Mastercard, raksasa pembayaran global, semakin gencar merangkul dunia kripto. Kolaborasi terbaru mereka dengan Chainlink, penyedia jaringan oracle terdesentralisasi, membuka peluang besar bagi adopsi aset digital secara global.
Kemitraan ini memungkinkan tiga miliar pemegang kartu Mastercard untuk membeli kripto secara onchain, sebuah langkah signifikan yang dapat menjembatani kesenjangan antara keuangan tradisional dan dunia Web3.
Akses Kripto Onchain untuk Miliaran Pengguna Mastercard
Melalui kemitraan strategis dengan Chainlink, Mastercard membuka pintu bagi para penggunanya untuk berinteraksi langsung dengan aset digital.
Ini merupakan terobosan yang signifikan, mengingat sebagian besar pengguna masih belum memiliki akses mudah dan nyaman ke dunia kripto.
Proses pembelian kripto akan dipermudah melalui serangkaian kemitraan dengan berbagai entitas Web3, termasuk Shift4 Payments, Swapper Finance, XSwap, dan ZeroHash.
ZeroHash, perusahaan infrastruktur kripto dan stablecoin, berperan penting dalam menyediakan layanan onchain dan likuiditas yang dibutuhkan dalam konversi mata uang fiat ke kripto.
Menurut juru bicara Chainlin Labs, aplikasi yang tersedia di Swapper Finance bersifat non-kustodian dan menggunakan abstraksi akun untuk memberikan kemudahan dan kendali penuh kepada pengguna.
Hal ini menekankan pentingnya solusi yang mudah diakses dan dipahami oleh semua kalangan, bukan hanya para penggemar kripto.
Strategi Mastercard dalam Merangkul Industri Kripto
Langkah Mastercard ini bukan hal baru. Sejak 2024, perusahaan ini telah menunjukkan komitmennya pada industri kripto.
Salah satu strategi mereka adalah penerbitan kartu yang memungkinkan pengguna untuk membelanjakan kripto di berbagai pedagang di banyak negara.
Komitmen Mastercard ini sejalan dengan langkah-langkah serupa yang dilakukan oleh pesaingnya, Visa.
Pada Oktober 2024, Visa bermitra dengan Coinbase untuk memfasilitasi penarikan dan penyetoran kripto secara langsung bagi sebagian pengguna bursa tersebut.
Visa juga telah meluncurkan platform aset digital Web3 dan berinvestasi di platform pembayaran stablecoin BVNK.
Kartu Kripto Mastercard: Kemudahan Transaksi Aset Digital
Mastercard juga telah meluncurkan kartu kripto yang dikelola sendiri.
Hal ini memungkinkan pengguna untuk langsung membelanjakan Bitcoin di lebih dari 100 juta lokasi tanpa perlu konversi ke mata uang fiat terlebih dahulu.
Kemitraan dengan Mercuryo menghasilkan peluncuran kartu debit kripto berdenominasi euro.
Pengguna dapat membelanjakan kripto dari dompet kustodian mandiri di lebih dari 100 juta pedagang.
Setelah uji coba dengan dompet MetaMask, kemitraan ini semakin memperkuat integrasi antara keuangan tradisional dan kripto.
Kartu debit berdenominasi euro ini memungkinkan pengguna membelanjakan berbagai mata uang kripto, termasuk Bitcoin, yang tersimpan di dompet kustodian mandiri.
Hal ini memperluas aksesibilitas dan kenyamanan bagi pengguna kripto dalam melakukan transaksi sehari-hari.
Integrasi Mastercard dan Chainlink menandakan babak baru dalam adopsi kripto. Dengan akses yang dipermudah, lebih banyak orang dapat berpartisipasi dalam ekosistem aset digital, mendorong inovasi dan pertumbuhan industri secara keseluruhan. Ke depannya, kita dapat mengharapkan lebih banyak kolaborasi serupa yang semakin menyatukan dunia keuangan tradisional dan teknologi blockchain.











