Pemerintah Indonesia merevisi target pertumbuhan ekonomi tahun 2025 dari 5,2% menjadi 5%. Meskipun mengalami pemangkasan, Istana Kepresidenan menegaskan sejumlah upaya akan dilakukan untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi pada semester kedua tahun ini.
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hasan Nasbi, menjelaskan berbagai strategi yang diterapkan pemerintah untuk mencapai target tersebut. Ia menekankan pentingnya penyesuaian mengingat perlambatan ekonomi global.
Upaya Pemerintah Menggenjot Pertumbuhan Ekonomi
Pemerintah telah memulai relaksasi belanja pemerintah setelah melakukan efisiensi sebelumnya. Langkah ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi.
Selain itu, bantuan sosial juga akan terus ditingkatkan untuk menjaga daya beli masyarakat. Hal ini dianggap krusial dalam menopang perekonomian domestik.
Program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) juga akan terus didorong. Program ini diyakini mampu menstimulasi ekonomi melalui rantai pasoknya.
Hasan Nasbi menambahkan, belanja pemerintah yang meliputi belanja modal, belanja barang, dan belanja bantuan sosial akan menjadi stimulus utama bagi perekonomian dalam enam bulan ke depan.
Pemangkasan Target Mengikuti Perlambatan Ekonomi Global
Penyesuaian target pertumbuhan ekonomi dilakukan sebagai respons terhadap perlambatan ekonomi global. Pertumbuhan ekonomi global diprediksi hanya mencapai 2,3%.
Pemerintah menilai pemangkasan target tersebut masih berada di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi global. Hal ini menunjukkan upaya pemerintah untuk tetap menjaga perekonomian domestik.
Hasan Nasbi menjelaskan bahwa penyesuaian merupakan langkah yang wajar mengingat dampak perlambatan ekonomi global terhadap Indonesia. Pemerintah perlu melakukan adaptasi terhadap perubahan situasi internasional.
Harapan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Semester Kedua
Pemerintah optimistis upaya-upaya yang dilakukan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi pada semester kedua tahun 2025. Relaksasi belanja pemerintah dan peningkatan bantuan sosial diharapkan mampu meningkatkan daya beli masyarakat.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga diharapkan memberikan dampak positif pada perekonomian melalui stimulasi rantai pasok. Pemerintah akan terus memantau perkembangan ekonomi dan melakukan penyesuaian jika diperlukan.
Meskipun target pertumbuhan ekonomi telah dipangkas, pemerintah tetap berkomitmen untuk mencapai angka pertumbuhan yang lebih baik di semester kedua. Upaya ini diharapkan dapat menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah tantangan ekonomi global.
Dengan berbagai strategi yang telah disiapkan, pemerintah berharap dapat mencapai target pertumbuhan ekonomi 5% di tahun 2025. Komitmen dan adaptasi terhadap perubahan ekonomi global menjadi kunci keberhasilan upaya ini.











