Raksasa fesyen cepat asal Tiongkok, Shein, dilaporkan tengah mempersiapkan penawaran umum perdana (IPO) di Bursa Saham Hong Kong. Langkah ini menandai upaya ketiga Shein untuk go public setelah dua percobaan sebelumnya gagal, termasuk rencana IPO di Amerika Serikat pada akhir tahun 2023. Kabar ini menambah dinamika pasar IPO global yang saat ini tengah menunjukkan tren positif, khususnya di sektor teknologi dan kripto.
Shein, yang dikenal dengan model bisnis fast fashion dan produk murahnya yang dipasarkan di lebih dari 150 negara, dilaporkan akan mengajukan pendaftaran IPO secara rahasia. Informasi ini berasal dari sumber terpercaya yang dekat dengan perusahaan.
Upaya Ketiga Shein untuk Go Public di Bursa Saham Hong Kong
Rencana IPO Shein di Hong Kong diprediksi akan menjadi salah satu IPO terbesar di bursa tersebut tahun ini. Hal ini mengingat skala bisnis Shein yang besar dan jangkauan pasar globalnya. Jika berhasil, IPO ini juga akan menorehkan sejarah sebagai salah satu dari sedikit perusahaan yang memperoleh pengecualian aturan pencatatan umum di Bursa Hong Kong.
Shein telah dua kali gagal dalam upayanya untuk go public sebelumnya. Perusahaan ini pernah mencoba melakukan IPO di Amerika Serikat, namun gagal. Dengan memilih Hong Kong sebagai tujuan IPO kali ini, Shein berharap mendapatkan hasil yang lebih baik.
Pengajuan Rahasia IPO: Strategi Minim Risiko?
Shein memilih jalur pengajuan rahasia (confidential filing) untuk IPO-nya. Metode ini memungkinkan perusahaan untuk merahasiakan data keuangan dan operasionalnya lebih lama selama proses pemeriksaan oleh regulator.
Meskipun umum di Amerika Serikat, pendekatan ini tergolong jarang di Hong Kong. Kebanyakan perusahaan yang melakukan IPO di Hong Kong, seperti Xiaomi dan Meituan, biasanya melakukan pengajuan secara terbuka. Bursa Hong Kong dapat memberikan pengecualian khusus, terutama bagi anak usaha perusahaan yang sudah terdaftar di bursa internasional.
Keuntungan dan Kerugian Pengajuan Rahasia IPO
Pengajuan rahasia memberikan fleksibilitas bagi Shein dalam mengelola informasi sensitif sebelum IPO. Hal ini dapat mengurangi tekanan publik dan memungkinkan perusahaan untuk fokus pada proses persetujuan regulator.
Di sisi lain, kurangnya transparansi dapat menimbulkan kekhawatiran bagi beberapa investor. Oleh karena itu, Shein perlu membangun kepercayaan dan komunikasi yang efektif dengan investor potensial selama proses IPO.
Lonjakan IPO di Pasar Global: Tren Positif untuk Shein?
Lonjakan aktivitas IPO di Amerika Serikat dalam beberapa bulan terakhir, terutama di sektor teknologi dan kripto, menunjukkan peningkatan optimisme investor. Beberapa IPO baru-baru ini mencatat kenaikan harga saham yang signifikan pada hari pertama perdagangan.
Contohnya, Airo Group Holdings Inc. (perusahaan drone) dan Circle Internet Group Inc. (penerbit stablecoin) masing-masing mencatat lonjakan harga saham hingga lebih dari 100 persen. Newsmax Inc. bahkan mencapai lonjakan hingga 735 persen. Tren positif ini berpotensi memberikan angin segar bagi rencana IPO Shein di Hong Kong.
Perusahaan-perusahaan ini berhasil mengumpulkan dana lebih dari USD 50 juta dari IPO mereka. Namun, perlu diingat bahwa sebagian besar alokasi saham awal sering kali hanya diberikan kepada investor institusional, bukan investor individu. Oleh karena itu, lonjakan harga saham pada hari pertama sering kali dipicu oleh spekulasi pasar.
Shein, dengan reputasinya di pasar global dan potensi pertumbuhan yang signifikan, berada di posisi strategis untuk memanfaatkan momentum positif pasar IPO saat ini. Keberhasilan IPO Shein di Hong Kong akan sangat bergantung pada sejumlah faktor, termasuk kondisi pasar, kinerja keuangan Shein, serta strategi komunikasi yang efektif. Hasilnya akan menjadi indikator penting bagi pasar IPO di Asia dan pengaruhnya terhadap sektor fast fashion global.











