Perusahaan ritel busana asal Jepang, ANAP, terus menambah kepemilikan Bitcoin. Baru-baru ini, mereka kembali membeli aset kripto tersebut, menambah portofolio digital perusahaan. Langkah ini menunjukkan komitmen ANAP dalam strategi investasi jangka panjang yang ambisius.
ANAP telah lama menyatakan minatnya terhadap Bitcoin sebagai aset investasi. Pembelian terbaru ini menunjukkan konsistensi perusahaan dalam menjalankan strategi tersebut.
ANAP Tambah 27,5 BTC, Dekati Target 1.000 Bitcoin
ANAP telah membeli tambahan 27,5 BTC pada 12 Juni 2025. Transaksi ini menghabiskan dana perusahaan sebesar USD 2,9 juta atau sekitar Rp 47,1 miliar.
Pembelian ini menambah total kepemilikan Bitcoin ANAP menjadi sekitar 153,4 BTC. Nilai total aset kripto ANAP saat ini diperkirakan mencapai USD 16,4 juta (Rp 266,6 miliar).
ANAP semakin dekat mencapai target ambisius mereka yaitu kepemilikan 1.000 BTC. Perusahaan menargetkan pencapaian tersebut pada Agustus 2025.
Strategi “Bisnis Bitcoin” ANAP
ANAP telah meluncurkan peta jalan “Bisnis Bitcoin” untuk mencapai target 1.000 BTC. Strategi ini terdiri dari pembelian langsung di pasar dan juga kontribusi modal dalam bentuk barang.
Kontribusi modal dalam bentuk barang tersebut telah memberikan ANAP kepemilikan sekitar 584,9135 BTC. Dengan kepemilikan saat ini, ANAP sudah memiliki sekitar 738,37 BTC.
Untuk mencapai target 1.000 BTC, ANAP masih perlu membeli sekitar 261,63 BTC lagi. Ini setara dengan investasi tambahan sekitar USD 28,1 juta atau Rp 456,9 miliar.
Pergerakan Harga Bitcoin dan Penawaran Saham Strategy
Pada saat berita ini ditulis, harga Bitcoin mengalami penurunan sedikit, sekitar 1,7% dalam 24 jam terakhir. Bitcoin diperdagangkan pada harga sekitar USD 107.405.
Berita investasi ANAP ini muncul berbarengan dengan kabar Strategy yang juga melakukan akuisisi Bitcoin. Strategy membeli 1.045 BTC dengan total investasi USD 110,2 juta (Rp 1,7 triliun).
Strategy, perusahaan lain yang juga berinvestasi besar-besaran di Bitcoin, baru saja mengumumkan penawaran saham senilai USD 1 miliar (Rp 16,2 triliun). Dana ini akan digunakan untuk membeli lebih banyak Bitcoin dan untuk biaya operasional perusahaan.
Pembelian Bitcoin oleh ANAP dan Strategy menunjukkan kepercayaan investor besar terhadap aset kripto ini meskipun harga mengalami fluktuasi. Langkah-langkah ini mungkin mengindikasikan tren investasi yang lebih luas di pasar kripto, mengingat nilai Bitcoin masih relatif dekat dengan level tertinggi sepanjang masa. Ke depannya, akan menarik untuk melihat bagaimana strategi investasi ini berkembang dan bagaimana dampaknya terhadap industri ritel dan pasar kripto secara keseluruhan.











