PT Venteny Fortuna International Tbk (VTNY), perusahaan teknologi yang fokus pada pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), baru saja mengumumkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan Juni 2025. Hasil rapat tersebut menunjukkan kepercayaan yang kuat dari para pemegang saham terhadap kinerja dan visi perusahaan. Venteny mencatat pertumbuhan yang signifikan pada tahun 2024, menunjukkan kesuksesan strateginya dalam mendukung UMKM dan kesejahteraan karyawan di Indonesia.
Keberhasilan Venteny ini semakin diperkuat dengan pengangkatan jajaran direksi dan komisaris baru. Perubahan ini diharapkan dapat membawa Venteny ke babak baru pertumbuhan yang lebih pesat. Pertumbuhan yang signifikan ini juga menandakan potensi besar Venteny dalam mendukung perekonomian Indonesia.
Perubahan Susunan Pengurus dan Kinerja Keuangan yang Memukau
RUPST dan RUPSLB Juni 2025 menghasilkan perubahan penting dalam susunan pengurus Venteny. Milokevin Wendiady diangkat sebagai Direktur baru, bertugas memperkuat operasional bisnis holding. Sementara itu, Katsuya Kitano dipromosikan dari posisi Komisaris menjadi Komisaris Utama.
Founder dan Group CEO Venteny, Jun Waide, menjelaskan bahwa tahun 2024 merupakan tahun yang krusial bagi perusahaan. Meskipun menghadapi tantangan ekonomi global, Venteny tetap fokus pada misinya.
Tahun 2024 menjadi bukti nyata komitmen Venteny. Pendapatan perusahaan melonjak hingga Rp 303,54 miliar, meningkat 66,81% dari Rp 181,97 miliar di tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan keberhasilan strategi bisnis berkelanjutan yang dijalankan Venteny.
Laba bersih Venteny juga mengalami pertumbuhan yang signifikan. Pada tahun 2024, perusahaan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 8,68 miliar. Keberhasilan ini semakin meneguhkan posisi Venteny sebagai pemain kunci di sektor teknologi.
Strategi Pertumbuhan Berkelanjutan di Tahun 2025
Venteny memasuki tahun 2025 dengan rencana strategis yang solid. Fokus utama adalah memperkuat fondasi dan kolaborasi strategis dengan berbagai pihak. Kerjasama ini mencakup lembaga keuangan, asosiasi industri, dan pemerintah.
Meskipun tantangan ekonomi makro masih ada, Venteny tetap berkomitmen untuk tumbuh dengan bijak. Hal ini terlihat dari pencapaian kinerja keuangan pada periode yang sama di tahun 2025.
Pendapatan Venteny pada periode yang sama di tahun 2025 mencapai Rp 81,28 miliar, meningkat 105,15% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Laba bersih juga meningkat sebesar 62,34%, mencapai Rp 5,23 miliar.
Venteny berhasil memanfaatkan tren positif pasar terhadap solusi finansial digital, khususnya di sektor produktif dan padat karya. Perusahaan menyediakan akses pembiayaan dan kesejahteraan karyawan mitra korporat.
Dukungan Terhadap Program Pemerintah dan Visi Masa Depan
Kinerja dan strategi Venteny sejalan dengan program pemerintah, seperti Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI). Venteny mendukung digitalisasi UMKM dan peningkatan ekosistem ketenagakerjaan.
Dengan menyediakan pembiayaan berbasis teknologi dan solusi digital untuk kesejahteraan karyawan, Venteny berkontribusi pada transformasi ekonomi digital yang inklusif. Venteny juga aktif menjalin kemitraan strategis dengan berbagai instansi untuk memperluas jangkauan akses pembiayaan UMKM.
Jun Waide menyatakan bahwa Venteny akan terus mendukung visi pemerintah dalam menciptakan ekosistem UMKM yang tangguh dan meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia. Perusahaan berkomitmen untuk terus berinovasi dan menghadirkan produk-produk unggulan baru. Komitmen ini menunjukkan dedikasi Venteny dalam memberdayakan UMKM dan meningkatkan kesejahteraan karyawan di Indonesia. Ke depannya, Venteny diperkirakan akan terus memainkan peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.











