Hacker Kembalikan Kripto GMX USD 40 Juta, Raih Hadiah USD 5 Juta

Playmaker

Hacker Kembalikan Kripto GMX USD 40 Juta, Raih Hadiah USD 5 Juta
Sumber: Liputan6.com

Sebuah insiden peretasan yang mengguncang dunia kripto baru-baru ini berakhir dengan plot twist yang tak terduga. Kurang dari 48 jam setelah berhasil mencuri aset kripto senilai sekitar USD 42 juta (sekitar Rp 681 miliar dengan kurs Rp 16.216 per USD) dari platform perdagangan terdesentralisasi GMX, pelaku peretasan mengembalikan sebagian besar dana curian tersebut.

Kejadian ini menyoroti kerentanan platform DeFi dan sekaligus menunjukkan sisi lain dari komunitas kripto yang mengedepankan kerjasama dan solusi damai. Pengembalian dana ini juga menimbulkan pertanyaan menarik tentang motif peretas dan efektivitas strategi insentif dalam merespon serangan siber di dunia kripto.

Peretas GMX Mengembalikan Dana Curian

Analis on-chain PeckShield melaporkan bahwa peretas telah mengembalikan setidaknya USD 40,5 juta (sekitar Rp 656 miliar) dalam aset kripto, termasuk Ether (ETH) dan Legacy Frax Dollar (FRAX).

Peretasan terjadi pada 9 Juli 2025, memanfaatkan celah keamanan dalam kontrak pintar GMX versi V1. Tim GMX mengidentifikasi serangan tersebut sebagai “re-entrancy attack,” sebuah metode peretasan yang memungkinkan pelaku untuk memanipulasi fungsi kontrak pintar berulang kali.

Akibatnya, sistem salah menghitung saldo, memungkinkan peretas untuk secara artifisial menaikkan harga token GLP, token yang berperan sebagai penyedia likuiditas di GMX.

Peretas kemudian mencuri aset seperti Wrapped Bitcoin (WBTC), FRAX, dan DAI, lalu mentransfernya dari jaringan Arbitrum ke Ethereum, mengubahnya menjadi sekitar 11.700 ETH (kecuali FRAX).

Strategi GMX dan Respon Peretas

Sebagai respon atas peretasan tersebut, GMX mengirimkan pesan on-chain kepada peretas, menawarkan hadiah 10% dari total dana yang dicuri— sekitar USD 4,2 juta— dengan syarat pengembalian dana dalam waktu 48 jam dan jaminan kekebalan hukum.

Yang mengejutkan, peretas menyetujui tawaran tersebut dengan balasan singkat, “Oke, dana akan dikembalikan nanti.” Mereka kemudian mengembalikan FRAX senilai USD 10,49 juta (Rp 170,1 miliar) dan kemudian ETH senilai USD 32 juta (Rp 519 miliar).

Namun, karena kenaikan harga ETH, nilai aset ETH yang dikembalikan meningkat menjadi USD 35 juta (Rp 567,6 miliar). Hal ini menghasilkan keuntungan tambahan bagi peretas sekitar USD 3 juta (Rp 48,6 miliar), selain hadiah USD 4,2 juta yang telah dijanjikan.

Total, peretas menerima imbalan sekitar USD 4,5 juta (Rp 72,9 miliar) atas pengembalian dana curian tersebut. GMX pun menerima kembali dana sebesar USD 40,5 juta, jumlah awal yang hilang.

GMX V2 dan Pemulihan Harga Token

GMX menegaskan bahwa insiden ini tidak memengaruhi protokol GMX V2, karena versi terbaru tersebut telah diperbaiki dan tidak memiliki kerentanan yang sama dengan versi sebelumnya.

Sebagai tindakan pencegahan, GMX juga mencabut batas pencetakan (mint cap) pada token penyedia likuiditas di Arbitrum dan Avalanche.

Setelah kejadian ini, harga token GMX yang sempat anjlok, mulai pulih. Menurut data CoinMarketCap, harga token naik lebih dari 13% pada hari pengumuman pengembalian dana.

Insiden peretasan GMX ini memberikan pelajaran penting bagi industri kripto tentang pentingnya keamanan kontrak pintar dan strategi respons terhadap serangan siber. Meskipun peretas berhasil mendapatkan keuntungan, pengembalian dana menunjukkan potensi solusi damai dan insentif dalam mengelola krisis di ekosistem DeFi.

Ke depan, langkah-langkah keamanan yang lebih ketat dan audit berkala terhadap kontrak pintar menjadi krusial untuk mencegah insiden serupa dan menjaga kepercayaan investor di platform DeFi. Insiden ini juga menyoroti dinamika yang kompleks dalam dunia kripto, di mana teknologi, keamanan, dan insentif ekonomi saling berkaitan erat.

Popular Post

Cara Analisis Fundamental Coin sebelum Trading

Crypto

7 Cara Analisis Fundamental Coin Sebelum Trading untuk Raih Profit Maksimal

Ingin berinvestasi di cryptocurrency dengan lebih bijak dan meminimalisir risiko? Analisis fundamental adalah kunci! Artikel ini akan memandu Anda melalui ...

Mengenal Jam Trading Forex yang Paling Menguntungkan

Forex

5 Rahasia Jam Trading Forex Paling Menguntungkan untuk Raih Profit Maksimal

Bermimpi meraih profit besar di pasar Forex? Ketahui kapan waktu terbaik untuk bertransaksi bisa menjadi kunci keberhasilan Anda. Bukan hanya ...

Mengenal Trading Saham: Panduan Dasar untuk Pemula

Saham

5 Cara Sukses Trading Saham untuk Pemula Raih Keuntungan Maksimal

Ingin meraih keuntungan finansial dan belajar mengelola investasi Anda sendiri? Trading saham bisa menjadi pilihan yang menarik, tetapi juga penuh ...

Panduan Dasar Trading Crypto dengan Futures di Binance

Crypto

Panduan Dasar Trading Crypto dengan Futures di Binance

Panduan Dasar Trading Crypto dengan Futures di Binance: Raih Potensi Keuntungan, Kelola Risiko dengan Bijak! Meta Deskripsi: Mulai trading crypto ...

Perbedaan Trading Emas Spot vs Futures

Crypto

Inilah 5 Fakta Menarik Tentang Perbedaan Trading Emas Spot vs Futures

Berinvestasi di emas menarik minat banyak orang, tetapi metode trading-nya beragam. Dua metode paling populer adalah trading emas spot dan ...

Tips Memilih Exchange Terbaik untuk Trading Crypto

Crypto

5 Rekomendasi Exchange Crypto Terbaik untuk Trader Pemula dan Profesional

Dunia kripto menawarkan peluang keuntungan yang menggiurkan, tetapi memilih exchange yang tepat adalah kunci keberhasilan. Salah pilih, dan Anda bisa ...