PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) kembali berkomitmen mendukung ekonomi halal Indonesia melalui program Workshop Sertifikasi Halal 2025. Program ini telah memasuki tahun ketiga pelaksanaannya dan terus berkembang untuk menjangkau lebih banyak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Tahun ini, peluncuran program dimulai di Kantor Cabang Utama (KCU) BCA Kisaran, Sumatera Utara. Hampir 80 UMKM di Kota Kisaran dan sekitarnya mendapatkan kesempatan berharga dalam program ini.
Workshop Sertifikasi Halal 2025: Mendukung UMKM Menuju Pasar Halal Global
Workshop Sertifikasi Halal 2025 memberikan pendampingan kepada UMKM untuk memenuhi standar halal. BCA juga memberikan dukungan penerbitan sertifikat halal secara gratis.
Kepala Kantor Wilayah V BCA, Iwan Santoso Narto, menekankan pentingnya peran UMKM dalam pengembangan industri halal di Indonesia. Ia berharap program ini dapat meningkatkan kualitas produk dan memperluas pasar UMKM.
Program ini merupakan bagian dari program pengembangan berkelanjutan BCA yang bernama ‘Bakti BCA’. Tujuannya adalah untuk memperkuat daya saing UMKM di pasar domestik dan global.
Fasilitas dan Dukungan Komprehensif untuk UMKM
Selain workshop, BCA juga memfasilitasi biaya sertifikasi halal. Para peserta juga mendapatkan berbagai penawaran menarik lainnya.
Penawaran tersebut antara lain pembukaan rekening online, aktivasi QRIS, akses ke KUR, dan edukasi pengembangan kapasitas UMKM. Edukasi ini mencakup tiga pilar utama: pelaku usaha, pasar, produk, dan business model canvas.
Setelah workshop, BCA memberikan kesempatan coaching clinic dan pelatihan digital marketing online. Hal ini bertujuan untuk membantu UMKM mengembangkan bisnis mereka secara digital.
Target dan Dampak Positif Program
Program Workshop Sertifikasi Halal 2025 menargetkan dukungan penerbitan 2.000 sertifikat halal untuk UMKM di seluruh Indonesia. Sejak tahun 2023 hingga 2024, BCA telah mendukung penerbitan sekitar 3.000 sertifikat halal.
Dengan penambahan 2.000 sertifikat halal tahun ini, BCA berharap dapat mendukung penerbitan total 5.000 sertifikat halal pada akhir tahun 2025. Hal ini menunjukkan komitmen BCA yang berkelanjutan dalam pemberdayaan UMKM.
Data Kementerian Koperasi dan UKM RI menunjukkan peningkatan omzet UMKM sekitar 8,5% setelah mendapatkan sertifikat halal. BCA melihat ini sebagai bukti nyata manfaat program ini.
EVP Corporate Communication and Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menjelaskan bahwa materi workshop dirancang untuk mengatasi kendala UMKM dalam mengurus sertifikat halal. BCA juga memastikan program ini menjangkau berbagai daerah di Indonesia.
BCA berharap program ini dapat melahirkan lebih banyak UMKM unggul yang berkontribusi pada industri halal dan pertumbuhan ekonomi nasional. Program ini merupakan bagian dari komitmen BCA dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Selain workshop sertifikasi halal, BCA juga memiliki berbagai program lain untuk mendukung UMKM, seperti Pojok UMKM, BCA UMKM Fest 2024, dan pelatihan UMKM Go Export. BCA bahkan turut membantu perluasan pasar UMKM binaan, dengan potensi ekspor mencapai Rp37 miliar pada tahun 2024.
Secara keseluruhan, komitmen BCA terhadap pemberdayaan UMKM melalui berbagai program, termasuk Workshop Sertifikasi Halal, menunjukkan peran penting sektor swasta dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing UMKM Indonesia di pasar global, khususnya dalam industri halal yang terus berkembang pesat.











