Pasar kripto mengalami fluktuasi pada Jumat, 13 Juni 2025. Beberapa mata uang kripto mengalami penurunan nilai, sementara yang lain masih menunjukkan pertumbuhan. Berikut laporan lengkapnya mengenai pergerakan harga sejumlah kripto utama.
Bitcoin (BTC), kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, mengalami penurunan 4,15% dalam 24 jam terakhir. Namun, secara mingguan, BTC mencatat kenaikan 2,20%. Harga BTC saat ini tercatat Rp1.691.409.816,36 per koin. Ethereum (ETH) juga mengalami penurunan yang cukup signifikan, yaitu 9,45% dalam 24 jam. Akan tetapi, ETH masih menunjukan kenaikan 3,32% dalam sepekan, dengan harga saat ini di Rp40.665.125,13 per koin.
Pergerakan Harga Kripto Lainnya
Sejumlah mata uang kripto lainnya juga menunjukkan pergerakan yang beragam. Tether (USDT), sebuah stablecoin, mengalami penurunan kecil sebesar 0,03% dalam 24 jam dan 0,09% dalam sepekan, diperdagangkan pada harga Rp16.248,41.
XRP mengalami penurunan 6,04% dalam 24 jam terakhir dan 1,39% dalam sepekan, dengan harga terkini Rp34.624,42 per koin. Binance Coin (BNB) turun 3,20% dalam 24 jam, namun masih naik 2,00% secara mingguan, dengan harga Rp10.502.075,02 per koin.
Solana (SOL) mengalami penurunan yang cukup tajam, yaitu 9,78% dalam sehari, meskipun secara mingguan hanya turun 0,11%. Harga SOL saat ini berada di Rp2.356.780,75 per koin. USD Coin (USDC) mengalami penurunan kecil sebesar 0,05% dalam 24 jam dan 0,10% dalam sepekan, diperdagangkan pada harga Rp16.241,72.
Dogecoin (DOGE) mengalami penurunan 10,09% dalam 24 jam, namun masih mencatat kenaikan 0,83% secara mingguan, diperdagangkan pada harga Rp2.811,13 per token. Tron (TRX) turun 3,72% dalam 24 jam dan 3,75% dalam sepekan, dengan harga terkini Rp4.364,48.
Cardano (ADA) juga mengalami penurunan yang cukup signifikan, 9,02% dalam 24 jam, tetapi masih naik 1,39% dalam sepekan, dengan harga saat ini Rp2.811,13 per koin. Kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan mengalami penurunan 4,86% sehari terakhir, berada di level Rp52,71 triliun.
Prediksi Robert Kiyosaki: Bitcoin Menuju USD 1 Juta
Penulis buku “Rich Dad Poor Dad”, Robert Kiyosaki, memprediksikan keruntuhan ekonomi besar-besaran di AS. Ia meramalkan hal ini akan menyebabkan kenaikan harga aset safe haven, termasuk Bitcoin.
Kiyosaki memperkirakan Bitcoin akan melampaui USD 1 juta di masa mendatang, sebagai dampak dari krisis ekonomi yang diprediksinya. Ia juga memperkirakan kenaikan harga emas hingga USD 30.000 per ons dan perak hingga USD 3.000 per koin.
Kiyosaki menyarankan para investor untuk beralih dari mata uang fiat ke aset seperti emas, perak, dan Bitcoin. Pernyataan ini didasarkan pada analisisnya terkait peningkatan utang nasional AS dan penurunan tabungan pensiun.
Implikasi Keruntuhan Ekonomi Terhadap Pasar Kripto
Prediksi Kiyosaki tentang keruntuhan ekonomi memicu spekulasi mengenai dampaknya terhadap pasar kripto. Jika prediksinya terbukti benar, aset-aset safe haven seperti Bitcoin mungkin akan mengalami peningkatan nilai yang signifikan.
Namun, perlu diingat bahwa prediksi pasar kripto penuh dengan ketidakpastian. Pergerakan harga kripto dipengaruhi banyak faktor, dan setiap keputusan investasi harus dilakukan setelah pertimbangan yang matang.
Secara keseluruhan, pasar kripto menunjukkan volatilitas yang tinggi. Investor disarankan untuk melakukan riset menyeluruh dan memahami risiko sebelum melakukan investasi di pasar kripto.
Perlu diingat bahwa informasi di atas hanya untuk tujuan edukasi dan bukan merupakan saran investasi. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor sendiri.











