CEO Ark Invest, Cathie Wood, kembali menegaskan keyakinannya terhadap tren penguatan Bitcoin. Ia sebelumnya telah memprediksi harga Bitcoin akan melampaui USD 1,5 juta atau setara dengan Rp 24,28 miliar (berdasarkan kurs USD terhadap rupiah sekitar 16.188). Keyakinan ini tetap teguh meskipun terjadi berbagai gejolak ekonomi global.
ARK Invest, perusahaan investasi milik Wood, terus memegang saham di beberapa perusahaan kripto ternama seperti Coinbase, Circle, dan Robinhood. Hal ini menunjukkan komitmen mereka terhadap sektor kripto dan potensi pertumbuhannya di masa depan.
Ketahanan Bitcoin di Tengah Krisis Global
Wood menekankan ketahanan Bitcoin terhadap berbagai krisis terkini. Ia mencontohkan ketahanan Bitcoin terhadap kebijakan tarif perdagangan yang diumumkan Presiden AS Donald Trump dan pemboman fasilitas nuklir Iran oleh AS.
Meskipun kebijakan tarif Trump sempat menyebabkan penurunan harga Bitcoin dari USD 85.180,61 menjadi USD 76.273,56 dalam waktu singkat, Bitcoin dengan cepat pulih dan bahkan melampaui harga sebelum kebijakan tersebut diberlakukan.
Puncaknya, Bitcoin mencapai harga tertinggi sepanjang masa di angka USD 111.970,17 pada 22 Mei 2025. Meskipun sempat turun di bawah USD 99.000 pada 22 Juni 2025 di tengah konflik Amerika Serikat-Israel-Iran, Bitcoin kembali pulih di atas USD 105.000 pada 24 Juni 2025.
Wood menyebut ketahanan Bitcoin ini sebagai sinyal positif. Ia menyatakan Bitcoin mendekati titik tertinggi baru pada 4 Juli 2025.
Pergeseran Strategi Keuangan Masyarakat Indonesia
Di Indonesia, tekanan ekonomi mendorong perubahan strategi pengelolaan keuangan masyarakat. Laporan YouGov menunjukkan individu menyesuaikan cara menabung, berutang, dan berinvestasi.
Kenaikan biaya hidup membuat masyarakat lebih hati-hati dalam pengambilan keputusan finansial. Mereka juga semakin melek digital dan mencari alternatif investasi yang stabil.
Emas masih menjadi pilihan utama, tetapi minat terhadap aset kripto, termasuk Bitcoin, menunjukkan peningkatan yang signifikan. Hal ini sejalan dengan survei Consensys dan YouGov tahun 2024 yang menunjukkan tingginya keterbukaan masyarakat Indonesia terhadap aset kripto.
Survei tersebut juga menunjukkan menurunnya kepercayaan terhadap layanan keuangan tradisional. CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, mengamati perubahan signifikan dalam pola pikir keuangan masyarakat Indonesia.
Masyarakat semakin mencari alternatif investasi yang memberikan imbal hasil dan pertumbuhan nilai aset jangka panjang. Ini merupakan momentum penting untuk edukasi finansial dan pemahaman instrumen investasi, termasuk kripto.
Bitcoin: Positive-Sum Game, Bukan Zero-Sum Game
Muncul anggapan di media sosial bahwa Bitcoin merupakan permainan zero-sum game, di mana keuntungan satu pihak adalah kerugian pihak lain. Namun, pandangan ini dibantah oleh beberapa pihak.
Calvin Kizana menegaskan Bitcoin adalah positive-sum game. Sistem ini memungkinkan semua pihak mendapatkan manfaat melalui partisipasi, inovasi, dan kolaborasi.
Nilai Bitcoin tidak hanya berasal dari spekulasi, tetapi juga dari kepercayaan, adopsi teknologi, dan fungsinya sebagai alternatif sistem keuangan. Inovasi, infrastruktur, edukasi, dan inklusi terus berkembang dalam ekosistem kripto.
Ekosistem kripto menawarkan peluang luas, mulai dari pengembangan teknologi hingga peningkatan literasi keuangan digital. Memahami prinsip kripto menjadi kunci, bukan sekadar membeli dan menjual.
Kripto merupakan alat (tools). Penggunaan yang tepat dan bijak akan menciptakan nilai baru bagi semua pihak yang terlibat.
Sebagai penutup, pernyataan Cathie Wood dan tren di Indonesia menunjukkan potensi pertumbuhan Bitcoin dan aset kripto lainnya. Namun, penting untuk diingat bahwa investasi kripto memiliki risiko. Pengetahuan dan pemahaman yang mendalam sangat penting sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar kripto.











