Sentimen Negatif Eropa: IPO 2025 Terancam Gagal?

Playmaker

Sentimen Negatif Eropa: IPO 2025 Terancam Gagal?
Sumber: Liputan6.com

Tarif dagang dan gejolak politik di Timur Tengah menjadi bayang-bayang bagi perusahaan Eropa yang tengah mempertimbangkan penawaran umum perdana (IPO). Meskipun volatilitas pasar telah mereda dan investasi kembali mengalir ke bursa saham Eropa, ketidakpastian geopolitik masih menghantui para investor. Hal ini terjadi meskipun indeks VIX telah turun signifikan sejak pengumuman tarif impor AS pada April 2025.

Aliran dana ke bursa Eropa memang mencapai titik tertinggi, namun kekhawatiran tetap ada. Investor masih ragu untuk berinvestasi di saham baru, mengingat potensi dampak negatif dari berbagai faktor eksternal.

Sentimen Negatif Menghambat IPO di Eropa

Tujuh konsultan yang diwawancarai Reuters mengungkapkan berbagai kekhawatiran yang menyebabkan perusahaan menunda rencana IPO mereka. Dampak potensial dari konflik Israel-Iran dan ketidakpastian kinerja perusahaan setelah IPO menjadi perhatian utama. Scott McCubbin, Head of EY’s UK and Ireland, menyatakan bahwa masih ada sedikit kegelisahan terkait tarif dagang dan perang di Timur Tengah.

Selain itu, beberapa perusahaan enggan menerima valuasi yang lebih rendah dari yang diharapkan. Hal ini semakin memperumit situasi bagi perusahaan yang ingin melakukan IPO.

Penundaan IPO dan Kegagalan Mendapatkan Investor

Beberapa perusahaan telah menunda IPO mereka. Brainlab, perusahaan teknologi medis Jerman, menunda IPO-nya karena ketidakpastian geopolitik. Stada, perusahaan farmasi, menunda debutnya pada Maret, sementara Autodoc, penjual suku cadang mobil Jerman, juga menunda IPO bulan lalu tanpa memberikan penjelasan.

Bahkan Glencore Cobalt Holdings, yang berencana melakukan IPO terbesar di London pada tahun 2025, gagal mendapatkan cukup investor. Sejumlah penundaan IPO baru-baru ini membuat kondisi pasar semakin sulit bagi perusahaan yang ingin melakukan penawaran umum perdana. Salah satu sumber menyebutkan investor dan pemegang saham Brainlab belum mencapai kesepakatan harga.

Aliran Dana ke Saham Besar, Bukan IPO

Meskipun aliran dana ke pasar saham Eropa meningkat, dana tersebut lebih banyak dialokasikan ke saham perusahaan besar yang sudah terdaftar, bukan ke IPO. Seorang bankir pasar modal ekuitas menjelaskan fenomena ini.

Keengganan investor juga terlihat dari kinerja Douglas, pengecer parfum Jerman, yang sahamnya turun lebih dari 12 persen pada debut pencatatannya. Perusahaan tersebut kemudian memangkas proyeksi kinerja tahunannya. Data Dealogic menunjukkan penurunan jumlah perusahaan yang melakukan IPO di wilayah EMEA (Eropa, Timur Tengah, dan Afrika) pada semester pertama 2025. Jumlah perusahaan yang go public turun menjadi 44 dari 59 pada periode yang sama tahun sebelumnya, dengan total dana yang terkumpul juga menurun drastis.

Naveen Mittel, Head of Equity Capital Markets untuk EMEA Citi, menekankan pentingnya persiapan matang bagi perusahaan yang berencana IPO di tengah kondisi pasar yang menantang. Perusahaan harus memastikan aspek pengaturan, struktur, dan evaluasi harga benar-benar terencana dengan baik agar tidak menimbulkan keraguan di kalangan investor.

Perlu diingat bahwa ketidakpastian geopolitik dan tarif dagang global masih menjadi faktor signifikan yang memengaruhi keputusan investasi. Meskipun aliran dana kembali ke pasar saham Eropa, investor tetap selektif dan berhati-hati dalam memilih perusahaan untuk diinvestasi, khususnya pada penawaran saham perdana. Perusahaan yang ingin melakukan IPO harus mempersiapkan diri dengan sangat matang dan memastikan semua aspek bisnis mereka terkelola dengan baik. Kinerja perusahaan setelah IPO juga akan menjadi faktor penentu bagi investor di masa depan.

Popular Post

Cara Analisis Fundamental Coin sebelum Trading

Crypto

7 Cara Analisis Fundamental Coin Sebelum Trading untuk Raih Profit Maksimal

Ingin berinvestasi di cryptocurrency dengan lebih bijak dan meminimalisir risiko? Analisis fundamental adalah kunci! Artikel ini akan memandu Anda melalui ...

Mengenal Jam Trading Forex yang Paling Menguntungkan

Forex

5 Rahasia Jam Trading Forex Paling Menguntungkan untuk Raih Profit Maksimal

Bermimpi meraih profit besar di pasar Forex? Ketahui kapan waktu terbaik untuk bertransaksi bisa menjadi kunci keberhasilan Anda. Bukan hanya ...

Mengenal Trading Saham: Panduan Dasar untuk Pemula

Saham

5 Cara Sukses Trading Saham untuk Pemula Raih Keuntungan Maksimal

Ingin meraih keuntungan finansial dan belajar mengelola investasi Anda sendiri? Trading saham bisa menjadi pilihan yang menarik, tetapi juga penuh ...

Panduan Dasar Trading Crypto dengan Futures di Binance

Crypto

Panduan Dasar Trading Crypto dengan Futures di Binance

Panduan Dasar Trading Crypto dengan Futures di Binance: Raih Potensi Keuntungan, Kelola Risiko dengan Bijak! Meta Deskripsi: Mulai trading crypto ...

Perbedaan Trading Emas Spot vs Futures

Crypto

Inilah 5 Fakta Menarik Tentang Perbedaan Trading Emas Spot vs Futures

Berinvestasi di emas menarik minat banyak orang, tetapi metode trading-nya beragam. Dua metode paling populer adalah trading emas spot dan ...

Tips Memilih Exchange Terbaik untuk Trading Crypto

Crypto

5 Rekomendasi Exchange Crypto Terbaik untuk Trader Pemula dan Profesional

Dunia kripto menawarkan peluang keuntungan yang menggiurkan, tetapi memilih exchange yang tepat adalah kunci keberhasilan. Salah pilih, dan Anda bisa ...