PT Bukit Asam Tbk (PTBA) akan membagikan dividen tunai senilai Rp 3,82 triliun kepada pemegang sahamnya untuk tahun buku 2024. Jumlah ini merupakan 75% dari total laba bersih perusahaan sepanjang tahun tersebut. Pembagian dividen ini merupakan kabar baik bagi para investor PTBA.
Dividen yang akan diterima setiap pemegang saham adalah sebesar Rp 332,43 per saham. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan data keuangan PTBA per 31 Desember 2024, termasuk laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 5,10 triliun. Saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya juga turut dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan ini, yang mencapai Rp 1,27 triliun. Total ekuitas PTBA per 31 Desember 2024 tercatat sebesar Rp 22,64 triliun.
Jadwal Pembagian Dividen PTBA
Berikut ini adalah jadwal lengkap pembagian dividen PTBA yang perlu diketahui oleh para pemegang saham. Penting untuk memperhatikan tanggal-tanggal penting ini agar tidak melewatkan hak untuk menerima dividen.
- Tanggal efektif: 12 Juni 2025
- Tanggal cum dividen (pasar regular dan negosiasi): 20 Juni 2025
- Tanggal ex dividen (pasar regular dan negosiasi): 23 Juni 2025
- Tanggal cum dividen (pasar tunai): 24 Juni 2025
- Tanggal ex dividen (pasar tunai): 25 Juni 2025
- Tanggal daftar pemegang saham berhak atas dividen: 24 Juni 2025
- Tanggal pembayaran dividen: 11 Juli 2025
Pada penutupan perdagangan Jumat, 13 Juni 2025, harga saham PTBA mengalami penurunan sebesar 0,34% dan berada di posisi Rp 2.970 per saham. Pergerakan harga saham ini perlu diperhatikan oleh para investor.
Kinerja Keuangan PTBA Tahun Buku 2024
PTBA telah mengumumkan hasil pembagian dividen dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Kamis, 12 Juni 2025. RUPST menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp 3,82 triliun atau Rp 332 per saham.
Pembagian dividen ini setara dengan 75% dari total laba bersih PTBA sepanjang tahun buku 2024. Sisa laba bersih sebesar Rp 1,27 triliun atau 25% akan disimpan sebagai saldo laba yang belum dicadangkan. PTBA berhasil mempertahankan kinerja positif di tengah tantangan pasar dan fluktuasi harga komoditas.
Pertumbuhan Pendapatan dan Penjualan Batu Bara PTBA
PTBA mencatat pertumbuhan pendapatan yang signifikan pada tahun 2024. Pendapatan perusahaan mencapai Rp 42,76 triliun, meningkat 11% secara tahunan (year-on-year/yoy).
Kenaikan volume penjualan batu bara, khususnya ekspor, menjadi pendorong utama pertumbuhan pendapatan ini. Ekspor batu bara mencapai 20,26 juta ton, meningkat 30% yoy. Penjualan domestik juga mengalami kenaikan 6% yoy, mencapai 22,64 juta ton. Total penjualan batu bara PTBA sepanjang 2024 mencapai 42,89 juta ton, atau tumbuh 16% yoy. Meskipun pasar domestik masih mendominasi (53%), porsi ekspor meningkat menjadi 47%. EBITDA PTBA pada periode yang sama mencapai Rp 8,30 triliun dan total aset meningkat 8% yoy menjadi Rp 41,79 triliun.
Harga saham PTBA pada penutupan perdagangan Jumat, 13 Juni 2025, menunjukkan sedikit penurunan. Namun, dengan pembagian dividen yang signifikan ini, PTBA tetap menjadi perusahaan yang menarik bagi para investor. Kinerja keuangan yang kuat dan rencana pembagian dividen yang besar menunjukkan prospek positif perusahaan di masa mendatang. Peningkatan volume penjualan batu bara baik di pasar domestik maupun ekspor menunjukkan strategi bisnis PTBA yang efektif dalam menghadapi dinamika pasar.











