perusahaan kripto dan penyedia solusi keamanan siber. Hal ini menunjukkan adaptasi industri kripto terhadap regulasi yang semakin ketat.
Data dari CoinMarketCap menunjukkan stabilitas USDT pada harga US$ 1,00. Dominasi pasar USDT tetap kuat di angka 4,71%, dengan kapitalisasi pasar mencapai US$ 158,69 miliar dan volume transaksi 24 jam terakhir sebesar US$ 60,53 miliar, menunjukan penurunan tipis 0,01%.
Kerja Sama Tether dengan Penegak Hukum dan Potensi Pengembangannya
Kolaborasi Tether sebelumnya dengan aparat penegak hukum telah menghasilkan keberhasilan dalam memblokir dompet ilegal dan menyita aset. Hal ini membuktikan pentingnya analitik blockchain dalam menjaga keamanan dan kepatuhan di dunia keuangan digital.
Analisis dari Coincu menunjukkan bahwa kemitraan ini berpotensi mendorong regulasi yang lebih terukur. Selain itu, kemitraan ini juga memperkuat infrastruktur pengawasan berbasis teknologi dalam ekosistem kripto. Fokus Tether pada penguatan forensik blockchain dianggap sebagai langkah penting dalam menciptakan lingkungan kripto yang lebih aman dan transparan.
Langkah Tether ini menunjukkan komitmen serius terhadap transparansi dan keamanan. Investasi ke Crystal Intelligence menandai sebuah langkah proaktif dalam menghadapi tantangan regulasi yang semakin ketat di dunia kripto. Ke depannya, kolaborasi seperti ini akan semakin penting dalam membangun kepercayaan dan stabilitas di pasar aset digital. Dengan demikian, ekosistem kripto akan menjadi lebih aman dan terhindar dari aktivitas ilegal.











