Australia tengah memperketat regulasi sektor keuangan, khususnya yang berkaitan dengan investasi kripto. Baru-baru ini, Komisi Sekuritas dan Investasi Australia (ASIC) menjatuhkan sanksi berat kepada seorang penasihat keuangan karena terbukti melakukan penipuan investasi kripto.
Kasus ini menyoroti kerentanan investor terhadap skema penipuan yang memanfaatkan popularitas aset digital. Penting bagi investor untuk selalu berhati-hati dan melakukan riset menyeluruh sebelum berinvestasi dalam aset apa pun, termasuk kripto.
Penasihat Keuangan Australia Dilarang Beroperasi Selama 10 Tahun
Glenda Maree Rogan, seorang penasihat keuangan di Australia, telah dilarang memberikan layanan keuangan selama 10 tahun oleh ASIC. Ia terbukti bersalah telah melakukan penipuan investasi kripto terhadap klien, keluarga, dan teman-temannya.
Rogan diduga menyalahgunakan dana sebesar 14,8 juta dolar Australia (sekitar Rp 156 miliar) yang dipercayakan kepadanya. Dana tersebut dialihkan ke skema investasi kripto yang diduga ilegal.
ASIC menyatakan bahwa Rogan memindahkan dana klien ke rekening bank pribadi dan perusahaan miliknya. Sebagian besar dana kemudian dikonversi menjadi kripto dan dikirim ke platform kripto bernama Financial Centre.
Financial Centre sendiri telah dikategorikan oleh ASIC sebagai entitas yang tidak berizin dan tidak dapat dipercaya. ASIC juga menemukan bukti bahwa Rogan telah curiga terhadap keabsahan Financial Centre setidaknya sejak Oktober 2022.
Rogan, yang menjabat sebagai akuntan, penasihat keuangan, dan direktur di Fincare sejak Mei 2014 hingga Februari 2024, menyesatkan kliennya terkait investasi yang sebenarnya.
Ia mengklaim kepada klien bahwa investasi tersebut berupa rekening bunga tetap berimbal hasil tinggi. Padahal, investasi tersebut berisiko tinggi dan likuiditasnya rendah.
Modus Operandi Penipuan dan Sanksi yang Diterima
ASIC menemukan bahwa Rogan secara sengaja menyesatkan kliennya tentang risiko dan likuiditas investasi. Hal ini dilakukan untuk membujuk mereka agar menanamkan dana mereka.
Larangan 10 tahun ini mulai berlaku sejak 6 Juni 2025. ASIC menyatakan investigasi terhadap Rogan masih berlangsung.
ASIC menegaskan bahwa Rogan dianggap tidak layak dan tidak kompeten untuk beroperasi di industri layanan keuangan Australia. Ia juga berpotensi untuk melanggar hukum layanan keuangan di masa mendatang.
Sejak 8 Februari 2024, Rogan tidak lagi memiliki lisensi atau otorisasi untuk memberikan layanan keuangan di Australia. Selama masa larangan, ia dilarang memberikan layanan keuangan atau mengendalikan bisnis jasa keuangan.
Rogan berhak untuk mengajukan banding atas keputusan ASIC ke Pengadilan Peninjauan Administratif. Hingga saat ini, baik Rogan maupun ASIC belum memberikan komentar lebih lanjut.
Australia Memperketat Regulasi Kripto
Kasus Rogan ini menjadi salah satu contoh dari upaya Australia untuk memperketat regulasi sektor kripto. Badan intelijen keuangan Australia juga meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas kripto.
Pada 3 Juni 2025, otoritas Australia mengeluarkan aturan operasional dan batasan transaksi baru untuk operator ATM kripto. Hal ini dilakukan untuk mencegah penipuan dan kejahatan keuangan lainnya.
Pada April 2025, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Australia (AUSTRAC) meminta bursa kripto yang tidak aktif untuk mencabut pendaftarannya. Bursa yang tidak aktif dianggap berpotensi disalahgunakan untuk aktivitas ilegal.
AUSTRAC juga telah menindak 13 penyedia jasa pengiriman uang dan bursa kripto pada Februari 2025. Lebih dari 50 entitas lainnya masih diselidiki terkait potensi pelanggaran kepatuhan.
Langkah-langkah ini menunjukkan komitmen Australia untuk melindungi investor dan menjaga integritas sistem keuangannya dari ancaman penipuan kripto.
Kesimpulannya, kasus penipuan investasi kripto yang dilakukan oleh Glenda Maree Rogan di Australia menyoroti pentingnya regulasi yang ketat di sektor ini. Kejadian ini juga menjadi peringatan bagi investor untuk selalu waspada dan melakukan riset menyeluruh sebelum berinvestasi, serta memilih penasihat keuangan yang terpercaya dan berlisensi.
Peningkatan pengawasan oleh AUSTRAC dan ASIC menunjukkan bahwa Australia serius dalam memerangi kejahatan keuangan terkait kripto. Langkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan kepercayaan di pasar kripto Australia di masa mendatang.











