Harga Bitcoin (BTC) masih menunjukkan kinerja positif pada perdagangan Rabu, 11 Juni 2025. Berdasarkan data CoinMarketCap pukul 11.00 WIB, harga Bitcoin berada di angka USD 109.662,03 per koin, atau sekitar Rp 1,784 miliar (dengan asumsi kurs Rp 16.273 per dolar AS).
Kenaikan ini menunjukkan tren positif dalam jangka pendek dan menengah. Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin mengalami penguatan 0,10%. Sementara itu, secara mingguan, harga Bitcoin mencatatkan kenaikan 3,83%.
Harga Bitcoin Hari Ini dan Analisis Pergerakan
Volume perdagangan harian Bitcoin mencapai USD 53,36 miliar, dengan kapitalisasi pasar mencapai USD 2,17 triliun. Ini mengukuhkan posisi Bitcoin sebagai kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar.
Harga tertinggi Bitcoin tercatat pada 23 Mei 2025 di angka USD 111.936,17 per koin. Pasokan Bitcoin dibatasi maksimal 21 juta koin, dengan 19,87 juta koin yang sudah beredar saat ini.
Perlu diingat bahwa pasar kripto sangat volatil. Meskipun tren saat ini positif, investasi di Bitcoin tetap memiliki risiko inheren yang perlu dipertimbangkan.
Sejarah dan Perkembangan Bitcoin
Bitcoin, diciptakan pada tahun 2009 oleh individu atau kelompok yang dikenal dengan nama samaran Satoshi Nakamoto, merupakan mata uang kripto pertama.
Berbeda dengan mata uang konvensional yang terpusat, Bitcoin bersifat terdesentralisasi dan menggunakan teknologi blockchain. Sistem ini menjamin transparansi dan keamanan transaksi.
Awalnya, Bitcoin dirancang sebagai sistem pembayaran elektronik peer-to-peer tanpa perantara. Namun, seiring waktu, Bitcoin juga menjadi aset investasi dan alat hedging inflasi.
Prediksi Harga Bitcoin dan Adopsi Perusahaan
Michael Saylor, Chairman Executive Strategy (sebelumnya MicroStrategy), kembali menegaskan prediksinya bahwa harga Bitcoin bisa mencapai USD 13 juta per koin.
Prediksi ini, pertama kali dilontarkan Juli 2024, didasarkan pada proyeksi pertumbuhan tahunan rata-rata 29% selama 21 tahun. Dengan menembus level USD 100.000, Saylor semakin yakin dengan prediksinya.
Beberapa faktor mendukung optimisme Saylor, termasuk pengakuan resmi Bitcoin sebagai komoditas digital oleh otoritas keuangan AS dan perubahan aturan akuntansi.
Perubahan aturan memungkinkan perusahaan menggunakan metode nilai wajar untuk mencatat aset kripto. Ini mempermudah adopsi Bitcoin oleh perusahaan-perusahaan besar.
Lebih dari 100 perusahaan publik telah mencantumkan Bitcoin dalam neraca keuangan mereka. Tren ini menunjukkan adopsi Bitcoin yang semakin meluas di sektor korporasi.
Kejelasan regulasi dan penerimaan Bitcoin oleh institusi keuangan turut berkontribusi pada peningkatan adopsi Bitcoin. Hal ini berpotensi mendorong peningkatan harga Bitcoin di masa mendatang.
Kesimpulannya, harga Bitcoin saat ini berada di zona hijau dan menunjukkan tren positif. Meskipun prediksi harga Bitcoin bervariasi, adopsi yang meningkat oleh perusahaan-perusahaan besar dan perkembangan regulasi yang semakin jelas menunjukkan potensi pertumbuhan Bitcoin di masa depan. Namun, investasi di pasar kripto tetap memiliki risiko yang perlu dipertimbangkan oleh investor.











