PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menunjukkan komitmennya terhadap prinsip keuangan berkelanjutan dengan meluncurkan BSI Sustainable Movement. Inisiatif ini merupakan kampanye besar yang mencakup berbagai program ESG perseroan, selaras dengan nilai-nilai maqashid syariah. Gerakan ini mencakup tiga pilar utama yang mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) PBB. BSI berupaya untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam seluruh operasionalnya. Langkah ini sejalan dengan komitmen global untuk pembangunan berkelanjutan.
Inisiatif Ramah Lingkungan BSI: Menuju Net Zero Emission
BSI meluncurkan Eco Friendly BSI Hasanah Card, kartu pembiayaan syariah pertama di Indonesia yang ramah lingkungan. Kartu ini terbuat dari bahan daur ulang PVC (r-PVC) bersertifikat, mengandung 85% material ramah lingkungan. Sebanyak 5.000 kartu akan diterbitkan pada tahap awal. Langkah ini diharapkan berkontribusi pada pengurangan emisi karbon dan limbah plastik, mendukung target Indonesia mencapai net zero emission pada 2060. BSI optimistis inisiatif ini akan menjadi contoh bagi sektor perbankan dalam mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon. Komitmen ini menunjukkan upaya nyata BSI untuk menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.
Penguatan SDM dan Pendidikan Melalui BSI Scholarship
Dalam aspek sosial, BSI melanjutkan program beasiswa BSI Scholarship 2025. Program ini bertujuan untuk mendukung pendidikan berkualitas di Indonesia dan memperkuat sumber daya manusia. Tahun ini, 3.258 mahasiswa baru di 100 universitas terbaik Indonesia menerima beasiswa. Jumlah ini meningkat 35,7% dibandingkan tahun 2024, menunjukkan komitmen BSI untuk memberikan kesempatan pendidikan yang setara bagi seluruh anak bangsa. BSI percaya bahwa investasi dalam pendidikan merupakan kunci untuk pembangunan berkelanjutan. Program beasiswa ini merupakan salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut.
Kemitraan Global dan Tata Kelola yang Baik
BSI bergabung dengan United Nations Environment Programme Finance Initiative (UNEP FI). Keikutsertaan ini menunjukkan komitmen BSI terhadap perbankan yang bertanggung jawab secara global. UNEP FI adalah kemitraan antara Program Lingkungan Hidup PBB (UNEP) dan sektor keuangan internasional. Tujuannya untuk mengarahkan pembiayaan swasta dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan, sejalan dengan SDGs dan Perjanjian Iklim Paris. Dengan bergabung dalam UNEP FI, BSI menunjukkan komitmen kuat terhadap perbaikan lingkungan, sosial, dan tata kelola. Hal ini juga selaras dengan visi BSI untuk menjadi bank Islam global terbaik yang menerapkan keuangan berkelanjutan.
BSI International Expo 2025 dan Kolaborasi Multipihak
Peluncuran BSI Sustainable Movement bertepatan dengan BSI International Expo 2025. Expo ini bertujuan untuk mendukung penguatan ekosistem halal di Indonesia. BSI mengajak berbagai pihak, termasuk nasabah, karyawan, masyarakat, dan investor, untuk berkolaborasi membangun masa depan berkelanjutan. Pendekatan kolaboratif ini merupakan kunci keberhasilan dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. BSI menargetkan untuk menjadi agen perubahan dalam ekosistem keuangan yang inklusif dan berkelanjutan. Setiap aktivitas bisnis diharapkan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan. Laba bersih BSI pada kuartal I-2025 mencapai Rp1,87 triliun, naik 10,05% secara tahunan. Pertumbuhan ini didorong oleh berbagai faktor, termasuk penerapan aspek ESG sebagai pilar penopang pertumbuhan berkelanjutan. Keberhasilan BSI membuktikan bahwa komitmen terhadap keberlanjutan dapat berjalan beriringan dengan pertumbuhan bisnis yang positif. Melalui berbagai inisiatif ini, BSI berharap dapat terus berkontribusi dalam pembangunan ekonomi dan sosial yang berkelanjutan di Indonesia.











