Pemerintah Amerika Serikat (AS) tengah berupaya keras untuk mengatur pasar kripto. Tujuannya untuk menciptakan kepastian hukum dan pengawasan federal yang komprehensif atas aset digital seperti Bitcoin dan stablecoin. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan investasi yang lebih aman dan terpercaya.
Informasi terbaru mengenai perkembangan regulasi ini dibagikan oleh David Sacks, Penasihat Khusus bidang kecerdasan buatan dan kripto di Gedung Putih, melalui media sosial X pada tanggal 26 Juni 2025. Ia menjelaskan bahwa Senat AS sedang mempersiapkan aturan besar-besaran untuk industri kripto.
Jadwal Pengesahan RUU Kripto
Proses legislasi regulasi kripto di AS telah memiliki jadwal yang jelas. RUU terkait akan diajukan ke Senat sebelum masa libur parlemen Agustus.
Pembahasan RUU akan dimulai pada minggu pertama September. Pengesahan ditargetkan selesai pada akhir bulan September 2025.
Juli 2025 akan menjadi bulan yang krusial. Dua RUU utama, GENIUS dan CLARITY, akan memasuki tahapan penting dalam proses legislasi.
RUU GENIUS: Mengatur Stablecoin
RUU GENIUS, atau Guiding and Establishing National Innovation for U.S. Stablecoins Act of 2025, difokuskan pada regulasi stablecoin. RUU ini bertujuan untuk memastikan stabilitas dan keamanan stablecoin di pasar AS.
RUU ini mengatur penerbitan stablecoin. Hanya penerbit yang terdaftar dan terregulasi secara resmi yang diperbolehkan menawarkan stablecoin di AS.
Stablecoin harus didukung penuh (1:1) oleh dolar AS atau aset likuid setara. Transparansi dan pelaporan cadangan bulanan juga diwajibkan.
Poin-poin Penting RUU GENIUS
- Penerbit stablecoin harus terdaftar dan terregulasi secara ketat.
- Dukungan aset 1:1 terhadap dolar AS atau aset likuid setara diwajibkan.
- Wajib adanya laporan cadangan bulanan dan aturan yang jelas tentang penarikan dana.
- Penggunaan cadangan, pengawasan federal, dan keamanan penyimpanan diatur secara ketat.
Tujuannya untuk memastikan perlindungan konsumen dan mencegah potensi risiko sistemik. Aturan yang jelas diharapkan mampu mencegah praktik-praktik yang berisiko.
RUU CLARITY: Memperjelas Kewenangan Regulator
RUU CLARITY, atau Digital Asset Market Clarity Act of 2025, bertujuan untuk memperjelas kewenangan pengawasan antara SEC (Securities and Exchange Commission) dan CFTC (Commodity Futures Trading Commission).
Selama ini, terdapat tumpang tindih kewenangan antara SEC dan CFTC dalam mengawasi pasar kripto. Hal ini menyebabkan ketidakpastian hukum bagi pelaku industri.
RUU CLARITY akan menetapkan secara jelas aset kripto mana yang masuk dalam yurisdiksi SEC dan mana yang masuk dalam yurisdiksi CFTC. Tujuannya untuk menciptakan kerangka regulasi yang lebih terstruktur dan efektif.
Poin-poin Penting RUU CLARITY
- Pembagian kewenangan pengawasan antara SEC dan CFTC yang jelas dan terdefinisi.
- Perlindungan konsumen melalui transparansi, pemisahan dana investor, dan pelaporan dari broker.
- Penyediaan jalur hukum bagi pengembang kripto untuk penggalangan dana dan perdagangan produk secara legal.
- Mendorong inovasi kripto dalam negeri AS, sehingga perusahaan kripto tidak lagi harus pindah ke luar negeri karena ketidakjelasan regulasi.
Dengan demikian, peningkatan kepastian hukum diharapkan mampu mendorong inovasi dan pertumbuhan industri kripto di AS.
Mengapa Regulasi Kripto Penting?
Regulasi kripto yang komprehensif sangat penting untuk menciptakan pasar yang lebih aman, terbuka, dan terawasi. Hal ini akan melindungi konsumen dari potensi penipuan dan manipulasi pasar.
Regulasi yang jelas juga memberikan landasan hukum yang kuat bagi perusahaan dan investor kripto. Kejelasan ini akan mendorong investasi dan pertumbuhan industri secara berkelanjutan.
Dengan regulasi yang tepat, AS dapat memperkuat posisinya sebagai pemimpin global dalam teknologi dan pasar aset digital. Hal ini akan membuka peluang bagi inovasi dan pertumbuhan ekonomi.
Penerapan RUU GENIUS dan CLARITY diharapkan membawa dampak positif bagi perkembangan industri kripto di Amerika Serikat. Kejelasan regulasi akan menciptakan pasar yang lebih aman, transparan, dan menarik investasi. Semoga proses legislasi ini dapat berjalan lancar dan menghasilkan regulasi yang efektif dan berkelanjutan.











