PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) membagikan dividen tunai final sebesar Rp250 per saham untuk tahun buku 2024. Keputusan ini diumumkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 20 Juni 2025, dengan total dividen yang dibagikan mencapai Rp2,92 triliun. Pembagian dividen ini mencerminkan kinerja keuangan ICBP yang solid sepanjang tahun 2024.
Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp7,08 triliun. Selain dividen, sebagian laba dialokasikan untuk dana cadangan dan sisanya sebagai saldo laba ditahan.
Dividen ICBP: Rincian dan Jadwal Pembagian
ICBP akan membagikan dividen tunai sebesar Rp250 per saham, atau total Rp2.915.477.000.000. Pembagian dividen ini telah disetujui dalam RUPS.
Pembayaran dividen akan dilakukan pada 19 Juli 2025. Berikut jadwal penting yang perlu diperhatikan oleh pemegang saham:
- Cum Dividen di Pasar Reguler & Negosiasi: 27 Juni 2025
- Ex Dividen di Pasar Reguler & Negosiasi: 28 Juni 2025
- Cum Dividen di Pasar Tunai: 1 Juli 2025
- Ex Dividen di Pasar Tunai: 2 Juli 2025
- Tanggal Recording (Daftar Pemegang Saham Berhak Dividen): 1 Juli 2025
Kinerja Keuangan ICBP di Tahun 2024
Penjualan ICBP di tahun 2024 mencapai Rp72,60 triliun, meningkat 7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini dicapai meskipun menghadapi berbagai tantangan ekonomi.
Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga meningkat menjadi Rp7,07 triliun dari Rp6,99 triliun di tahun 2023. Kenaikan ini didorong oleh peningkatan volume penjualan dan efisiensi operasional.
Meskipun beban pokok penjualan meningkat sebesar 6,8 persen menjadi Rp45,70 triliun, laba usaha ICBP tetap tumbuh sebesar 13,43 persen menjadi Rp16,32 triliun. Hal ini menunjukkan peningkatan marjin laba usaha dari 21,2 persen menjadi 22,5 persen. Direktur Utama dan CEO ICBP, Anthoni Salim, menyebut peningkatan produktivitas dan efisiensi sebagai faktor kunci keberhasilan ini.
Prospek ICBP di Tahun 2025 dan Ketahanan Keuangan
ICBP memiliki fundamental keuangan yang kuat dengan total aset mencapai Rp126,04 triliun dan kas setara kas sebesar Rp25,29 triliun pada akhir tahun 2024. Total ekuitas juga meningkat 7,9 persen menjadi Rp67,04 triliun.
Anthoni Salim menyatakan kesiapan ICBP menghadapi tantangan ekonomi global di tahun 2025. Perusahaan berencana untuk terus mendorong pertumbuhan penjualan dan volume, serta mempertahankan profitabilitas dan kesehatan neraca keuangan.
Dengan kinerja yang solid dan posisi keuangan yang kokoh, ICBP berkomitmen untuk memberikan nilai tambah bagi pemegang saham, baik melalui pertumbuhan bisnis maupun pembagian dividen berkelanjutan. Pembagian dividen ini menjadi bukti nyata komitmen tersebut.











