PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) semakin mengukuhkan komitmennya terhadap prinsip keuangan berkelanjutan. Langkah terbaru mereka adalah peluncuran BSI Sustainable Movement, sebuah kampanye besar yang mencakup seluruh inisiatif Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan. Kampanye ini selaras dengan nilai-nilai maqashid syariah, prinsip etika dan keadilan dalam Islam.
Inisiatif ini mencakup tiga pilar utama yang mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) PBB, yaitu konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, pendidikan berkualitas, dan kemitraan global. Wakil Direktur Utama BSI, Bob Tyasika Ananta, memaparkan detail strategi ini dalam keterangan tertulis pada Jumat (4/7/2025).
BSI Sustainable Movement: Menuju Ekonomi Hijau dan Berkelanjutan
BSI Sustainable Movement menjadi payung bagi berbagai program ESG BSI. Komitmen ini diwujudkan dalam berbagai aksi nyata yang berdampak positif bagi lingkungan, masyarakat, dan tata kelola perusahaan.
Salah satu contoh nyata komitmen BSI terhadap lingkungan adalah peluncuran Eco Friendly BSI Hasanah Card. Kartu ini merupakan kartu pembiayaan syariah pertama di Indonesia yang ramah lingkungan.
Terbuat dari bahan daur ulang PVC (r-PVC) bersertifikat dengan kandungan 85% material ramah lingkungan, 5.000 kartu telah diterbitkan sebagai tahap awal. BSI optimistis langkah ini berkontribusi pada pengurangan emisi karbon dan limbah plastik, mendukung target Indonesia mencapai net zero emission pada 2060.
Penguatan SDM dan Kemitraan Global untuk Pembangunan Berkelanjutan
Di bidang sosial, BSI melanjutkan program beasiswa BSI Scholarship 2025. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui akses pendidikan yang lebih luas.
Tahun ini, sebanyak 3.258 mahasiswa baru dari 100 universitas terbaik di Indonesia menerima beasiswa. Jumlah ini meningkat 35,7% dibanding tahun sebelumnya, menunjukkan komitmen BSI untuk pemerataan kesempatan pendidikan.
Pada aspek tata kelola (Governance), BSI bergabung dengan United Nations Environment Programme Finance Initiative (UNEP FI). Keanggotaan ini menunjukkan komitmen BSI pada perbankan bertanggung jawab secara global.
UNEP FI merupakan kemitraan antara Program Lingkungan Hidup PBB (UNEP) dan sektor keuangan internasional. Tujuannya adalah mengarahkan pembiayaan swasta untuk mendukung agenda pembangunan berkelanjutan, selaras dengan SDGs dan Perjanjian Iklim Paris.
Kolaborasi Multipihak untuk Ekosistem Halal yang Berkelanjutan
Peluncuran BSI Sustainable Movement bertepatan dengan BSI International Expo 2025. Expo ini mendukung penguatan ekosistem halal di Indonesia.
BSI mendorong kolaborasi multipihak, melibatkan nasabah, karyawan, masyarakat, dan investor. Tujuannya adalah membangun masa depan yang berkelanjutan bersama.
BSI menargetkan menjadi agen perubahan dalam ekosistem keuangan yang inklusif dan berkelanjutan. Setiap aktivitas bisnis BSI diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.
Keberhasilan BSI dalam mencatatkan laba bersih periode berjalan sebesar Rp1,87 triliun pada kuartal I-2025, naik 10,05% (yoy), menunjukkan kinerja yang baik. Ini tidak terlepas dari dukungan seluruh pemangku kepentingan dan penerapan aspek ESG sebagai pilar pertumbuhan berkelanjutan.
Dengan komitmen yang kuat terhadap prinsip-prinsip ESG dan kolaborasi yang luas, BSI melangkah maju dalam membangun masa depan yang lebih baik, baik bagi bisnis maupun bagi masyarakat dan lingkungan. Inisiatif-inisiatif ini menunjukkan bagaimana sektor perbankan syariah dapat berperan aktif dalam pembangunan berkelanjutan, menciptakan dampak sosial dan lingkungan yang signifikan.











