PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE) berkomitmen untuk mempertahankan tren positif kinerja keuangannya hingga tahun 2025. Direktur Utama, Ivo Wangarry, menekankan fokus perseroan pada peningkatan pendapatan dan laba bersih, sejalan dengan capaian tahun-tahun sebelumnya. Hal ini disampaikannya dalam Public Expose yang berlangsung pada Selasa, 10 Juni 2025. Perseroan optimis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan ini.
Meskipun target pendapatan dan laba bersih untuk tahun 2025 masih dalam proses perhitungan, perseroan mempertimbangkan dua kontrak baru yang baru saja diperoleh. Perhitungan tersebut akan disesuaikan dengan perkembangan proyek dan dinamika pasar sepanjang tahun. Faktor eksternal juga akan dipertimbangkan dalam penentuan target akhir.
Sinar Terang Mandiri Pertahankan Tren Pertumbuhan
PT Sinar Terang Mandiri akan terus berupaya meningkatkan pendapatan dan laba bersih. Strategi perusahaan tetap fokus pada penyelesaian proyek-proyek strategis yang sedang berjalan.
Perseroan juga aktif mencari peluang kerjasama baru yang sesuai dengan kapasitas dan visi jangka panjang perusahaan. Ekspansi bisnis yang bernilai tambah menjadi prioritas utama.
Keputusan Tidak Membagikan Dividen
PT Sinar Terang Mandiri memutuskan untuk tidak membagikan dividen untuk tahun buku 2024. Keputusan ini telah disetujui oleh para pemegang saham.
Perseroan memprioritaskan penguatan fundamental perusahaan dan mendukung rencana ekspansi bisnis. Dana yang biasanya dialokasikan untuk dividen akan diinvestasikan kembali untuk pertumbuhan.
Ivo Wangarry menjelaskan bahwa kebijakan pembagian dividen akan terus dievaluasi. Evaluasi ini akan mempertimbangkan keputusan pemegang saham dan kondisi bisnis di masa mendatang. Keputusan tersebut didasari oleh pertimbangan strategi jangka panjang perseroan.
Target Kinerja dan Penggunaan Laba Bersih Tahun 2025
Target kinerja tahun 2025 untuk PT Sinar Terang Mandiri masih dalam tahap penghitungan. Namun, perseroan tetap optimis terhadap pertumbuhan pendapatan dan laba bersih.
Dua kontrak baru yang didapatkan menjadi faktor kunci dalam perhitungan target. Perusahaan akan tetap fokus menyelesaikan proyek-proyek strategis yang ada.
Laba bersih tahun buku 2024 sebesar Rp 306,5 miliar telah disetujui penggunaannya dalam RUPST. Sebagian besar dana akan dialokasikan sebagai dana cadangan dan laba ditahan.
Penggunaan laba bersih ini mendukung strategi jangka panjang perseroan. Perusahaan berkomitmen untuk memperkuat struktur permodalan dan mendukung ekspansi bisnis yang berkelanjutan.
Ivo Wangarry menegaskan perluasan portofolio proyek sebagai kunci keberlanjutan usaha. Perseroan akan menjaga hubungan baik dengan mitra yang sudah ada, sambil membuka peluang kemitraan baru. Langkah ini untuk memastikan perusahaan lebih adaptif terhadap dinamika industri.
PT Sinar Terang Mandiri menunjukkan komitmen kuat pada pertumbuhan berkelanjutan. Dengan strategi yang fokus pada ekspansi bisnis dan penguatan fundamental, perseroan optimis dapat mencapai target pendapatan dan laba bersih yang lebih tinggi di tahun-tahun mendatang. Keputusan untuk tidak membagikan dividen tahun 2024 menjadi bukti nyata komitmen jangka panjang perusahaan untuk investasi yang berkelanjutan.











