Harga Bitcoin dan sejumlah mata uang kripto utama menunjukkan pergerakan beragam pada Selasa (17/6/2025). Meskipun sebagian besar kripto teratas berada di zona hijau, situasi ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara Iran dan Israel. Pergerakan pasar kripto seringkali dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk sentimen investor dan perkembangan global.
Bitcoin, kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, mencatatkan kenaikan. Data dari Coinmarketcap menunjukkan penguatan 2,16 persen dalam 24 jam terakhir.
Pergerakan Harga Kripto Utama
Bitcoin (BTC) berhasil menguat 2,16 persen dalam 24 jam terakhir. Namun, secara mingguan, BTC masih mengalami penurunan sebesar 2,37 persen. Harga Bitcoin saat ini mencapai USD 107.636 per koin, atau setara dengan Rp 1,75 miliar (berdasarkan kurs Rp 16.290 per dolar AS).
Ethereum (ETH) juga menunjukkan kinerja positif dengan kenaikan 1,24 persen dalam 24 jam terakhir. Meskipun demikian, ETH masih terkoreksi 3,70 persen dalam sepekan, dan saat ini diperdagangkan pada harga Rp 41,9 juta per koin.
Binance Coin (BNB) mengalami kenaikan tipis sebesar 0,89 persen dalam 24 jam terakhir. Namun, secara mingguan, BNB masih melemah 2,14 persen, dengan harga saat ini mencapai Rp 10,6 juta per koin.
Cardano (ADA) juga berada di zona hijau, naik 1,29 persen dalam sehari. Namun, ADA masih mengalami penurunan signifikan sebesar 9,34 persen secara mingguan, dan diperdagangkan pada harga Rp 10.444 per koin.
Solana (SOL) mencatat kenaikan 0,44 persen dalam 24 jam, tetapi masih turun 4,70 persen sepekan. Harga SOL saat ini berada di level Rp 2,49 juta per koin.
XRP mengalami kenaikan yang lebih signifikan, mencapai 4,88 persen dalam sehari. Meski begitu, secara mingguan XRP masih melemah 2,30 persen, dengan harga saat ini Rp 37.062 per koin.
Dogecoin (DOGE) menunjukkan kenaikan 0,39 persen dalam 24 jam terakhir. Akan tetapi, DOGE masih mengalami penurunan 9,55 persen dalam sepekan, diperdagangkan pada harga Rp 2.867 per token.
Tether (USDT) dan USD Coin (USDC) tetap stabil di level USD 1,00, masing-masing mencatat kenaikan tipis 0,01 persen.
Kapitalisasi Pasar Kripto
Total kapitalisasi pasar kripto saat ini mencapai USD 3,35 triliun, atau setara dengan Rp 54,521 triliun. Angka ini menunjukkan peningkatan sekitar 2,22 persen dalam 24 jam terakhir. Pergerakan kapitalisasi pasar menunjukkan sentimen keseluruhan pasar kripto.
Bitcoin: Pertimbangan Investasi di Masa Depan
Philippe Laffont, pendiri Coatue Management LLC, menyatakan bahwa volatilitas Bitcoin yang tinggi di awal kemunculannya sempat menjadi kendala bagi investor. Namun, ia melihat beberapa faktor yang akan menjadikan Bitcoin sebagai aset penting dalam portofolio investasi.
Salah satu faktor tersebut adalah penurunan volatilitas Bitcoin seiring berjalannya waktu. Meskipun Bitcoin telah mengalami lonjakan harga hampir 13% di tahun 2025, fluktuasi harganya cenderung lebih terkendali.
Laffont juga mencatat peningkatan penerimaan Bitcoin oleh investor institusional sebagai tanda kematangan aset kripto ini. Contohnya, BlackRock yang telah meluncurkan ETF Bitcoin ke pasar.
Penerimaan institusional dan penurunan volatilitas mengurangi hambatan bagi investor untuk masuk ke pasar Bitcoin. Hal ini, menurut Laffont, membuat Bitcoin semakin menarik untuk dipertimbangkan dalam portofolio investasi jangka panjang.
Perlu diingat bahwa investasi di pasar kripto memiliki risiko yang tinggi. Setiap keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor. Penting untuk melakukan riset dan analisis mendalam sebelum mengambil keputusan jual beli.
Informasi di atas bertujuan memberikan gambaran umum pasar kripto pada tanggal 17 Juni 2025. Kondisi pasar kripto sangat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu.











