Circle Pasca-IPO: Raih Lisensi Kustodian Aset Kripto

Playmaker

Circle Pasca-IPO: Raih Lisensi Kustodian Aset Kripto
Sumber: Liputan6.com

Perusahaan stablecoin Circle mengajukan permohonan untuk mendirikan bank perwalian nasional di Amerika Serikat (AS). Langkah ini diambil tak lama setelah penawaran umum perdana saham (IPO) Circle yang berhasil mengumpulkan hampir USD 18 miliar (sekitar Rp 290,87 triliun dengan asumsi kurs Rp 16.159 per USD) awal bulan ini.

Jika disetujui oleh Kantor Pengawas Mata Uang AS (OCC), Circle akan dapat bertindak sebagai kustodian untuk cadangannya sendiri dan menyimpan aset kripto atas nama klien institusional. Namun, berbeda dengan bank tradisional, lisensi ini tidak akan mengizinkan Circle menerima simpanan tunai dan memberikan pinjaman.

Stablecoin Didukung Dolar AS

USDC, stablecoin yang diterbitkan Circle, dirancang untuk mempertahankan nilai yang konstan, biasanya dipatok 1:1 terhadap dolar AS. Hal ini membuatnya menjadi alat yang populer di kalangan pedagang kripto untuk memindahkan dana antar token.

Saat ini, cadangan Circle terdiri dari surat utang jangka pendek AS, perjanjian pembelian kembali surat utang jangka pendek AS, dan uang tunai. Aset-aset ini disimpan dalam kustodian di BNY dan dikelola oleh BlackRock.

CEO Circle, Jeremy Allaire, menyatakan bahwa entitas bank perwalian baru, yang akan bernama First National Digital Currency Bank, N.A., akan mengelola cadangan USDC. Namun, beberapa cadangan tetap akan disimpan di bank-bank besar.

Lisensi tersebut juga memungkinkan Circle menyediakan layanan kustodian untuk aset digital lainnya bagi klien institusional. Namun, Allaire menekankan fokus utama pada aset seperti saham dan obligasi yang direpresentasikan sebagai token di blockchain, bukan pada kripto tradisional seperti Bitcoin dan Ether.

Menjadi Mainstream

Langkah Circle ini beriringan dengan upaya Kongres AS untuk menciptakan kerangka regulasi federal untuk stablecoin. RUU yang diajukan akan mewajibkan transparansi dalam komposisi cadangan stablecoin dan pelaporan bulanan.

Senat telah meloloskan RUU tersebut, dan DPR diprediksi akan segera mengikutinya. Setelah ditandatangani menjadi undang-undang oleh Presiden AS, RUU ini diperkirakan akan mempermudah integrasi stablecoin ke dalam sistem keuangan tradisional.

Allaire melihat langkah ini sebagai pergeseran dari fase adopsi awal ke arus utama. Circle pun sedang mempersiapkan diri untuk menyambut perubahan tersebut dalam industri kripto.

Beri Landasan yang Kuat

Dengan menjadi perusahaan publik dan mendapatkan lisensi bank perwalian nasional, Circle berharap dapat membangun kepercayaan dari lembaga keuangan dunia. Hal ini diharapkan akan memperkuat posisi Circle di pasar.

Perusahaan pialang Wall Street telah mulai menganalisis saham Circle, dengan beberapa memberikan peringkat “beli” dan target harga di atas USD 200. Namun, beberapa analis lain masih ragu karena valuasi saham Circle yang tinggi.

Kesimpulannya, langkah Circle untuk mengajukan permohonan lisensi bank perwalian nasional merupakan strategi penting untuk memperkuat posisinya di tengah perkembangan regulasi dan adopsi stablecoin yang semakin meluas. Keberhasilannya akan menjadi tonggak penting dalam integrasi aset kripto ke dalam sistem keuangan global.

Ke depannya, akan menarik untuk melihat bagaimana regulasi baru akan membentuk lanskap industri stablecoin dan bagaimana Circle akan memanfaatkan peluang ini untuk memimpin inovasi dalam sektor keuangan digital.

Popular Post

Cara Analisis Fundamental Coin sebelum Trading

Crypto

7 Cara Analisis Fundamental Coin Sebelum Trading untuk Raih Profit Maksimal

Ingin berinvestasi di cryptocurrency dengan lebih bijak dan meminimalisir risiko? Analisis fundamental adalah kunci! Artikel ini akan memandu Anda melalui ...

Mengenal Jam Trading Forex yang Paling Menguntungkan

Forex

5 Rahasia Jam Trading Forex Paling Menguntungkan untuk Raih Profit Maksimal

Bermimpi meraih profit besar di pasar Forex? Ketahui kapan waktu terbaik untuk bertransaksi bisa menjadi kunci keberhasilan Anda. Bukan hanya ...

Mengenal Trading Saham: Panduan Dasar untuk Pemula

Saham

5 Cara Sukses Trading Saham untuk Pemula Raih Keuntungan Maksimal

Ingin meraih keuntungan finansial dan belajar mengelola investasi Anda sendiri? Trading saham bisa menjadi pilihan yang menarik, tetapi juga penuh ...

Panduan Dasar Trading Crypto dengan Futures di Binance

Crypto

Panduan Dasar Trading Crypto dengan Futures di Binance

Panduan Dasar Trading Crypto dengan Futures di Binance: Raih Potensi Keuntungan, Kelola Risiko dengan Bijak! Meta Deskripsi: Mulai trading crypto ...

Perbedaan Trading Emas Spot vs Futures

Crypto

Inilah 5 Fakta Menarik Tentang Perbedaan Trading Emas Spot vs Futures

Berinvestasi di emas menarik minat banyak orang, tetapi metode trading-nya beragam. Dua metode paling populer adalah trading emas spot dan ...

Tips Memilih Exchange Terbaik untuk Trading Crypto

Crypto

5 Rekomendasi Exchange Crypto Terbaik untuk Trader Pemula dan Profesional

Dunia kripto menawarkan peluang keuntungan yang menggiurkan, tetapi memilih exchange yang tepat adalah kunci keberhasilan. Salah pilih, dan Anda bisa ...