Pasar kripto kembali menunjukkan kinerja positif pada Senin, 30 Juni 2025. Mayoritas mata uang kripto utama mengalami penguatan, menunjukkan tren pemulihan yang cukup signifikan. Bitcoin, Ethereum, dan sejumlah altcoin lainnya mencatatkan kenaikan harga dalam periode 24 jam terakhir maupun secara mingguan.
Data dari Coinmarketcap menunjukkan sentimen pasar yang membaik. Ini memberikan harapan bagi investor yang telah menunggu pemulihan setelah periode volatilitas sebelumnya. Mari kita bahas lebih detail perkembangan harga beberapa mata uang kripto utama.
Harga Kripto Menghijau: Bitcoin Kembali Menguat
Bitcoin (BTC), kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, mencatatkan kenaikan 0,96 persen dalam 24 jam terakhir dan 7,39 persen dalam sepekan. Harga BTC saat ini mencapai USD 108.375 per koin, atau sekitar Rp 1,75 miliar (dengan asumsi kurs Rp 16.179 per dolar AS).
Kenaikan ini menunjukkan kepercayaan investor yang mulai pulih. Tren positif ini juga diikuti oleh sejumlah kripto utama lainnya.
Penguatan Ethereum dan Altcoin Lainnya
Ethereum (ETH), kripto terbesar kedua, juga menunjukkan kinerja yang positif. ETH naik 2,57 persen dalam 24 jam terakhir dan 10,84 persen sepekan, berada di level Rp 40,5 juta per koin.
Binance Coin (BNB) juga ikut menguat, naik 0,95 persen dalam 24 jam dan 5,01 persen sepekan, dengan harga Rp 10,6 juta per koin. Cardano (ADA) menunjukkan kenaikan 2,39 persen (harian) dan 5,89 persen (mingguan), berada di harga Rp 9.399 per koin. Solana (SOL) juga mengalami kenaikan signifikan, naik 1,58 persen (harian) dan 14,75 persen (mingguan), dengan harga saat ini Rp 2,48 juta per koin. XRP juga berada di zona hijau, naik 1,34 persen (harian) dan 8,52 persen (mingguan), diperdagangkan pada harga Rp 35.892 per koin. Dogecoin (DOGE) juga ikut menguat, naik 3,61 persen dalam sehari dan 10,98 persen sepekan, diperdagangkan pada Rp 2.753 per token. Sementara itu, stablecoin Tether (USDT) dan USD Coin (USDC) tetap stabil di sekitar USD 1,00.
Kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan mencapai USD 3,34 triliun (sekitar Rp 54,040 triliun), menunjukkan peningkatan sekitar 1,35 persen dalam 24 jam terakhir.
Prospek Industri Kripto di Semester II 2025: Momen Krusial dan Pendorong Pertumbuhan
Upbit Indonesia, sebuah platform perdagangan aset kripto, melihat semester kedua 2025 sebagai periode krusial bagi industri kripto. COO Upbit Indonesia, Resna Raniadi, menyebutkan beberapa faktor yang akan mendorong pertumbuhan industri ini.
Resna menekankan tiga pendorong utama. Pertama, meningkatnya keterlibatan institusi keuangan global dalam aset kripto melalui produk seperti ETF berbasis kripto dan tokenisasi aset tradisional.
Kedua, peningkatan penggunaan blockchain untuk Real-World Assets (RWA). Adopsi blockchain kini meluas ke luar sektor keuangan digital, meliputi aset fisik seperti properti dan komoditas.
Ketiga, ekspansi aplikasi Web3 di berbagai sektor. Hal ini menunjukkan potensi luas dari teknologi blockchain yang mampu merubah cara berbagai industri beroperasi.
Perkembangan positif harga kripto pada awal semester kedua 2025, dibarengi dengan optimisme dari pelaku industri, menunjukkan potensi pertumbuhan yang menarik. Namun, investor tetap perlu berhati-hati dan melakukan riset menyeluruh sebelum melakukan investasi. Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.











