PT Gudang Garam Tbk (GGRM) akan membagikan dividen tunai senilai Rp 962,04 miliar untuk tahun buku 2024. Pembagian dividen ini setara dengan Rp 500 per saham. Keputusan ini telah disetujui pemegang saham pada tanggal 25 Juni 2025. Informasi ini diumumkan melalui keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Minggu, 6 Juli 2025.
Pembagian Dividen Gudang Garam: Jadwal dan Rincian
PT Gudang Garam menetapkan pembagian dividen dengan mempertimbangkan kinerja keuangan tahun 2024. Laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk mencapai Rp 980,80 miliar.
Saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya tercatat sebesar Rp 60,73 triliun. Total ekuitas perusahaan mencapai Rp 61,91 triliun.
Berikut jadwal lengkap pembagian dividen tunai:
- Tanggal cum dividen di pasar regular dan negosiasi: 4 Juli 2025
- Tanggal ex dividen di pasar regular dan negosiasi: 7 Juli 2025
- Tanggal cum dividen di pasar tunai: 8 Juli 2025
- Tanggal ex dividen di pasar tunai: 9 Juli 2025
- Tanggal daftar pemegang saham berhak atas dividen: 8 Juli 2025, pukul 16.00 WIB
- Tanggal pembayaran dividen: 23 Juli 2025
Pada penutupan perdagangan Jumat, 4 Juli 2025, harga saham GGRM naik 1,08% menjadi Rp 9.325 per saham. Total volume perdagangan mencapai 10.256 saham dengan nilai transaksi Rp 9,5 miliar.
Kinerja Keuangan Gudang Garam Tahun 2024
Pada tahun 2024, PT Gudang Garam mengalami penurunan pendapatan dan laba. Pendapatan turun signifikan sebesar 117,06% menjadi Rp 98,65 triliun dibandingkan tahun 2023 yang mencapai Rp 118,95 triliun.
Biaya pokok pendapatan juga mengalami penurunan sebesar 14,45%, namun laba bruto terpangkas cukup besar hingga 35,7%.
Beban usaha justru mengalami kenaikan, sementara laba usaha merosot drastis sebesar 74,41%. Laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk pun turun tajam hingga 81,57%.
Laba per saham dasar dan dilusi juga mengalami penurunan yang signifikan. Total ekuitas naik tipis, sementara liabilitas dan aset mengalami penurunan. Kas dan setara kas juga berkurang dibandingkan tahun sebelumnya.
Kebijakan Dividen Gudang Garam Tahun 2023
Berbeda dengan tahun 2024, PT Gudang Garam memutuskan untuk tidak membagikan dividen untuk tahun buku 2023. Walaupun laba bersih tahun 2023 naik 91,55% menjadi Rp 5,32 triliun.
Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi global yang masih belum stabil. Kenaikan suku bunga acuan The Fed menjadi salah satu faktor pertimbangan utama.
Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan Gudang Garam, Heru Budiman, menjelaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas keuangan perusahaan dan menghindari peningkatan beban bunga pinjaman. Potensi pembagian dividen yang lebih tinggi di masa mendatang akan lebih mungkin terjadi jika suku bunga global menunjukkan tren penurunan yang signifikan.
Perusahaan menjelaskan bahwa pembagian dividen tahun ini merupakan komitmen kepada para pemegang saham, meski kinerja keuangan tahun 2024 menunjukkan penurunan. Keputusan ini mencerminkan pertimbangan yang matang di tengah dinamika ekonomi global yang fluktuatif. Ke depan, kebijakan dividen Gudang Garam akan terus disesuaikan dengan kondisi keuangan perusahaan dan prospek bisnis.











