Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengawali perdagangan Rabu pagi dengan tren positif. Penguatan ini didorong oleh meredanya konflik geopolitik antara Iran dan Israel di Timur Tengah.
IHSG dibuka dengan kenaikan 35,53 poin atau 0,52 persen, mencapai posisi 6.904,70. Indeks LQ45, yang melacak 45 saham unggulan, juga ikut menguat 4,87 poin (0,64 persen) ke level 769,28.
Teknikal Rebound IHSG dan Potensi Koreksi
Fanny Suherman, Head of Retail Research BNI Sekuritas, menilai penguatan IHSG ini sebagai “teknikal rebound” sesuai prediksi. Namun, ia mengingatkan potensi koreksi masih ada.
Penguatan ini dinilai rentan jika IHSG belum mampu menembus level 7.000. Ia menyarankan pemanfaatan peluang “take profit” jika kenaikan berlanjut.
Redanya Konflik Geopolitik dan Pernyataan The Fed
Meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah menjadi salah satu faktor penguat IHSG. Iran, Israel, dan Amerika Serikat (AS) dilaporkan telah mencapai kesepakatan gencatan senjata sementara.
Namun, arah konflik geopolitik ke depan masih belum pasti. Pasar saham pun mulai mencermati pernyataan terbaru Ketua The Fed, Jerome Powell.
Powell memberikan sinyal bahwa The Fed tidak akan terburu-buru menurunkan suku bunga. Mereka akan terus memantau dampak tarif AS terhadap perekonomian.
Pergerakan Pasar Saham Global
Bursa saham Eropa ditutup menguat pada Selasa (24/06), didorong oleh gencatan senjata Iran-Israel. Stoxx Europe 600 naik 1,2 persen.
DAX Jerman menguat 1,6 persen, CAC 40 Prancis naik 1 persen, sementara FTSE 100 Inggris relatif stagnan.
Wall Street juga menunjukkan tren positif. Dow Jones Industrial Average naik 1,19 persen ke 43.089,02. S&P 500 menguat 1,11 persen ke 6.092,18, dan Nasdaq Composite naik 1,43 persen ke 19.912,5.
Bursa saham Asia juga kompak menguat pada Rabu pagi. Nikkei Jepang naik 0,18 persen, Shanghai naik 0,04 persen, Hang Seng Hong Kong naik 0,85 persen, dan Strait Times Singapura naik 0,58 persen.
Komitmen The Fed Menjaga Inflasi
Jerome Powell menegaskan komitmen The Fed untuk mengendalikan inflasi. The Fed kemungkinan akan mempertahankan suku bunga hingga ada kejelasan lebih lanjut tentang dampak tarif terhadap harga.
Powell menyatakan bahwa pembuat kebijakan berada pada posisi yang tepat untuk menunggu dan mempelajari data ekonomi sebelum memutuskan penyesuaian kebijakan moneter.
Pasar saham AS kembali ditutup positif pada Selasa malam. Dow Jones naik 1,19%, S&P 500 naik 1,11%, dan Nasdaq Composite naik 1,43%. Indeks-indeks tersebut mendekati level tertinggi 52 minggu.
Secara keseluruhan, pergerakan IHSG hari Rabu pagi menunjukkan respon positif terhadap meredanya konflik geopolitik dan pernyataan The Fed. Namun, potensi koreksi masih perlu diwaspadai, terutama jika IHSG belum mampu menembus level 7.000. Pemantauan perkembangan geopolitik dan kebijakan moneter global tetap menjadi hal penting bagi para investor.











