Mantan CEO Celsius Network, Alex Mashinsky, resmi menarik semua klaim atas aset perusahaan yang telah dinyatakan bangkrut. Kesepakatan ini, yang diajukan ke Pengadilan Kepailitan Amerika Serikat di Distrik Selatan New York, mencegah Mashinsky dan tiga entitas terkaitnya—AM Ventures Holdings Inc., Koala1 LLC, dan Koala3 LLC—dari menerima bagian dana dari proses kebangkrutan. Langkah ini membuka jalan bagi distribusi yang lebih adil kepada para kreditur Celsius yang dirugikan.
Penarikan Klaim dan Distribusi Aset
Seluruh klaim yang diajukan atas nama Mashinsky dinyatakan ditarik dan tidak sah. Dia tidak akan menerima distribusi apa pun sesuai rencana reorganisasi Chapter 11 Celsius. Aset yang sebelumnya dialokasikan untuk Mashinsky kini akan didistribusikan ulang kepada kreditur lainnya. Pengadilan akan mengawasi proses distribusi ini, bahkan selama Mashinsky menjalani hukuman penjara atas penipuan terhadap nasabah Celsius. Seorang perwakilan pengadilan menyatakan kesepakatan ini memfasilitasi distribusi yang lebih adil kepada korban.
Kebangkrutan Celsius dan Kasus Hukum Mashinsky
Celsius mengajukan kebangkrutan pada Juli 2022 setelah gagal mengatasi krisis likuiditas. Praktik pinjaman berisiko tinggi yang dijalankan perusahaan terbongkar, memicu kekhawatiran dan penarikan dana massal yang tidak mampu dipenuhi Celsius. Perusahaan kemudian mencapai dua kesepakatan untuk keluar dari proses kebangkrutan dan beralih menjadi entitas pemulihan. Tujuan utama entitas pemulihan ini adalah mengembalikan dana kepada para kreditur.
Masalah Celsius bermula ketika platform tersebut membekukan penarikan dana pengguna karena kondisi pasar yang ekstrem. Hal ini memicu kepanikan dan mengakibatkan penarikan dana besar-besaran, mirip dengan “bank run,” yang akhirnya menumbangkan Celsius.
Hukuman Penjara dan Pengembalian Dana kepada Kreditur
Pada Mei 2025, Alex Mashinsky dijatuhi hukuman 12 tahun penjara. Ia dinyatakan bersalah atas penipuan komoditas dan penipuan sekuritas. Hukuman ini merupakan hasil dari penyalahgunaan dana nasabah dan manipulasi harga token CEL, milik Celsius. Jaksa awalnya menuntut hukuman 20 tahun, namun pengacara Mashinsky memohon keringanan hukuman.
Meskipun pengacara berargumen bahwa hukuman panjang akan menjadi hukuman mati di penjara mengingat usia dan riwayat militer Mashinsky, beberapa kreditur menginginkan hukuman maksimal. Celsius kehilangan lebih dari USD 5 miliar akibat kehancurannya. Upaya untuk membayar kembali kreditur terus berlangsung, dan penghapusan klaim Mashinsky diharapkan mempercepat proses distribusi. Seorang juru bicara tim restrukturisasi Celsius menyatakan komitmen untuk memaksimalkan pengembalian dana kepada korban.
Hingga Agustus 2024, lebih dari USD 2,5 miliar telah dikembalikan kepada sekitar 251.000 kreditur. Ini mencakup sekitar 93% dari total klaim. Namun, sekitar 121.000 kreditur belum mengklaim dana mereka, sebagian besar dengan nilai klaim kurang dari USD 100. Tim restrukturisasi mendorong para kreditur untuk segera mengajukan klaim. Mereka menekankan pentingnya memastikan semua korban, sekecil apapun kerugiannya, mendapatkan haknya.
Kasus Celsius merupakan pelajaran penting tentang risiko investasi kripto dan pentingnya due diligence sebelum berinvestasi. Perkembangan terkini ini menunjukkan komitmen terhadap keadilan bagi para korban, namun juga menyoroti betapa kompleks dan panjang proses pemulihan dana dapat terjadi dalam kasus kebangkrutan kripto. Penting bagi investor untuk memahami bahwa investasi kripto berisiko tinggi dan tidak ada jaminan pengembalian dana.











