IHSG Ambles Tajam, AS Serang Iran: Saham Merah Darah?

Playmaker

IHSG Ambles Tajam, AS Serang Iran: Saham Merah Darah?
Sumber: Liputan6.com

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan signifikan sebesar 1,8 persen pada perdagangan Senin, 23 Juni 2025, dan ditutup di level 6.781. Penurunan tajam ini terjadi menyusul serangan Amerika Serikat terhadap tiga situs nuklir Iran.

Serangan tersebut memicu kekhawatiran geopolitik yang berdampak luas pada pasar saham global, termasuk Indonesia. Kondisi ini mengakibatkan investor cenderung melakukan aksi jual besar-besaran.

Penurunan IHSG dan Dampak Serangan AS ke Iran

Jelang penutupan sesi pertama, IHSG tercatat merosot 1,85 persen ke posisi 6.779. Indeks LQ45 juga ikut tertekan, turun 1,65 persen ke level 752.

Seluruh indeks saham acuan mengalami penurunan. Hal ini menunjukkan sentimen negatif yang merata di pasar.

Pada sesi pertama, IHSG bergerak di antara level tertinggi 6.834,76 dan terendah 6.751,86. Dominasi saham melemah, sebanyak 518 saham, menekan IHSG.

Sebanyak 118 saham menguat, sementara 157 saham stagnan. Aktivitas perdagangan terbilang tinggi dengan total frekuensi 761.812 kali.

Volume perdagangan mencapai 12,4 miliar saham, dan nilai transaksi harian mencapai Rp 7,2 triliun. Data ini mencerminkan tingginya aktivitas jual beli di tengah ketidakpastian pasar.

Analisis Pergerakan Sektor Saham

Semua sektor saham kompak mengalami penurunan. Sektor energi mengalami penurunan terdalam, yaitu 2,14 persen.

Sektor dasar mengalami penurunan 1,39 persen, sektor industri turun 1,95 persen, dan sektor konsumsi non-siklikal turun 2,21 persen.

Sektor konsumsi siklikal juga tertekan, turun 2,87 persen. Sektor kesehatan turun 1,64 persen, sektor keuangan turun 1,19 persen.

Penurunan juga terjadi di sektor properti (2,84 persen), teknologi (2,96 persen), infrastruktur (2,08 persen), dan transportasi (0,71 persen). Ini menunjukkan dampak yang meluas dari sentimen negatif.

Pergerakan Saham Tertentu dan Saham Berjangka AS

Saham BRMS melemah 1,4 persen ke posisi Rp 408 per saham. Meskipun dibuka naik, saham ini kemudian mengalami penurunan sepanjang hari.

Sebaliknya, saham MEDC naik 2,8 persen ke posisi Rp 1.470 per saham, dan saham PSAB naik 4,24 persen ke posisi Rp 492 per saham. Kinerja saham ini kontras dengan tren penurunan pasar secara keseluruhan.

Di pasar saham berjangka AS, indeks Dow Jones turun 109 poin (0,3 persen), S&P 500 turun 0,3 persen, dan Nasdaq turun 0,4 persen. Ini menunjukkan dampak global dari serangan AS ke Iran.

Harga minyak mentah berjangka AS naik 3,8 persen menjadi hampir USD 77 per barel. Kenaikan harga minyak ini dipengaruhi oleh kekhawatiran akan gangguan pasokan akibat konflik di Timur Tengah.

Para ahli memprediksi potensi peningkatan harga minyak hingga di atas USD 100 per barel jika terjadi pemblokiran jalur pelayaran penting. Hal ini akan berdampak besar terhadap perekonomian global.

China, sebagai pembeli minyak terbesar dari Iran, diharapkan dapat memainkan peran penting dalam meredakan ketegangan. Peran China dalam situasi ini sangat krusial.

Peningkatan probabilitas konflik yang lebih besar di Timur Tengah menambah ancaman bagi pasar saham dan perekonomian global yang sudah menghadapi ketidakpastian akibat kebijakan perdagangan internasional yang dinamis.

Kesimpulannya, serangan AS ke Iran telah menciptakan guncangan signifikan di pasar saham global, termasuk Indonesia. Ketidakpastian geopolitik dan potensi lonjakan harga minyak menjadi faktor utama yang mendorong penurunan IHSG dan pasar saham lainnya. Perkembangan selanjutnya dari konflik ini akan terus dipantau dengan cermat karena berpotensi membawa dampak lebih luas lagi.

Popular Post

Cara Analisis Fundamental Coin sebelum Trading

Crypto

7 Cara Analisis Fundamental Coin Sebelum Trading untuk Raih Profit Maksimal

Ingin berinvestasi di cryptocurrency dengan lebih bijak dan meminimalisir risiko? Analisis fundamental adalah kunci! Artikel ini akan memandu Anda melalui ...

Mengenal Jam Trading Forex yang Paling Menguntungkan

Forex

5 Rahasia Jam Trading Forex Paling Menguntungkan untuk Raih Profit Maksimal

Bermimpi meraih profit besar di pasar Forex? Ketahui kapan waktu terbaik untuk bertransaksi bisa menjadi kunci keberhasilan Anda. Bukan hanya ...

Mengenal Trading Saham: Panduan Dasar untuk Pemula

Saham

5 Cara Sukses Trading Saham untuk Pemula Raih Keuntungan Maksimal

Ingin meraih keuntungan finansial dan belajar mengelola investasi Anda sendiri? Trading saham bisa menjadi pilihan yang menarik, tetapi juga penuh ...

Panduan Dasar Trading Crypto dengan Futures di Binance

Crypto

Panduan Dasar Trading Crypto dengan Futures di Binance

Panduan Dasar Trading Crypto dengan Futures di Binance: Raih Potensi Keuntungan, Kelola Risiko dengan Bijak! Meta Deskripsi: Mulai trading crypto ...

Perbedaan Trading Emas Spot vs Futures

Crypto

Inilah 5 Fakta Menarik Tentang Perbedaan Trading Emas Spot vs Futures

Berinvestasi di emas menarik minat banyak orang, tetapi metode trading-nya beragam. Dua metode paling populer adalah trading emas spot dan ...

Tips Memilih Exchange Terbaik untuk Trading Crypto

Crypto

5 Rekomendasi Exchange Crypto Terbaik untuk Trader Pemula dan Profesional

Dunia kripto menawarkan peluang keuntungan yang menggiurkan, tetapi memilih exchange yang tepat adalah kunci keberhasilan. Salah pilih, dan Anda bisa ...