Euro Stablecoin Melonjak 44%: Nilai Pasar Terdongkrak Mata Uang Eropa

Playmaker

Euro Stablecoin Melonjak 44%: Nilai Pasar Terdongkrak Mata Uang Eropa
Sumber: Liputan6.com

Kenaikan nilai Euro terhadap Dolar AS pada semester pertama tahun 2025 telah memicu peningkatan signifikan pada nilai pasar stablecoin yang dipatok pada Euro. Hal ini menunjukkan adanya pergeseran minat investor dari stablecoin berbasis Dolar AS menuju alternatif berbasis Euro.

Pertumbuhan ini menarik perhatian, terutama mengingat kinerja Euro yang mengungguli beberapa indeks pasar utama, termasuk Nasdaq dan S&P 500. Fenomena ini membuka peluang baru dalam dunia kripto dan mengindikasikan potensi diversifikasi portofolio investasi.

Lonjakan Nilai Euro Dorong Pertumbuhan Stablecoin Berbasis Euro

Nilai tukar Euro-Dolar AS (EUR/USD) meningkat pesat sebesar 12,88% di semester pertama 2025.

Kenaikan ini bahkan hampir menyamai pertumbuhan Bitcoin (14,8%) dan melampaui kinerja Nasdaq dan S&P 500.

Sebagai konsekuensi, kapitalisasi pasar gabungan 21 stablecoin yang dipatok pada Euro melonjak 44%, dari USD 310 juta menjadi USD 480 juta (sekitar Rp 7,7 triliun).

EURC Circle, stablecoin yang terdaftar di AS, memimpin pertumbuhan ini dengan peningkatan kapitalisasi pasar sebesar 138%, mencapai USD 200,36 juta (sekitar Rp 3,2 triliun).

Seorang pelaku pasar kripto dengan nama samaran Legendary, dari acara “The Modern Market Show”, bahkan menyatakan bahwa mengalihkan stablecoin dari USDC/USDT ke EURC merupakan salah satu investasi terbaiknya tahun ini.

Dominasi USDT Tetap Kuat Meski Munculnya Alternatif

Meskipun stablecoin berbasis Euro mengalami pertumbuhan signifikan, kapitalisasi pasarnya masih jauh lebih rendah dibandingkan stablecoin berbasis Dolar AS.

Stablecoin Dolar AS masih memiliki nilai pasar kumulatif sebesar USD 254,88 miliar (sekitar Rp 4,1 triliun), jauh lebih besar dari stablecoin Euro.

Tether’s USDT tetap menjadi pemain dominan di pasar stablecoin global.

Pasokan USDT mencapai rekor tertinggi sepanjang masa, yakni USD 156,1 miliar (sekitar Rp 2,5 kuadriliun).

Sebagian besar pasokan USDT (90%) terkonsentrasi di jaringan Ethereum dan Tron, dengan Tron menjadi yang terbesar (50,47%).

Sebaliknya, USDC, stablecoin pesaing dari Circle, menunjukkan peningkatan popularitas di beberapa blockchain yang lebih kecil.

Dominasi Pasar dan Dampak Regulasi

Meskipun mengalami peningkatan popularitas USDC, dominasi USDT tetap stabil di angka 62,10% dari total pasokan stablecoin.

USDC sendiri hanya menguasai sekitar 24% dari pasar.

Menariknya, dominasi USDT sempat menurun pada akhir tahun 2024.

Hal ini bertepatan dengan implementasi regulasi stablecoin MiCA Uni Eropa.

Tether, alih-alih mematuhi regulasi tersebut, memilih untuk menarik diri dari pasar dan menghentikan penerbitan EURT.

Perusahaan juga menghadapi delisting di beberapa bursa utama.

Kesimpulannya, perkembangan pasar stablecoin terus dinamis dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk fluktuasi nilai mata uang fiat dan regulasi yang terus berkembang.

Peningkatan popularitas stablecoin berbasis Euro menunjukkan adanya diversifikasi portofolio investor, tetapi dominasi USDT tetap kokoh. Ke depannya, akan menarik untuk mengamati bagaimana regulasi dan inovasi teknologi berdampak pada lanskap pasar ini.

Disclaimer: Artikel ini bertujuan informatif dan bukan sebagai saran investasi. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Popular Post

Cara Analisis Fundamental Coin sebelum Trading

Crypto

7 Cara Analisis Fundamental Coin Sebelum Trading untuk Raih Profit Maksimal

Ingin berinvestasi di cryptocurrency dengan lebih bijak dan meminimalisir risiko? Analisis fundamental adalah kunci! Artikel ini akan memandu Anda melalui ...

Mengenal Jam Trading Forex yang Paling Menguntungkan

Forex

5 Rahasia Jam Trading Forex Paling Menguntungkan untuk Raih Profit Maksimal

Bermimpi meraih profit besar di pasar Forex? Ketahui kapan waktu terbaik untuk bertransaksi bisa menjadi kunci keberhasilan Anda. Bukan hanya ...

Mengenal Trading Saham: Panduan Dasar untuk Pemula

Saham

5 Cara Sukses Trading Saham untuk Pemula Raih Keuntungan Maksimal

Ingin meraih keuntungan finansial dan belajar mengelola investasi Anda sendiri? Trading saham bisa menjadi pilihan yang menarik, tetapi juga penuh ...

Panduan Dasar Trading Crypto dengan Futures di Binance

Crypto

Panduan Dasar Trading Crypto dengan Futures di Binance

Panduan Dasar Trading Crypto dengan Futures di Binance: Raih Potensi Keuntungan, Kelola Risiko dengan Bijak! Meta Deskripsi: Mulai trading crypto ...

Perbedaan Trading Emas Spot vs Futures

Crypto

Inilah 5 Fakta Menarik Tentang Perbedaan Trading Emas Spot vs Futures

Berinvestasi di emas menarik minat banyak orang, tetapi metode trading-nya beragam. Dua metode paling populer adalah trading emas spot dan ...

Tips Memilih Exchange Terbaik untuk Trading Crypto

Crypto

5 Rekomendasi Exchange Crypto Terbaik untuk Trader Pemula dan Profesional

Dunia kripto menawarkan peluang keuntungan yang menggiurkan, tetapi memilih exchange yang tepat adalah kunci keberhasilan. Salah pilih, dan Anda bisa ...