Pakistan memulai uji coba penerbitan mata uang digital (CBDC) sebagai bagian dari strategi ekonomi digital yang lebih luas. Langkah berani ini juga mencakup penggunaan Bitcoin sebagai cadangan strategis negara, menjadikan Pakistan sebagai salah satu pelopor dalam integrasi aset kripto ke dalam kebijakan moneter. Inisiatif ini dipimpin oleh Menteri Kripto dan Blockchain, Bilal Bin Saqib, dan dijalankan oleh Bank Sentral Pakistan (SBP).
Tujuan utama program ini adalah meningkatkan inklusi keuangan di negara tersebut. Selain itu, Pakistan juga berharap dapat mengurangi korupsi dan meningkatkan kepatuhan terhadap standar internasional seperti pedoman Gugus Tugas Aksi Keuangan (FATF).
Uji Coba Mata Uang Digital Pakistan
Bank Sentral Pakistan (SBP) menargetkan peluncuran CBDC pada tahun 2025. Juru bicara SBP, Abid Qamar, menyatakan bahwa tujuan utama penerbitan CBDC adalah untuk mendorong inklusi keuangan dan mengurangi inefisiensi serta korupsi.
Program ini diharapkan dapat memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat yang belum terlayani. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan partisipasi ekonomi dan mengurangi kesenjangan ekonomi.
SBP juga berupaya membangun kerangka regulasi yang kuat untuk mendukung penerbitan CBDC. Regulasi ini akan mencakup aspek keamanan, privasi, dan stabilitas sistem keuangan.
Bitcoin sebagai Cadangan Strategis
Keputusan Pakistan untuk menjadikan Bitcoin sebagai bagian dari cadangan devisa merupakan langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya. Langkah ini menunjukkan kepercayaan Pakistan pada teknologi blockchain dan potensi aset kripto sebagai alat diversifikasi investasi.
Penggunaan Bitcoin sebagai cadangan negara diharapkan dapat meningkatkan ketahanan ekonomi Pakistan. Hal ini dapat melindungi ekonomi negara dari fluktuasi nilai mata uang konvensional dan gejolak pasar global.
Langkah ini juga berpotensi menarik investasi asing ke sektor teknologi finansial di Pakistan. Dengan demikian, dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan inovasi di bidang teknologi keuangan (fintech).
Dampak Potensial terhadap Sektor Keuangan Lokal
Kebijakan ini diperkirakan akan mendorong inovasi dalam sektor keuangan lokal, khususnya di bidang keuangan terdesentralisasi (DeFi) dan pengembangan Web3. SBP juga berencana memperluas cakupan aset digital, termasuk Ethereum (ETH), dengan menyiapkan kerangka regulasi yang memadai.
Potensi pertumbuhan sektor DeFi dan Web3 sangat besar di Pakistan. Hal ini dapat menciptakan lapangan kerja baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital.
Selain itu, peningkatan regulasi di sektor aset digital juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor dan menarik lebih banyak investasi. Kejelasan regulasi akan menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi perkembangan industri teknologi keuangan di Pakistan.
Mengikuti Tren Global
Langkah Pakistan ini selaras dengan tren global yang semakin meningkat dalam adopsi aset digital. El Salvador menjadi contoh negara yang lebih dulu mengadopsi Bitcoin sebagai mata uang resmi.
Di kawasan Asia, banyak negara yang sedang menguji coba mata uang digital bank sentral (CBDC) untuk ritel. Pakistan bergabung dalam upaya global untuk memanfaatkan teknologi inovatif untuk meningkatkan sistem keuangan.
Jika berhasil, inisiatif ini dapat mendorong lompatan besar dalam integrasi keuangan digital di Pakistan pada tahun 2025. Para analis yakin bahwa strategi ini dapat meningkatkan ketahanan ekonomi dan mendorong pertumbuhan fintech domestik.
Pakistan telah mengambil langkah berani dengan menguji coba CBDC dan memasukkan Bitcoin ke dalam cadangan devisa. Keberhasilan inisiatif ini akan bergantung pada implementasi yang efektif dan kerangka regulasi yang komprehensif. Namun, langkah ini menunjukkan komitmen Pakistan untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan memanfaatkan potensi aset digital untuk memperkuat perekonomiannya. Pemantauan perkembangan ini akan sangat menarik untuk melihat dampak jangka panjangnya terhadap ekonomi dan sistem keuangan Pakistan.











