Program Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun 2025 telah menyalurkan bantuan kepada jutaan pekerja di Indonesia. Pemerintah terus berupaya memberikan stimulus ekonomi melalui program ini untuk menghadapi berbagai tantangan ekonomi.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengumumkan realisasi penyaluran BSU hingga 1 Juli 2025. Angka tersebut menunjukkan dampak positif program ini bagi perekonomian nasional.
Realisasi Penyaluran BSU hingga 1 Juli 2025
Berdasarkan data yang diunggah di akun Instagram resmi Menteri Keuangan, @smindrawati, tercatat 11,4 juta pekerja telah menerima BSU.
Total anggaran yang telah direalisasikan mencapai Rp 6,88 triliun. Penyaluran ini berlangsung sejak bulan Juni 2025.
Besaran Bantuan dan Target Penerima
Setiap pekerja penerima BSU mendapatkan bantuan sebesar Rp 600.000.
Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari bantuan Rp 300.000 per bulan selama dua bulan yang dibayarkan sekaligus.
Program BSU ini merupakan salah satu dari lima stimulus ekonomi di kuartal II 2025.
Total penerima stimulus ekonomi tersebut mencapai 17,3 juta pekerja dengan gaji di bawah Rp 3,5 juta per bulan.
Tujuan dan Harapan Pemerintah dari Program BSU
Pemerintah berharap BSU dapat menjaga daya beli masyarakat.
Selain itu, program ini diharapkan dapat meningkatkan semangat para pekerja agar tetap produktif.
Sri Mulyani menekankan pentingnya peran pekerja dalam kemajuan ekonomi Indonesia.
BSU merupakan bentuk dukungan pemerintah di tengah tantangan ekonomi yang dihadapi.
Pemerintah memandang pekerja sebagai pahlawan di balik kemajuan ekonomi Indonesia.
Oleh karena itu, dukungan melalui program BSU menjadi sangat penting.
Program BSU 2025 menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan pekerja di Indonesia. Keberhasilan penyaluran dana hingga mencapai angka yang signifikan diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi perekonomian nasional.











