PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME) berkomitmen meningkatkan layanan kesehatan di Indonesia. Salah satu langkahnya adalah dengan berinvestasi di teknologi medis terkini, termasuk rencana implementasi Robotic Assisted Surgery. Inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas perawatan dan daya saing Indonesia di kawasan Asia Tenggara.
SAME menargetkan penerapan teknologi Robotic Assisted Surgery di RS EMC Alam Sutera sebelum akhir tahun 2025. Hal ini diungkapkan oleh Presiden Direktur SAME, Jusup Halimi, dalam Public Expose pada Rabu, 18 Juni 2025. Ia optimistis teknologi ini akan meningkatkan akurasi operasi dan mempercepat masa pemulihan pasien.
Implementasi Robotic Assisted Surgery di RS EMC Alam Sutera
Teknologi robotic assisted surgery akan segera hadir di RS EMC Alam Sutera. Jusup Halimi menekankan manfaatnya dalam meningkatkan kompetensi dokter dan presisi operasi.
Pemanfaatan teknologi ini diharapkan dapat mengurangi risiko operasi. Masa pemulihan pasien juga diprediksi akan lebih cepat.
Investasi dan Persetujuan Regulasi
Meskipun SAME belum merinci nilai investasi untuk robot tersebut, perusahaan telah menyiapkan dana cukup besar untuk pengembangan teknologi medis.
Saat ini, perusahaan tengah menunggu persetujuan dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) dan Kementerian Kesehatan terkait instalasi mesin PET/CT Scanner Biograph Vision Quadra. Mesin ini merupakan alat pemindai kanker canggih yang dibeli melalui anak usaha, PT Kedoya Adyaraya Tbk (RSGK), dengan investasi mencapai Rp 200 miliar.
Proses Persetujuan dan Tahap Implementasi
Proses persetujuan dari BAPETEN dan Kemenkes masih berjalan. Setelah mendapatkan persetujuan, akan ada periode pembelajaran (learning curve) sebelum mesin beroperasi penuh.
Setelah tahap persetujuan dan pembelajaran selesai, mesin PET/CT Scanner Biograph Vision Quadra siap digunakan. Ini akan meningkatkan kemampuan diagnosa kanker di rumah sakit SAME.
Rencana Pengembangan dan Ekspansi SAME
SAME telah mengalokasikan belanja modal (capex) sebesar Rp 100 miliar untuk tahun 2024. Dana tersebut akan digunakan untuk berbagai pengembangan, termasuk penambahan alat dan perluasan rumah sakit.
Salah satu alokasi dana tersebut digunakan untuk pembelian tanah di Pulomas. Rencana renovasi di beberapa rumah sakit grup SAME juga termasuk dalam rencana tersebut.
Akuisisi Rumah Sakit dan Ekspansi Jaringan
SAME terbuka terhadap peluang akuisisi rumah sakit baru. Syaratnya, rumah sakit tersebut harus mampu memberikan sinergi positif bagi seluruh jaringan rumah sakit yang sudah ada.
Saat ini, SAME mengelola delapan rumah sakit, termasuk RS EMC Alam Sutera, RS EMC Cibitung, RS EMC Cikarang, RS EMC Pekayon, RS EMC Pulomas, RS EMC Tangerang, RS EMC Sentul, dan RS Grha Kedoya.
SAME berkomitmen untuk terus berinvestasi dalam teknologi dan infrastruktur kesehatan. Komitmen ini ditunjukkan melalui rencana implementasi robotic assisted surgery dan investasi di mesin pendeteksi kanker canggih. Langkah ini menunjukkan dedikasi SAME dalam meningkatkan layanan kesehatan di Indonesia dan memperkuat daya saingnya di Asia Tenggara. Ke depannya, pengembangan dan ekspansi SAME akan terus berfokus pada peningkatan kualitas layanan dan aksesibilitas perawatan kesehatan bagi masyarakat.











