PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) mendapatkan lampu hijau dari pemegang saham untuk melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 26 Juni 2025. Dana yang diperoleh akan digunakan untuk membiayai pengembangan Blok Minyak KKS Malacca Strait di Riau.
ENRG merencanakan penerbitan sebanyak-banyaknya 2.482.123.025 saham baru. Jumlah ini mewakili 10% dari total saham yang telah ditempatkan dan disetor. Perusahaan juga mengumumkan kinerja keuangan positif di tahun 2024.
Private Placement untuk Pengembangan Blok Minyak Malacca Strait
Aksi korporasi ini disetujui mayoritas pemegang saham dalam RUPSLB. Dana yang didapatkan dari private placement akan dialokasikan untuk belanja modal dan modal kerja Blok Minyak KKS Malacca Strait di Riau, Sumatera.
Sebesar 70% dana akan digunakan untuk kegiatan pemboran. Sisa 30% dialokasikan untuk modal kerja, termasuk pengadaan barang dan jasa di luar kegiatan pemboran. Investasi ini diharapkan dapat meningkatkan produksi dan efisiensi operasional.
Kinerja Keuangan ENRG di Tahun 2024: Pertumbuhan yang Stabil
Laporan keuangan ENRG menunjukkan peningkatan kinerja di tahun 2024 dibandingkan tahun 2023. Produksi minyak menunjukan pertumbuhan yang stabil.
Harga jual minyak dan gas tetap konsisten di atas USD 79 per barel dan USD 6,5 per MMBtu. Hal ini berdampak positif pada penjualan bersih, EBITDA, dan laba bersih. Penjualan bersih mencapai USD 467 juta, EBITDA USD 278 juta, dan laba bersih USD 75 juta.
Pertumbuhan Positif di Berbagai Sektor
Penjualan bersih meningkat 11% dibandingkan tahun 2023. EBITDA meningkat sebesar 5%. Laba bersih juga naik 10% dari tahun sebelumnya. Keberhasilan ini menunjukkan strategi bisnis ENRG yang efektif.
Selain itu, ENRG juga melakukan beberapa akuisisi aset migas yang sudah berproduksi di tahun 2024. Akuisisi ini meliputi Blok Minyak Siak & Kampar di Riau, dan Blok Gas Sengkang di Sulawesi Selatan. Strategi ekspansi ini memperkuat posisi perusahaan di industri migas.
Penemuan Kandungan Minyak Bumi di Blok Bentu
Anak perusahaan ENRG, EMP Bentu Limited, menemukan kandungan minyak bumi di tempat (oil in place) di Blok Bentu, Riau. Perkiraan jumlah kandungan awal mencapai 20 juta barel dari Lapangan Central East Napuh (CEN) Deep South.
Temuan ini berasal dari Sumur Eksplorasi Central East Napuh 02 Deep Well (CEN-02). Dengan kedalaman 4.647 kaki, sumur ini menunjukkan potensi produksi tambahan sebesar 1.500–2.500 barel minyak per hari. Hal ini menambah optimisme terhadap potensi pengembangan Blok Bentu.
Potensi Peningkatan Produksi Minyak
KKS WK Bentu, lokasi penemuan, telah memproduksi gas dengan cadangan dan sumber daya kontingen (2P + 2C) sebesar 375,6 miliar kaki kubik gas per 1 Januari 2025. Target produksi gas pada tahun yang sama mencapai 93 juta kaki kubik per hari.
Penemuan minyak bumi ini diharapkan dapat meningkatkan produksi minyak dan gas nasional, sejalan dengan inisiatif pemerintah untuk mencapai kemandirian energi. ENRG berkomitmen untuk terus melakukan eksplorasi dan pengembangan di Blok Bentu.
Dengan keberhasilan private placement dan temuan baru di Blok Bentu, ENRG menunjukkan komitmen yang kuat dalam pengembangan bisnisnya di sektor migas. Perusahaan ini terus menunjukkan kinerja yang solid dan berpotensi memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian Indonesia.











