MD Entertainment Rights Issue: SBS Suntik Dana Rp791 Miliar

Playmaker

MD Entertainment Rights Issue: SBS Suntik Dana Rp791 Miliar
Sumber: Liputan6.com

PT MD Entertainment Tbk (FILM) mengumumkan rencana penambahan modal melalui penerbitan saham baru atau rights issue. Aksi korporasi ini bertujuan memperkuat struktur permodalan dan mendukung ekspansi bisnis perusahaan secara berkelanjutan di industri hiburan. Penerbitan saham baru ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan perusahaan ke depannya.

Rights issue FILM akan menerbitkan 989.778.796 saham baru, menghimpun dana sekitar Rp791,82 miliar. Rasio rights issue adalah 1 HMETD untuk setiap 10 saham lama yang dimiliki. Hal ini akan menambah 9,09% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah rights issue selesai.

Detail Rights Issue MD Entertainment

Harga pelaksanaan rights issue ditetapkan sebesar Rp800 per saham. Pemegang saham yang tidak ikut serta dalam rights issue akan mengalami dilusi kepemilikan saham maksimal sebesar 9,09%. Informasi ini dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI). Investasi signifikan datang dari SBS Co., Ltd., perusahaan media dan hiburan asal Korea Selatan.

SBS Co., Ltd. memperoleh 413,8 juta HMETD melalui pengalihan dari PT MD Corp Enterprises. Mereka berkomitmen untuk melaksanakan seluruh hak tersebut, menginvestasikan total Rp331 miliar (sekitar USD 20 juta). Dukungan investor strategis ini diharapkan mampu mendorong ekspansi global MD Entertainment.

Direktur Utama FILM, Manoj Dhamoo Punjabi, juga menyatakan akan melaksanakan seluruh HMETD yang dimilikinya. Beliau akan melaksanakan haknya baik secara langsung maupun melalui pembelian HMETD dari PT MD Corp Enterprises. Partisipasi aktif dari manajemen menjadi sinyal positif bagi keberhasilan rights issue ini.

Alokasi Dana Hasil Rights Issue

Dana yang terkumpul dari rights issue akan dialokasikan untuk dua keperluan utama. Pertama, untuk melunasi pinjaman kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebesar Rp748,2 miliar. Kedua, untuk modal kerja, termasuk produksi film dan biaya operasional lainnya. Penggunaan dana yang terarah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan profitabilitas perusahaan.

Struktur Kepemilikan Saham Pasca Rights Issue dan Perubahan Pengurus

Setelah rights issue, struktur pemegang saham FILM akan berubah. Manoj Dhamoo Punjabi akan memiliki 12,53% saham, Morgan Stanley and Co Intl 11,51%, PT MD Corp Enterprises 44,12%, dan PT Samuel Sekuritas Indonesia 7,52%. SBS Co., Ltd. akan memiliki 3,8% saham, sementara sisanya dimiliki oleh Shania Manoj Punjabi (0,19%), Sanjeva Advani (0,03%), dan masyarakat (20,31%).

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 2 Desember 2024 juga menyetujui perubahan susunan pengurus. Dian Adhitama diangkat sebagai Komisaris Independen, Theodore Yoon Soung Kim dan Bhavin Patel sebagai Direktur. Perubahan ini diharapkan dapat memperkuat tim manajemen dan mendorong inovasi dalam strategi bisnis.

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi pasca RUPSLB adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris:

  • Komisaris Utama: Shania Manoj Punjabi
  • Komisaris: Sanjeva Advani
  • Komisaris Independen: Dian Adhitama

Direksi:

  • Direktur Utama: Manoj Dhamoo Punjabi
  • Direktur: Priyadarshi Anand
  • Direktur: Sajan Lachmandas Mulani
  • Direktur: Theodore Yoon Soung Kim
  • Direktur: Bhavin Patel

Pada penutupan perdagangan Kamis, 26 Juni 2025, harga saham FILM turun 8,37% ke Rp1.860 per saham. Meskipun mengalami penurunan, rights issue ini diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi kinerja dan perkembangan MD Entertainment.

MD Entertainment juga telah menyelesaikan akuisisi PT Net Visi Media Tbk (NET TV), yang kini bernama PT MDTV Media Technologies Tbk. Akuisisi ini memperkuat posisi MD Entertainment sebagai pemimpin pasar media di Indonesia. Dengan strategi yang terukur dan dukungan investor strategis, MD Entertainment optimis dapat menghadapi tantangan di industri hiburan digital yang dinamis. Keberhasilan rights issue ini akan menjadi tonggak penting bagi pertumbuhan perusahaan di masa mendatang.

Popular Post

Cara Analisis Fundamental Coin sebelum Trading

Crypto

7 Cara Analisis Fundamental Coin Sebelum Trading untuk Raih Profit Maksimal

Ingin berinvestasi di cryptocurrency dengan lebih bijak dan meminimalisir risiko? Analisis fundamental adalah kunci! Artikel ini akan memandu Anda melalui ...

Mengenal Jam Trading Forex yang Paling Menguntungkan

Forex

5 Rahasia Jam Trading Forex Paling Menguntungkan untuk Raih Profit Maksimal

Bermimpi meraih profit besar di pasar Forex? Ketahui kapan waktu terbaik untuk bertransaksi bisa menjadi kunci keberhasilan Anda. Bukan hanya ...

Mengenal Trading Saham: Panduan Dasar untuk Pemula

Saham

5 Cara Sukses Trading Saham untuk Pemula Raih Keuntungan Maksimal

Ingin meraih keuntungan finansial dan belajar mengelola investasi Anda sendiri? Trading saham bisa menjadi pilihan yang menarik, tetapi juga penuh ...

Panduan Dasar Trading Crypto dengan Futures di Binance

Crypto

Panduan Dasar Trading Crypto dengan Futures di Binance

Panduan Dasar Trading Crypto dengan Futures di Binance: Raih Potensi Keuntungan, Kelola Risiko dengan Bijak! Meta Deskripsi: Mulai trading crypto ...

Perbedaan Trading Emas Spot vs Futures

Crypto

Inilah 5 Fakta Menarik Tentang Perbedaan Trading Emas Spot vs Futures

Berinvestasi di emas menarik minat banyak orang, tetapi metode trading-nya beragam. Dua metode paling populer adalah trading emas spot dan ...

Tips Memilih Exchange Terbaik untuk Trading Crypto

Crypto

5 Rekomendasi Exchange Crypto Terbaik untuk Trader Pemula dan Profesional

Dunia kripto menawarkan peluang keuntungan yang menggiurkan, tetapi memilih exchange yang tepat adalah kunci keberhasilan. Salah pilih, dan Anda bisa ...