PT Citra Tubindo Tbk (CTBN) akan membagikan dividen tunai tahun buku 2024 sebesar Rp 424,19 miliar. Pembagian dividen ini setara dengan Rp 530 per saham. Keputusan ini telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 12 Juni 2025, dan diumumkan melalui keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 19 Juni 2025.
Persetujuan pembagian dividen didasarkan pada kinerja keuangan CTBN per 31 Desember 2024. Laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk tercatat sebesar USD 26,20 juta. Saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya mencapai USD 75,93 juta, dengan total ekuitas sebesar USD 128,88 juta.
Jadwal Pembagian Dividen CTBN
Pembagian dividen CTBN telah menetapkan jadwal yang jelas bagi para pemegang saham. Berikut detailnya:
- Tanggal efektif: 12 Juni 2025
- Tanggal cum dividen (pasar reguler & negosiasi): 20 Juni 2025
- Tanggal ex dividen (pasar reguler & negosiasi): 23 Juni 2025
- Tanggal cum dividen (pasar tunai): 24 Juni 2025
- Tanggal ex dividen (pasar tunai): 25 Juni 2025
- Tanggal Daftar Pemegang Saham (DPS) berhak atas dividen: 24 Juni 2025 pukul 16.00
- Tanggal pembayaran dividen: 15 Juli 2025
Pada penutupan perdagangan Rabu, 18 Juni 2025, harga saham CTBN mengalami kenaikan signifikan sebesar 9,89%. Saham CTBN ditutup pada posisi Rp 7.775 per saham.
Strategi Citra Tubindo Mendukung Kinerja Positif 2024
CTBN menargetkan pendapatan USD 291,44 juta (sekitar Rp 4,77 triliun) dan laba bersih USD 19,69 juta (sekitar Rp 322,5 miliar) pada tahun 2024. Target ini optimistis mengingat prospek harga minyak dan gas yang diprediksi meningkat.
Direktur Utama Citra Tubindo, Fajar Wahyudi, mengakui tantangan transisi energi dan penurunan harga minyak pada akhir 2023. Namun, ia tetap optimistis karena proyeksi permintaan minyak dan gas yang tinggi.
Faktor Fundamental dan Ekspansi Pasar Ekspor
Proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang positif menjadi faktor fundamental yang mendorong optimisme CTBN. Lembaga internasional memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global akan meningkat dari 2,3% pada 2023 menjadi sekitar 2,9% pada 2024.
Pertumbuhan ekonomi ini membutuhkan energi yang cukup. Setiap pertumbuhan ekonomi 1% memerlukan pertumbuhan penyediaan energi 1,5%-2%. CTBN melihat peluang besar di sini.
CTBN juga berencana memperluas pasar ekspor ke Timur Tengah dan Afrika. Mereka akan memperkuat portofolio pelanggan dan mengembangkan peluang di energi transisi di Indonesia dan Asia Tenggara. Perusahaan juga memiliki berbagai proyek penting, baik skala nasional maupun internasional.
Citra Tubindo, sebagai produsen premium Oil Country Tubular Goods (OCTG), memperoleh pendapatan USD 46,47 juta dan laba bersih USD 2,87 juta pada Maret 2024. Ke depan, CTBN akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan memperluas layanan ke pelanggan baru. Komitmen ini menjadi landasan bagi pembagian dividen yang menguntungkan pemegang saham.











