PT Bank Central Asia Tbk (BCA) berhasil meraih prestasi gemilang pada Indonesia Operations Bank Summit (IOBS) 2025. BCA dinobatkan sebagai pemenang utama dan berhak membawa pulang piala bergilir. Kemenangan ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi tim BCA yang berhasil menyabet berbagai penghargaan bergengsi di ajang tersebut.
Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, mengungkapkan kebanggaan atas pencapaian ini. Ia menyebut penghargaan tersebut sebagai buah dari kerja keras, kolaborasi, dan inovasi para bankir muda BCA. Keberhasilan ini, menurutnya, juga menunjukkan pentingnya kompetisi dan kolaborasi sehat untuk memajukan industri perbankan Indonesia.
BCA Berjaya di IOBS 2025: Raih Piala Bergilir dan Sederet Penghargaan
IOBS 2025, yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Direktur Operasional Perbankan (FKDOP), merupakan ajang bergengsi yang menampilkan berbagai inovasi dalam industri perbankan. Tema “From Nusantara to The World” menekankan pentingnya inovasi dan strategi operasional perbankan di era digital. Sebanyak 135 peserta dari berbagai bank turut berpartisipasi dalam ajang ini.
BCA mengirimkan 30 tim dari divisi e-Channel & Settlement Services (CSV) dan Global Trade & Payment Services (GTP). Semua tim berhasil meraih penghargaan, dengan rincian 14 penghargaan platinum dan 16 penghargaan diamond – penghargaan tertinggi di IOBS 2025.
Inovasi BCA yang Mengesankan
Tiga tim BCA juga meraih penghargaan spesial. Ketiga inovasi yang membawa pulang penghargaan spesial tersebut adalah:
Optimalisasi Pencegahan Transaksi Judi Online
BCA berhasil mengoptimalkan pencegahan penggunaan fasilitas pembayaran untuk transaksi judi online dengan sistem FAST. Inovasi ini terbukti efektif dalam mengurangi aktivitas ilegal tersebut.
Percepatan Proses Top-up Flazz
BCA mempercepat proses top-up Flazz menggunakan teknologi AI Agent & Mechatronics pada tahun 2024. Inovasi ini memberikan kemudahan dan kecepatan bagi pengguna Flazz.
Peningkatan Efisiensi Transaksi dan Rekonsiliasi
BCA berhasil mengurangi kegagalan transaksi, mempercepat rekonsiliasi, dan penyelesaian keluhan dengan sistem PSR, Auto-Reverse, OSRA, dan RPA. Sistem terintegrasi ini meningkatkan efisiensi operasional secara signifikan.
Hendra Lembong menambahkan bahwa partisipasi BCA di IOBS 2025 merupakan komitmen untuk membangun SDM berkualitas dan mendorong inovasi berkelanjutan. Ajang ini memberikan kesempatan bagi BCA untuk mengeksplorasi solusi teknologi dan meningkatkan layanan bagi nasabah.
BCA Dukung UMKM Go Global
Selain pencapaian di IOBS, BCA juga menunjukkan komitmennya terhadap perkembangan UMKM Indonesia. BCA telah membina 31 UMKM untuk mempersiapkan diri memasuki pasar ekspor ke berbagai negara.
Direktur BCA, Antonius Widodo Mulyono, menyoroti pentingnya UMKM dalam perekonomian Indonesia dan kebutuhan akan pelatihan serta pendampingan untuk bersaing di pasar global. BCA bekerjasama dengan Kementerian Perdagangan dan International Chamber of Commerce untuk memastikan UMKM siap menghadapi standar pasar internasional.
Antonius menjelaskan bahwa menembus pasar ekspor bukanlah hal mudah. Prosedur dan standar yang harus dipenuhi berbeda dengan pasar domestik. Kerjasama dengan berbagai pihak bertujuan untuk memberikan panduan dan dukungan bagi UMKM binaan BCA.
Hingga Mei 2025, nilai ekspor UMKM binaan BCA telah mencapai Rp 100 miliar. Dua UMKM bahkan telah berhasil memperluas pasar produknya hingga ke Malaysia, Papua Nugini, dan Thailand. Keberhasilan ini menandai langkah penting dalam upaya BCA mendukung UMKM Indonesia untuk go global.
Prestasi BCA di IOBS 2025 dan komitmennya terhadap UMKM menunjukkan visi perusahaan untuk berinovasi dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia. Kolaborasi dan inovasi menjadi kunci kesuksesan BCA dalam membangun industri perbankan yang lebih baik dan memberdayakan pelaku usaha. Ke depan, diharapkan lebih banyak lagi inisiatif serupa untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.











