Pasar kripto menunjukkan tanda-tanda optimisme baru-baru ini. Hal ini didorong oleh peningkatan pembelian Bitcoin (BTC) oleh investor Amerika Serikat (AS).
Peningkatan aktivitas pembelian ini dipercaya menjadi faktor utama kenaikan harga Bitcoin dalam jangka pendek hingga menengah.
Investor AS Agresif Borong Bitcoin
Data dari platform analitik CryptoQuant menunjukkan lonjakan minat beli Bitcoin oleh investor AS.
Indeks Coinbase Premium, yang mengukur minat beli investor AS terhadap BTC, mencapai level tertinggi dalam lebih dari tiga bulan. Tren kenaikan ini, menurut analis CryptoQuant bernama Dan, telah berlangsung sejak pertengahan April.
Lonjakan minat beli ini memperkuat tren positif pasar dan menunjukkan pasar belum mengalami kejenuhan.
Dan menambahkan bahwa peningkatan pembelian ini merupakan karakteristik umum fase kenaikan harga setelah koreksi pasar.
Arus Masuk ke ETF Bitcoin dan Dominasi Pembeli
Minat beli yang meningkat juga terlihat dari data arus masuk ke Exchange Traded Funds (ETF) Bitcoin spot di AS.
Enam dari sebelas ETF yang diperdagangkan mencatatkan total arus masuk sebesar USD 386,2 juta hanya dalam satu hari perdagangan pada Senin lalu, setelah sebelumnya mengalami dua hari arus keluar.
Indikator 90-day Cumulative Volume Delta (CVD) untuk pasar spot BTC juga berubah hijau untuk pertama kalinya dalam empat bulan.
Hal ini menunjukkan dominasi pembeli di pasar dan semakin memperkuat sentimen positif.
Akumulasi Masif oleh “Paus Baru”
CryptoQuant juga mencatat aktivitas akumulasi masif oleh kelompok yang disebut “paus baru”.
Kelompok ini terdiri dari investor besar yang memiliki lebih dari 1.000 BTC dan memiliki koin kurang dari enam bulan.
Dari 1 Maret hingga 4 Juni, kelompok ini menggandakan kepemilikan mereka dari 500.000 BTC menjadi sekitar 1,1 juta BTC, atau senilai sekitar USD 63 miliar.
Pangsa pasokan mereka kini mencapai 5,6% dari total BTC yang beredar, setara dengan hasil penambangan selama hampir sepuluh bulan.
Ini menunjukkan peningkatan tajam minat institusional dan investor besar terhadap Bitcoin.
Strategy Kembali Borong Bitcoin dan Penawaran Saham
Strategy, perusahaan investasi terkemuka, kembali membeli Bitcoin senilai USD 110,2 juta (sekitar Rp 1,7 triliun).
Pembelian ini dilakukan saat harga Bitcoin mendekati level tertinggi sepanjang masa.
Pengajuan ke US Securities and Exchange Commission (SEC) menunjukkan Strategy mengakuisisi 1.045 Bitcoin dengan harga rata-rata USD 105.426 per koin.
Setelah akuisisi ini, Strategy kini memegang 582.000 BTC, yang diperoleh dengan harga sekitar USD 40,8 miliar.
Pembelian ini menandai minggu kesembilan berturut-turut Strategy mengakuisisi Bitcoin, dan terjadi setelah pengumuman penawaran saham senilai USD 1 miliar.
Strategy berencana menggunakan dana tersebut untuk membeli lebih banyak Bitcoin dan membiayai operasional perusahaan.
Penawaran saham tersebut menerbitkan 11,76 juta lembar Saham Preferen Seri A Perpetual Stride 10,00% seharga USD 85 per lembar, dengan harapan dapat mengumpulkan sekitar USD 979 juta setelah dikurangi biaya.
Berbeda dari penggalangan dana sebelumnya, penawaran ini menawarkan dividen non-kumulatif sebesar 10%, bertujuan menarik investor institusional dan profesional.
Secara keseluruhan, data terkini menunjukkan sentimen positif yang kuat di pasar Bitcoin. Kombinasi peningkatan minat beli dari investor AS, arus masuk ke ETF Bitcoin, akumulasi besar oleh investor institusional, dan pembelian besar oleh Strategy mengindikasikan potensi kenaikan harga Bitcoin di masa mendatang. Namun, seperti selalu, investasi di aset kripto tetap berisiko dan perlu dipertimbangkan secara matang.











