Bagi para investor saham, periode pembagian dividen merupakan momen yang dinantikan. Menjelang akhir Juni dan awal Juli 2025, sejumlah emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) memasuki masa *cum date* dividen. Memahami tahapan penting dalam proses pembagian dividen sangat krusial agar investor tidak melewatkan kesempatan mendapatkan keuntungan maksimal.
Periode *cum date* menandai waktu penting bagi investor. Ketahui jadwalnya agar Anda dapat mempersiapkan strategi investasi yang tepat.
Memahami Tahapan Penting Pembagian Dividen
Sebelum membahas emiten yang memasuki *cum date* pekan ini, penting untuk memahami terminologi kunci dalam proses pembagian dividen.
*Cum date* adalah tanggal terakhir investor bisa membeli saham dan masih berhak atas dividen.
Setelah *cum date*, masuklah masa *ex date*. Pembelian saham pada *ex date* berarti investor tidak lagi berhak atas dividen.
*Recording date* adalah tanggal pencatatan pemegang saham yang berhak menerima dividen.
Terakhir, *payment date* adalah tanggal pembayaran dividen yang telah ditetapkan emiten.
Emiten yang Memasuki Cum Date 30 Juni 2025
Berdasarkan keterbukaan informasi BEI pada 30 Juni 2025, beberapa emiten memasuki *cum date* pada tanggal tersebut.
- Bank Mestika Dharma Tbk (BBMD): akan membagikan dividen Rp 34,25 per saham. *Payment date* dijadwalkan pada 18 Juli 2025.
- Blue Bird Tbk (BIRD): akan membagikan dividen Rp 120 per saham. Pembayaran dividen akan dilakukan pada 11 Juli 2025.
- Delta Djakarta Tbk (DLTA): akan membagikan dividen Rp 172 per saham. *Payment date* ditetapkan pada 18 Juli 2025.
- Indonesian Paradise Property Tbk (INPP): akan membagikan dividen Rp 6 per saham. Dividen akan dibayarkan pada 23 Juli 2025.
- Intan Wijaya Internasional Tbk (INCI): akan membagikan dividen Rp 35 per saham. Pembayaran dividen dijadwalkan pada 17 Juli 2025.
Informasi lengkap mengenai tanggal *cum date*, *ex date*, *recording date*, dan *payment date* untuk masing-masing emiten tersebut telah dipublikasikan oleh BEI. Investor disarankan untuk selalu mengecek informasi resmi dari BEI.
Emiten yang Memasuki Cum Date 1 Juli dan Selanjutnya
Selain emiten di atas, sejumlah emiten lain juga memasuki *cum date* pada tanggal 1 Juli 2025 dan seterusnya.
Berikut beberapa di antaranya: AMIN (Ateliers Mecaniques D`indonesie Tbk), DEPO (Caturkarda Depo Bangunan Tbk), GLVA (Galva Technologies Tbk), BOLT (Garuda Metalindo Tbk), DOSS (Global Sukses Digital Tbk), WINE (Hatten Bali Tbk), ICBP (Indofood CBP Sukses Makmur Tbk), INDF (Indofood Sukses Makmur Tbk), AMFG (Asahimas Flat Glass Tbk), PNSE (Pudjiadi And Sons Tbk), ISSP (Steel Pipe Industry Of Indonesia Tbk), dan TCPI (Transcoal Pacific Tbk).
Pada tanggal 2 Juli 2025, emiten seperti CSAP (Catur Sentosa Adiprana Tbk), DGWG (Delta Giri Wacana Tbk), INDS (Indospring Tbk), PTPW (Pratama Widya Tbk), SOCI (Soechi Lines Tbk), PMJS (Putra Mandiri Jembar Tbk), dan BPSB (Buyung Poetra Sembada Tbk) juga akan memasuki masa *cum date*. Seluruh informasi detail mengenai jadwal pembagian dividen dari emiten-emiten ini dapat diakses melalui situs resmi BEI.
Informasi jadwal *cum date* dividen ini sangat penting bagi investor untuk merencanakan strategi investasi. Pastikan selalu mengacu pada informasi resmi yang dikeluarkan oleh BEI untuk menghindari kesalahan dan memastikan akurasi data.
Dengan memahami tahapan pembagian dividen dan memantau jadwal *cum date* emiten-emiten di BEI, investor dapat memaksimalkan potensi keuntungan dari investasi saham mereka. Tetap waspada dan selalu lakukan riset sebelum melakukan transaksi investasi.











