PT Pyridam Farma Tbk (PYFA), perusahaan farmasi publik, baru saja mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku 2024. RUPST ini menandai tonggak penting bagi perusahaan, fokus utamanya adalah penyegaran susunan Direksi dan Dewan Komisaris untuk periode lima tahun ke depan. Perubahan ini bukan sekadar rotasi, melainkan bagian dari strategi transformasi PYFA untuk meningkatkan daya saing global.
Langkah strategis ini diyakini akan mendorong percepatan pertumbuhan perusahaan di industri farmasi yang dinamis. Direktur Utama PYFA, Lee Yan Gwan, menekankan pentingnya transformasi ini untuk memperkuat fondasi kepemimpinan dan membentuk struktur organisasi yang lebih adaptif.
Susunan Pengurus Baru PYFA
RUPST telah menyetujui susunan Direksi dan Dewan Komisaris PYFA yang baru. Dua figur profesional, Antes Eko Prasetio dan Sinta Lestari Ningsih, bergabung memperkuat jajaran Direksi.
Berikut detail susunan pengurus baru:
Direksi
* Direktur Utama: Lee Yan Gwan
* Direktur: Yenfrino Gunadi
* Direktur: Bedjo Stefanus
* Direktur: Antes Eko Prasetio
* Direktur: Sinta Lestari Ningsih
Dewan Komisaris
* Komisaris Utama: Robby Yulianto
* Komisaris: Widjanarko Brotosaputro
* Komisaris Independen: Maura Linda Sitanggang
* Komisaris Independen: Charles D. Marpaung
Profil Direksi Baru: Antes Eko Prasetio dan Sinta Lestari Ningsih
Antes Eko Prasetio membawa pengalaman lebih dari 15 tahun di industri farmasi dan kesehatan. Ia memiliki rekam jejak yang mumpuni di perusahaan-perusahaan ternama seperti Roche Indonesia, GlaxoSmithKline, Johnson & Johnson Indonesia, dan Mundipharma Healthcare Indonesia.
Di PYFA, Antes akan menjabat sebagai Chief Commercial Officer. Keahliannya dalam pengembangan bisnis dan distribusi diharapkan dapat mendorong ekspansi portofolio PYFA Group.
Sinta Lestari Ningsih, Direktur baru PYFA, memiliki pengalaman lebih dari 15 tahun di bidang keuangan, akuntansi, dan manajemen risiko. Pengalamannya mencakup berbagai industri, termasuk keuangan, musik, dan teknologi finansial.
Sebelum bergabung dengan PYFA, Sinta berkarier di KPMG dan memegang posisi strategis di Warner Music Indonesia dan Visionet Internasional (OVO). Di PYFA, Sinta akan berkontribusi dalam memperkuat landasan finansial perusahaan.
Sejak 2021, Sinta telah menjabat sebagai VP Finance, Accounting, and Tax di PYFA. Pemahamannya yang mendalam terhadap sistem keuangan korporasi akan sangat berharga bagi strategi pertumbuhan berkelanjutan PYFA.
Dengan bergabungnya Antes dan Sinta, PYFA optimis dapat mengimplementasikan strategi bisnis dengan lebih efektif. Perusahaan berharap dapat meningkatkan efisiensi manajemen dan memastikan keberlanjutan transformasi perusahaan secara menyeluruh.
Melalui RUPST ini, PYFA menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kinerja dan daya saing. PYFA berupaya membangun organisasi yang lebih adaptif, efisien, dan berorientasi pada nilai tambah jangka panjang bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan. Perubahan ini menandai babak baru PYFA dalam perjalanan menuju perusahaan farmasi yang lebih kuat dan berdaya saing global.











