Penipuan kripto semakin canggih dan beragam. Berbagai modus operandi digunakan penipu untuk mencuri aset digital para investor. Oleh karena itu, penting bagi pengguna kripto untuk waspada dan memahami cara melindungi diri dari berbagai skema penipuan. Stuart Alderoty, Kepala Bagian Hukum Ripple, memberikan panduan penting untuk menghindari hal ini.
Informasi ini didapatkan dari pernyataan Alderoty yang dikutip oleh U.Today pada 14 Juni 2025. Ia mengidentifikasi beberapa jenis penipuan kripto yang umum terjadi dan memberikan tips praktis untuk mencegahnya.
Modus Penipuan Kripto yang Umum Terjadi
Penipuan *pig butchering* merupakan salah satu modus yang berbahaya. Penipu akan membangun hubungan dekat dengan korban, membangun kepercayaan sebelum akhirnya menipu korban dengan investasi bodong.
Skema *pump-and-dump* melibatkan manipulasi harga kripto secara artifisial. Penipu akan secara bersamaan membeli dan menyebarkan informasi positif untuk menaikkan harga, lalu menjual aset mereka pada harga tinggi sebelum harga tersebut jatuh.
Penipuan hadiah palsu juga marak terjadi. Penipu akan mengiming-iming hadiah kripto kepada korban, biasanya dengan meminta korban untuk melakukan transfer uang atau memberikan informasi pribadi.
*Phishing* atau penipuan melalui tautan merupakan modus yang juga umum digunakan. Penipu akan mengirimkan email atau pesan dengan tautan palsu yang akan mengarahkan korban ke situs web palsu.
Terakhir, peniruan identitas sering digunakan untuk menipu investor. Penipu akan menyamar sebagai tokoh terkenal di industri kripto, seperti CEO Ripple, Brad Garlinghouse, untuk menipu korban.
Enam Tips untuk Menghindari Penipuan Kripto
Untuk melindungi diri dari penipuan, Alderoty menyarankan enam langkah sederhana namun efektif.
Pertama, jangan pernah membagikan kunci pribadi atau frasa pemulihan dompet kripto Anda. Informasi ini sangat rahasia dan jangan sampai jatuh ke tangan yang salah.
Kedua, hindari mengklik tautan mencurigakan dari sumber yang tidak dikenal. Selalu verifikasi keaslian tautan sebelum mengkliknya.
Ketiga, lakukan riset sendiri sebelum berinvestasi dalam kripto tertentu. Jangan hanya mengandalkan informasi dari pihak lain.
Keempat, verifikasi semua informasi yang Anda terima, terutama informasi terkait hadiah atau promosi. Jangan mudah percaya pada janji keuntungan yang tidak masuk akal.
Kelima, waspadai akun palsu yang mengatasnamakan tokoh terkenal di industri kripto. Verifikasi keaslian akun tersebut sebelum berinteraksi.
Keenam, jangan mudah tergiur oleh “hadiah kripto” yang menjanjikan pengembalian besar dalam waktu singkat. Penawaran seperti ini biasanya merupakan penipuan.
Peran Teknologi AI dalam Penipuan Kripto dan Risiko Aktual
Penipu semakin canggih dengan memanfaatkan teknologi AI, seperti *voice cloning*. Mereka dapat menyamar sebagai eksekutif perusahaan kripto dengan suara yang sangat mirip aslinya.
Ripple menegaskan bahwa mereka tidak pernah mengadakan giveaway XRP resmi. Waspadalah terhadap penawaran seperti ini.
Meskipun banyak kasus penipuan, Alderoty menekankan bahwa dunia kripto tidak lebih berisiko daripada aktivitas daring lainnya. Kurang dari 1% pengguna kripto di Amerika Serikat pernah menjadi korban penipuan atau peretasan.
Yang terpenting adalah tetap waspada, bijaksana dalam bertransaksi, dan tidak mudah tergiur oleh penawaran yang terlalu bagus untuk menjadi kenyataan. Dengan meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti tips di atas, Anda dapat mengurangi risiko menjadi korban penipuan kripto.











