Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) menorehkan prestasi gemilang dengan kinerja keuangan yang positif dan penguatan portofolio bisnis. Transformasi menyeluruh yang dijalankan sejak 2020 telah membuahkan hasil signifikan, membawa perusahaan menuju pertumbuhan berkelanjutan dan profitabilitas yang kokoh.
Bukti nyata keberhasilan ini terlihat pada laba bersih yang diraih pada Kuartal I Tahun 2025. Angka tersebut mencapai Rp 705 miliar, melonjak drastis hingga 1.032 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, bahkan melampaui Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) sebesar 289 persen.
Transformasi Menuju Profitabilitas
Direktur Utama PTPN III (Persero), Mohammad Abdul Ghani, menjelaskan bahwa transformasi yang dilakukan sejak tahun 2020 telah secara efektif memperbaiki kesehatan keuangan dan struktur bisnis perusahaan.
Restrukturisasi strategis dan efisiensi operasional menjadi kunci keberhasilan ini. PTPN Group berhasil mengatasi beban historis dan membangun portofolio bisnis yang lebih fokus dan bernilai tambah.
Efisiensi, produktivitas, dan profitabilitas pun meningkat secara signifikan berkat langkah-langkah transformatif ini.
Restrukturisasi dan Inisiatif Strategis
Dalam kurun waktu 2021-2024, PTPN Group melakukan restrukturisasi besar-besaran. Sebanyak 13 anak perusahaan direstrukturisasi menjadi 3 entitas yang lebih efisien.
Ketiga entitas tersebut adalah PTPN I (Supporting Co), PTPN IV (Palm Co), dan PT Sinergi Gula Nusantara (Sugar Co). Ini bertujuan untuk meningkatkan fokus dan efisiensi operasional.
Selain restrukturisasi, PTPN Group juga fokus pada Transformasi EBITDA melalui efisiensi operasional dan biaya, serta peningkatan akuntabilitas dan fungsi pengendalian.
Perusahaan juga aktif mengembangkan inisiatif strategis untuk mendukung ketahanan pangan nasional, transisi energi hijau, dan hilirisasi berbasis industri agro berkelanjutan.
Peningkatan Peringkat dan Kinerja Keuangan yang Menggembirakan
PT Pefindo memberikan peringkat akhir “idA”/Stable kepada PTPN III (Persero) untuk periode 24 April 2025 sampai 1 April 2026. Ini merupakan peningkatan signifikan dari peringkat sebelumnya.
Peringkat ini menunjukkan kemampuan perusahaan yang kuat dalam memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya. Kinerja keuangan yang baik, struktur modal yang sehat, dan prospek industri yang positif menjadi pendukung utama capaian ini.
Berkat pengelolaan keuangan yang tangguh dan efisiensi operasional yang melampaui target, PTPN Group mencatatkan kinerja awal tahun yang sangat mengesankan.
Kinerja keuangan perusahaan meningkat tajam, ditandai dengan lonjakan laba bersih yang signifikan.
Laba Meroket Tajam: Kinerja Sub Holding yang Solid
Laba bersih PTPN Group di kuartal I/2025 mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Ketiga Sub Holding, yaitu PTPN I, PTPN IV, dan PT Sinergi Gula Nusantara, berkontribusi positif terhadap lonjakan tersebut.
Penjualan CPO meningkat 114% dari RKAP, mencapai Rp 8,2 triliun. Hal ini didorong oleh peningkatan harga jual CPO sebesar 120% dari RKAP, mencapai Rp 14.500/kg.
Sementara itu, penjualan gula mencapai Rp 1,09 triliun atau 137% dari RKAP. Peningkatan ini disebabkan oleh peningkatan volume penjualan dan harga jual gula.
Efisiensi pengelolaan biaya operasional juga turut berkontribusi terhadap peningkatan laba dan EBITDA.
Integrasi Proses Digital dan Komitmen ESG
Transformasi PTPN III (Persero) juga mencakup integrasi proses digital, peningkatan tata kelola perusahaan, dan peningkatan kapabilitas sumber daya manusia (SDM).
Langkah-langkah ini memperkuat daya saing dan kinerja jangka panjang perusahaan. Dengan portofolio yang lebih ramping, fokus, dan bernilai tambah, PTPN siap menjadi pemain utama di industri perkebunan global.
PTPN Group berkomitmen untuk memperkuat perannya sebagai korporasi agribisnis nasional. Perusahaan tidak hanya berkontribusi pada peningkatan nilai ekonomi, tetapi juga mendukung berbagai agenda nasional seperti ketahanan ekonomi, pemerataan pembangunan, pelestarian lingkungan, dan ketahanan bencana.
Keberhasilan PTPN III (Persero) menjadi bukti bahwa transformasi yang komprehensif dan berkelanjutan dapat membawa perusahaan menuju kesuksesan. Kombinasi restrukturisasi, efisiensi, dan inovasi digital telah terbukti efektif dalam meningkatkan kinerja dan daya saing perusahaan di pasar global.











