MicroStrategy, perusahaan perangkat lunak bisnis yang kini dikenal sebagai Strategy, kembali menambah kepemilikan Bitcoin-nya. Pada Senin, 9 Juni 2025, mereka mengumumkan akuisisi Bitcoin senilai USD 110,2 juta (sekitar Rp 1,7 triliun). Ini merupakan pembelian Bitcoin kesembilan berturut-turut yang dilakukan perusahaan tersebut dalam beberapa minggu terakhir.
Akuisisi ini dilakukan saat harga Bitcoin mendekati rekor tertinggi sepanjang masa. Langkah Strategy ini semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu investor institusional terbesar di aset kripto tersebut.
Akuisisi Bitcoin Terbaru Strategy
Dalam pengajuannya ke US Securities and Exchange Commission (SEC), Strategy melaporkan pembelian 1.045 Bitcoin dengan harga rata-rata USD 105.426 (sekitar Rp 1,7 miliar) per koin.
Dengan akuisisi ini, total kepemilikan Bitcoin Strategy kini mencapai 582.000 BTC. Nilai total aset Bitcoin mereka diperkirakan mencapai USD 40,8 miliar (Rp 664,1 triliun), dengan harga rata-rata akuisisi sekitar USD 70.086 (Rp 1,1 miliar) per BTC.
Pendiri dan CEO Strategy, Michael Saylor, telah memberikan sinyal mengenai pembelian ini beberapa hari sebelumnya. Kepercayaan Saylor pada Bitcoin sebagai aset investasi jangka panjang terlihat jelas dari strategi perusahaan.
Penawaran Saham untuk Pendanaan
Akuisisi Bitcoin terbaru Strategy didanai melalui penawaran saham senilai USD 1 miliar (Rp 16,2 triliun).
Ini merupakan peningkatan signifikan dari penggalangan dana sebelumnya sebesar USD 250 juta. Dana tersebut akan digunakan untuk membeli lebih banyak Bitcoin dan membiayai operasional perusahaan.
Penawaran saham ini menerbitkan 11,76 juta lembar Saham Preferen Seri A Perpetual Stride 10,00% dengan harga USD 85 per lembar. Setelah dikurangi biaya, Strategy berharap dapat mengumpulkan sekitar USD 979 juta.
Yang unik dari penawaran saham ini adalah adanya dividen non-kumulatif sebesar 10%. Hal ini bertujuan untuk menarik minat investor institusional yang mencari imbal hasil tetap.
Strategi Investasi Bitcoin dan Dampaknya
Strategy memulai akumulasi Bitcoin sejak Agustus 2020 dengan pembelian awal 21.454 BTC senilai USD 250 juta.
Saat ini, perusahaan tersebut menguasai lebih dari 2,75% dari total pasokan Bitcoin yang beredar. Keberhasilan strategi investasi Bitcoin Strategy telah meningkatkan kapitalisasi pasar perusahaan hingga $104,6 miliar, dari sebelumnya $1,2 miliar pada Juli 2020.
Keberhasilan Strategy telah menginspirasi perusahaan lain untuk mengikuti jejaknya, seperti Metaplanet (“MicroStrategy Jepang”) dan The Blockchain Group di Prancis.
Bahkan bursa kripto Norwegian Block Exchange juga mengalami lonjakan harga saham setelah mengumumkan rencana pembelian dan penahanan Bitcoin. Hal ini menunjukkan dampak signifikan strategi investasi Bitcoin terhadap penilaian pasar.
Secara keseluruhan, langkah Strategy untuk terus mengakuisisi Bitcoin menandakan keyakinan yang kuat terhadap masa depan aset kripto ini. Keputusan ini sekaligus menjadi contoh bagi perusahaan lain yang tertarik untuk berinvestasi dalam Bitcoin sebagai strategi diversifikasi aset jangka panjang. Namun, perlu diingat bahwa investasi dalam kripto bersifat spekulatif dan berisiko tinggi.











