Indofood Bagi Untung Besar: Dividen Rp280 Per Saham!

Playmaker

Indofood Bagi Untung Besar: Dividen Rp280 Per Saham!
Sumber: Liputan6.com

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) membagikan dividen tunai sebesar Rp 280 per saham kepada pemegang sahamnya. Keputusan ini diumumkan setelah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang membahas kinerja tahun buku 2024, yang berakhir pada 31 Desember 2024. Pembagian dividen senilai total Rp 2,46 triliun ini merupakan bentuk apresiasi INDF kepada para pemegang saham atas dukungan mereka. Dividen akan dibayarkan pada 23 Juli 2025.

INDF dikenal sebagai perusahaan dengan kinerja keuangan yang solid dan konsisten memberikan imbal hasil bagi investor. Hal ini tercermin dalam keputusan pembagian dividen yang telah dilakukan secara berkelanjutan.

Pembagian Dividen dan Kinerja Keuangan INDF Tahun 2024

RUPST INDF juga menyetujui laporan tahunan direksi, yang mencakup hasil kegiatan usaha dan laporan keuangan perusahaan. Direktur Utama INDF, Anthoni Salim, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan dukungan seluruh pemangku kepentingan.

INDF mencatatkan pertumbuhan pendapatan dan laba pada tahun 2024. Pendapatan meningkat sekitar 4 persen menjadi Rp 115,79 triliun, dibandingkan Rp 111,7 triliun pada tahun 2023.

Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga tumbuh 6,07 persen, mencapai Rp 8,64 triliun pada 2024 dari Rp 8,14 triliun pada 2023. Pertumbuhan ini didorong oleh kegiatan operasional terintegrasi dan posisi pasar yang kuat.

Total ekuitas perusahaan naik 8,4 persen menjadi Rp 108,99 triliun pada 2024. Liabilitas juga meningkat 7,6 persen menjadi Rp 92,72 triliun, sementara aset naik 8,1 persen menjadi Rp 201,71 triliun.

Kas dan setara kas INDF meningkat signifikan menjadi Rp 38,71 triliun pada 2024, dari Rp 28,5 triliun pada 2023. Ke depannya, perusahaan akan tetap fokus pada pertumbuhan organik dan menjaga keseimbangan antara pangsa pasar, profitabilitas, dan neraca yang sehat.

Perubahan Komposisi Dewan Komisaris INDF

Selain pembagian dividen, RUPST juga menetapkan perubahan komposisi Dewan Komisaris. Notariza Taher diangkat sebagai Komisaris Independen baru.

Jabatan Notariza Taher akan berlangsung hingga penutupan RUPST tahunan 2027. Penunjukan ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola perusahaan dan independensi pengawasan manajemen.

Berikut susunan lengkap Dewan Komisaris INDF setelah perubahan:

  • Komisaris Utama: Manuel Velez Pangilinan
  • Komisaris: Benny Setiawan Santoso
  • Komisaris: Christopher Huxley Young
  • Komisaris: Joseph Hon Pong Ng
  • Komisaris: John William Ryan
  • Komisaris Independen: Hans Kartikahadi
  • Komisaris Independen: Sulaiman Arif Arianto
  • Komisaris Independen: Notariza Taher

Berikut susunan Direksi INDF:

  • Direktur Utama: Anthoni Salim
  • Direktur: Franciscus Welirang
  • Direktur: Axton Salim
  • Direktur: Tjhie Tje Fie (Thomas Tjhie)
  • Direktur: Taufik Wiraatmadja
  • Direktur: Alamsyah
  • Direktur: Moleonoto (Paulus Moleonoto)
  • Direktur: Joedianto Soejonopoetro
  • Direktur: Hendra Widjaja
  • Direktur: Tan Suzi Indriani
  • Direktur: Tan Elly (Elly Betty)

Kinerja Keuangan INDF Hingga Kuartal III 2024

Hingga September 2024, INDF membukukan penjualan sebesar Rp 86,94 triliun, naik 3,64 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Meskipun penjualan meningkat, beban pokok penjualan berhasil ditekan.

Laba kotor pada kuartal III 2024 mencapai Rp 29,69 triliun, meningkat dari Rp 26,18 triliun pada September 2023. Hal ini menunjukkan efisiensi operasional perusahaan.

Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada September 2024 mencapai Rp 8,76 triliun, naik 23,69 persen dibandingkan September 2023. Anthoni Salim menyatakan optimisme dan kewaspadaan perusahaan dalam menghadapi kondisi ekonomi global yang dinamis.

Aset perusahaan hingga September 2024 mencapai Rp 195,49 triliun, liabilitas Rp 87,55 triliun, dan ekuitas Rp 107,94 triliun. Pertumbuhan ini menunjukkan kinerja keuangan INDF yang positif.

Pengumuman dividen dan kinerja keuangan INDF yang positif ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam menciptakan nilai bagi pemegang saham dan keberlanjutan bisnis di masa depan. Strategi pertumbuhan organik yang dijalankan INDF tampaknya memberikan hasil yang memuaskan, dan akan menarik untuk melihat perkembangannya di tahun-tahun mendatang.

Popular Post

Cara Analisis Fundamental Coin sebelum Trading

Crypto

7 Cara Analisis Fundamental Coin Sebelum Trading untuk Raih Profit Maksimal

Ingin berinvestasi di cryptocurrency dengan lebih bijak dan meminimalisir risiko? Analisis fundamental adalah kunci! Artikel ini akan memandu Anda melalui ...

Mengenal Jam Trading Forex yang Paling Menguntungkan

Forex

5 Rahasia Jam Trading Forex Paling Menguntungkan untuk Raih Profit Maksimal

Bermimpi meraih profit besar di pasar Forex? Ketahui kapan waktu terbaik untuk bertransaksi bisa menjadi kunci keberhasilan Anda. Bukan hanya ...

Mengenal Trading Saham: Panduan Dasar untuk Pemula

Saham

5 Cara Sukses Trading Saham untuk Pemula Raih Keuntungan Maksimal

Ingin meraih keuntungan finansial dan belajar mengelola investasi Anda sendiri? Trading saham bisa menjadi pilihan yang menarik, tetapi juga penuh ...

Panduan Dasar Trading Crypto dengan Futures di Binance

Crypto

Panduan Dasar Trading Crypto dengan Futures di Binance

Panduan Dasar Trading Crypto dengan Futures di Binance: Raih Potensi Keuntungan, Kelola Risiko dengan Bijak! Meta Deskripsi: Mulai trading crypto ...

Perbedaan Trading Emas Spot vs Futures

Crypto

Inilah 5 Fakta Menarik Tentang Perbedaan Trading Emas Spot vs Futures

Berinvestasi di emas menarik minat banyak orang, tetapi metode trading-nya beragam. Dua metode paling populer adalah trading emas spot dan ...

Tips Memilih Exchange Terbaik untuk Trading Crypto

Crypto

5 Rekomendasi Exchange Crypto Terbaik untuk Trader Pemula dan Profesional

Dunia kripto menawarkan peluang keuntungan yang menggiurkan, tetapi memilih exchange yang tepat adalah kunci keberhasilan. Salah pilih, dan Anda bisa ...