PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) semakin mengukuhkan komitmennya terhadap prinsip keuangan berkelanjutan. Langkah terbaru mereka adalah meluncurkan BSI Sustainable Movement, sebuah kampanye besar yang menggabungkan seluruh inisiatif ESG perusahaan dan selaras dengan nilai-nilai Maqashid Syariah. Inisiatif ini menargetkan keberlanjutan lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan. BSI menekankan komitmennya untuk menjalankan bisnis yang berkelanjutan, sejalan dengan prinsip-prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Program ini merupakan upaya nyata untuk berkontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat.
BSI Sustainable Movement: Tiga Pilar Keberlanjutan
BSI Sustainable Movement fokus pada tiga pilar utama yang mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) PBB. Ketiga pilar ini mencakup aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan. Program-program yang dijalankan dirancang untuk menciptakan dampak positif yang signifikan. Wakil Direktur Utama BSI, Bob Tyasika Ananta, menjelaskan bahwa inisiatif strategis ini mendukung SDGs 12 (konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab), SDGs 4 (pendidikan berkualitas), dan SDGs 17 (kemitraan untuk tujuan). Komitmen ini diwujudkan dalam berbagai program konkret yang dijalankan oleh BSI.
Inisiatif Ramah Lingkungan dan Sosial
Dalam aspek lingkungan, BSI meluncurkan Eco Friendly BSI Hasanah Card, kartu pembiayaan syariah pertama di Indonesia yang ramah lingkungan. Kartu ini terbuat dari bahan daur ulang PVC (r-PVC) bersertifikat, dengan 85% material ramah lingkungan. Sebanyak 5.000 kartu akan diterbitkan pada tahap awal. BSI optimistis langkah ini akan berkontribusi pada pengurangan emisi karbon dan limbah plastik, mendukung target Indonesia mencapai net zero emission pada tahun 2060. Inisiatif ini merupakan langkah nyata BSI dalam mendukung transisi ke ekonomi rendah karbon. Di sisi sosial, BSI kembali memberikan beasiswa melalui program BSI Scholarship 2025. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui akses pendidikan yang lebih luas. Tahun ini, sebanyak 3.258 mahasiswa baru di 100 universitas terbaik Indonesia akan menerima beasiswa. Jumlah ini meningkat 35,7% dibandingkan tahun 2024. BSI berkomitmen untuk memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh anak bangsa untuk mengenyam pendidikan berkualitas.
Penguatan Tata Kelola dan Kemitraan Global
Dari aspek tata kelola (Governance), BSI bergabung dengan jaringan global United Nations Environment Programme Finance Initiative (UNEP FI). Keikutsertaan ini menunjukkan komitmen BSI terhadap perbankan yang bertanggung jawab secara global. UNEP FI merupakan kemitraan antara Program Lingkungan Hidup PBB (UNEP) dan sektor keuangan internasional. Tujuannya adalah mengarahkan pembiayaan swasta untuk mendukung agenda pembangunan berkelanjutan, sejalan dengan SDGs dan Perjanjian Iklim Paris. Keanggotaan BSI di UNEP FI merupakan bukti nyata komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan.
BSI International Expo 2025 dan Prospek Ke Depan
Peluncuran BSI Sustainable Movement bertepatan dengan penyelenggaraan BSI International Expo 2025. Acara ini bertujuan untuk memperkuat ekosistem halal di Indonesia dan mendorong kolaborasi multipihak. BSI mengajak nasabah, karyawan, masyarakat, dan investor untuk bersama-sama membangun masa depan yang berkelanjutan. Perusahaan berkomitmen untuk menjadi agen perubahan dalam ekosistem keuangan yang inklusif dan berkelanjutan. Keberhasilan BSI dalam menerapkan prinsip-prinsip ESG juga tercermin dalam kinerja keuangannya. Pada kuartal I-2025, BSI membukukan laba bersih sebesar Rp1,87 triliun, meningkat 10,05% secara tahunan (yoy). Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa penerapan ESG tidak hanya berdampak positif bagi lingkungan dan masyarakat, tetapi juga berkontribusi pada keberlanjutan bisnis BSI. Dengan komitmen yang kuat dan berbagai inisiatif yang inovatif, BSI berupaya menjadi pemimpin dalam perbankan syariah yang berkelanjutan di Indonesia dan dunia. Langkah-langkah konkret yang dilakukan perusahaan menunjukkan komitmen nyata untuk menciptakan dampak positif bagi lingkungan, masyarakat, dan perekonomian Indonesia.











