Penulis buku best-seller *Rich Dad Poor Dad*, Robert Kiyosaki, kembali menyuarakan pentingnya kepemilikan Bitcoin (BTC) di tengah kekhawatiran akan krisis utang global. Melalui akun media sosial X-nya, Kiyosaki menekankan perlunya mengamankan aset di tengah ketidakpastian ekonomi.
Ia menyarankan investasi pada emas, perak, dan Bitcoin sebagai benteng perlindungan kekayaan. Kiyosaki memperingatkan bahaya hanya bergantung pada uang tunai (fiat) atau obligasi. Menurutnya, kelompok ini akan mengalami kerugian besar saat krisis melanda.
Bitcoin: Lindung Nilai di Tengah Badai Ekonomi
Kiyosaki menganggap Bitcoin sebagai representasi modern dari “uang sungguhan” seperti emas dan perak. Ia meyakini Bitcoin akan menjadi lindung nilai yang efektif terhadap potensi keruntuhan sistem keuangan berbasis mata uang fiat.
Prediksi Kiyosaki tentang krisis ekonomi global telah lama disuarakan. Ia menyebut “gelembung utang terbesar dalam sejarah” sebagai pemicunya.
Ketika gelembung ini pecah, Kiyosaki memprediksi mata uang fiat dan obligasi akan anjlok. Sebaliknya, aset seperti Bitcoin berpotensi mengalami lonjakan harga yang signifikan.
Perak: Pilihan Jangka Pendek, Bitcoin Tetap Andalan
Meskipun baru-baru ini Kiyosaki merekomendasikan perak sebagai investasi jangka pendek dengan potensi keuntungan tinggi dan risiko rendah, kepercayaan pada Bitcoin tetap teguh.
Pada tanggal 27 Juni, ia menyebut perak sebagai “pembelian asimetris terbaik saat ini” dan memprediksi kenaikan tajam pada Juli. Namun, ia tetap mempertahankan Bitcoin sebagai aset utama dalam portofolionya, bersama emas dan perak.
Prediksi Harga Bitcoin: Mencapai Angka Fantastis
Kiyosaki bahkan telah menaikkan proyeksi harga Bitcoin. Ia memperkirakan BTC akan mencapai US$ 1 juta per koin pada tahun 2030. Dengan asumsi kurs Rp 16.000 per dolar AS, nilai tersebut setara dengan sekitar Rp 16 miliar per Bitcoin. Ini mencerminkan optimisme Kiyosaki yang kuat terhadap masa depan aset kripto ini.
Proyeksi Kiyosaki yang optimis tentang Bitcoin, meski disertai saran investasi jangka pendek pada perak, menunjukkan pandangannya yang komprehensif tentang strategi investasi di tengah ketidakpastian ekonomi global. Perlu diingat bahwa pasar kripto sangat fluktuatif, dan setiap keputusan investasi harus didasarkan pada riset dan toleransi risiko masing-masing investor. Anjuran Kiyosaki ini patut dipertimbangkan, namun bukan sebagai panduan investasi tunggal.











