Bitcoin, Ethereum, XRP: Harga Kripto Anjlok? Cek Update Terbaru!

Playmaker

Bitcoin, Ethereum, XRP: Harga Kripto Anjlok? Cek Update Terbaru!
Sumber: Liputan6.com

Pasar kripto menunjukkan pergerakan yang beragam pada Selasa, 1 Juli 2025, pukul 06.00 WIB. Sebagian besar mata uang kripto teratas mengalami penguatan, meskipun Bitcoin dan Ethereum menunjukkan penurunan tipis. Data dari Coinmarketcap memberikan gambaran lengkap pergerakan harga berbagai aset kripto. Mari kita telusuri lebih dalam dinamika pasar yang terjadi.

Bitcoin (BTC), kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, mencatatkan penurunan 1,01 persen dalam 24 jam terakhir. Namun, secara mingguan, BTC masih menunjukkan kenaikan 1,32 persen. Harga Bitcoin saat ini berada di level USD 107.104 per koin, atau setara dengan Rp 1,729 miliar (dengan asumsi kurs Rp 16.200 per dolar AS).

Pergerakan Harga Kripto Teratas

Ethereum (ETH) juga mengalami penurunan, sebesar 1,43 persen dalam sehari, tetapi naik 1 persen dalam sepekan. Harga ETH saat ini berada di angka Rp 40,211 juta per koin.

Binance Coin (BNB) menunjukkan penurunan yang lebih kecil, 0,22 persen dalam 24 jam terakhir, namun tetap naik 0,28 persen secara mingguan. BNB diperdagangkan pada harga Rp 10,612 juta per koin.

Cardano (ADA) mengalami penurunan yang lebih signifikan, yaitu 1,82 persen dalam sehari dan 3,75 persen dalam sepekan. Harga ADA saat ini berada di level Rp 9.262 per koin.

Solana (SOL) justru mengalami penguatan, sebesar 0,66 persen dalam sehari dan 4,97 persen dalam sepekan. Harga SOL saat ini mencapai Rp 2,506 juta per koin.

XRP juga menunjukkan kinerja positif, dengan penguatan 0,97 persen dalam sehari dan 2,02 persen dalam sepekan. Harga XRP saat ini tercatat Rp 36.355 per koin.

Dogecoin (DOGE) mengalami penurunan, sebesar 3,11 persen dalam sehari dan 1,66 persen dalam sepekan. DOGE diperdagangkan pada harga Rp 2.667 per token.

Stablecoin Tether (USDT) dan USD Coin (USDC) relatif stabil, masing-masing berada di level USD 1,00, namun keduanya mengalami pelemahan tipis, yaitu 0,50 persen dan 0,49 persen.

Total kapitalisasi pasar kripto saat ini mencapai USD 3,31 triliun atau setara Rp 53,510 triliun, mengalami penurunan sekitar 0,74 persen dalam sehari.

Penurunan Pendapatan Penambang Bitcoin

Pendapatan harian penambang Bitcoin mencapai titik terendah tahun ini pada 22 Juni, yaitu USD 34 juta. Ini merupakan angka terendah sejak 20 April.

Penurunan ini disebabkan oleh biaya transaksi yang lebih rendah dan harga Bitcoin yang lebih lemah. Aktivitas inskripsi Ordinal, yang sebelumnya meningkatkan biaya transaksi, kini mulai mereda.

Cryptoquant mencatat kondisi ini sebagai “sangat tidak dibayar” berdasarkan metrik profitabilitas penambang. Hashrate jaringan Bitcoin juga turun 3,5% sejak 16 Juni, penurunan terbesar sejak penurunan 8,4% setelah halving pada Juli 2024.

Para peneliti memperingatkan bahwa penurunan ini bisa menjadi tanda awal adanya penarikan diri dari penambang yang kurang mampu bertahan jika harga BTC tidak segera pulih.

Penambang Bertahan di Tengah Penurunan Imbalan

Meskipun pendapatan menyusut, para penambang tampaknya memilih bertahan daripada menjual aset mereka. Arus keluar harian dari penambang turun drastis.

Margin keuntungan penambang masih berada di kisaran 48%, menunjukkan banyak operator masih efisien dan mampu bertahan. Dompet Bitcoin era awal juga menunjukkan aktivitas penjualan yang rendah.

Aktivitas penjualan yang rendah dari pemegang lama sering dikaitkan dengan kelanjutan pasar bull. Situasi ini perlu diperhatikan lebih lanjut untuk memahami dinamika pasar ke depan.

Secara keseluruhan, pasar kripto saat ini menunjukkan pergerakan yang dinamis dan kompleks. Meskipun beberapa kripto utama mengalami penurunan, beberapa lainnya menunjukkan pertumbuhan. Penurunan pendapatan penambang Bitcoin juga menjadi faktor yang perlu dipertimbangkan dalam menganalisis perkembangan pasar. Perlu pemantauan berkelanjutan untuk memahami tren selanjutnya.

**Disclaimer:** Setiap keputusan investasi merupakan tanggung jawab pembaca. Lakukan riset dan analisis mendalam sebelum melakukan transaksi kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Popular Post

Cara Analisis Fundamental Coin sebelum Trading

Crypto

7 Cara Analisis Fundamental Coin Sebelum Trading untuk Raih Profit Maksimal

Ingin berinvestasi di cryptocurrency dengan lebih bijak dan meminimalisir risiko? Analisis fundamental adalah kunci! Artikel ini akan memandu Anda melalui ...

Mengenal Jam Trading Forex yang Paling Menguntungkan

Forex

5 Rahasia Jam Trading Forex Paling Menguntungkan untuk Raih Profit Maksimal

Bermimpi meraih profit besar di pasar Forex? Ketahui kapan waktu terbaik untuk bertransaksi bisa menjadi kunci keberhasilan Anda. Bukan hanya ...

Mengenal Trading Saham: Panduan Dasar untuk Pemula

Saham

5 Cara Sukses Trading Saham untuk Pemula Raih Keuntungan Maksimal

Ingin meraih keuntungan finansial dan belajar mengelola investasi Anda sendiri? Trading saham bisa menjadi pilihan yang menarik, tetapi juga penuh ...

Panduan Dasar Trading Crypto dengan Futures di Binance

Crypto

Panduan Dasar Trading Crypto dengan Futures di Binance

Panduan Dasar Trading Crypto dengan Futures di Binance: Raih Potensi Keuntungan, Kelola Risiko dengan Bijak! Meta Deskripsi: Mulai trading crypto ...

Perbedaan Trading Emas Spot vs Futures

Crypto

Inilah 5 Fakta Menarik Tentang Perbedaan Trading Emas Spot vs Futures

Berinvestasi di emas menarik minat banyak orang, tetapi metode trading-nya beragam. Dua metode paling populer adalah trading emas spot dan ...

Tips Memilih Exchange Terbaik untuk Trading Crypto

Crypto

5 Rekomendasi Exchange Crypto Terbaik untuk Trader Pemula dan Profesional

Dunia kripto menawarkan peluang keuntungan yang menggiurkan, tetapi memilih exchange yang tepat adalah kunci keberhasilan. Salah pilih, dan Anda bisa ...