Pasar kripto mengawali pekan dengan pergerakan positif. Sebagian besar mata uang kripto utama mencatatkan kenaikan harga pada perdagangan Minggu, 11 Mei 2025. Dogecoin (DOGE) menjadi bintangnya, menorehkan kenaikan paling signifikan. Data dari Coinmarketcap menunjukkan tren bullish yang cukup menonjol di pasar.
Bitcoin (BTC), kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, kembali menunjukkan kekuatannya. Kenaikan harga dalam 24 jam terakhir mencapai 1,45 persen. Secara mingguan, Bitcoin bahkan meroket hingga 8,88 persen.
Harga Kripto Mayoritas Menghijau
Bitcoin saat ini diperdagangkan pada harga USD 104.439,35 per koin, atau sekitar Rp 1,72 miliar (berdasarkan kurs Rp 16.514,5 per dolar AS). Kenaikan ini menunjukkan kepercayaan investor yang kembali tumbuh terhadap aset digital ini.
Ethereum (ETH) juga mengikuti tren positif, dengan kenaikan 8,74 persen dalam 24 jam dan 38,06 persen dalam sepekan. Harga ETH kini mencapai USD 2.537,08 atau sekitar Rp 41,89 juta per koin.
XRP juga menunjukkan kinerja yang baik, naik 3,51 persen dalam 24 jam dan 10,73 persen secara mingguan, dengan harga terkini di posisi USD 2,42.
Solana (SOL) dan Cardano (ADA) turut meramaikan pasar bullish. SOL naik 4,58 persen dalam sehari dan 22,37 persen dalam sepekan, diperdagangkan di harga USD 179,17. ADA juga mengalami peningkatan harga sebesar 6,32 persen dalam 24 jam dan 17,72 persen secara mingguan, dengan harga terkini di USD 0,8221.
Hanya Binance Coin (BNB) yang bergerak kontra arus, mengalami penurunan 0,55 persen dalam 24 jam, meskipun masih mencatatkan kenaikan 10,63 persen secara mingguan. Harga BNB saat ini berada di USD 663,64.
Dogecoin (DOGE) menjadi pemenang terbesar, mengalami kenaikan 22,27 persen dalam 24 jam dan 42,13 persen dalam sepekan. Harga DOGE terakhir tercatat di USD 0,2490. Tron (TRX) juga menunjukkan peningkatan, naik 0,94 persen dalam 24 jam dan 7,57 persen secara mingguan, dengan harga di USD 0,2645.
Tether (USDT) dan USD Coin (USDC), dua stablecoin utama, menunjukan pergerakan yang relatif stabil. USDT naik tipis ke USD 0,9999, sementara USDC mengalami penurunan 0,01 persen ke USD 0,9998 dalam 24 jam.
Total kapitalisasi pasar kripto saat ini mencapai USD 3,35 triliun (sekitar Rp 55,323 triliun), mengalami kenaikan sekitar 2,68 persen dalam 24 jam terakhir.
Standard Chartered Revisi Prediksi Harga Bitcoin
Geoffrey Kendrick, Kepala Riset Aset Digital di Standard Chartered, mengaku prediksi sebelumnya terlalu konservatif. Target harga Bitcoin sebesar USD 120.000 untuk kuartal kedua 2025 dinilai terlalu rendah.
Kendrick menjelaskan, peningkatan minat institusional dan arus masuk besar ke ETF Bitcoin di AS menjadi faktor utama revisi prediksi. Ia bahkan sebelumnya memprediksi harga Bitcoin bisa mencapai USD 200.000 pada akhir 2025 dan USD 500.000 pada 2038.
Arus Masuk Dana ke ETF Bitcoin Menunjukkan Sentimen Positif
Dalam tiga hari terakhir, ETF Bitcoin di AS mencatat arus masuk USD 5,3 miliar. Angka ini jauh melampaui aksi short selling hedge fund sebesar USD 1,2 miliar.
Perbedaan signifikan ini menunjukkan meningkatnya permintaan Bitcoin dari investor besar. Pembelian Bitcoin dalam jumlah besar oleh perusahaan-perusahaan besar seperti Strategy juga berkontribusi terhadap sentimen positif di pasar. Arus dana bersih ke Bitcoin diperkirakan telah melampaui USD 4 miliar.
Standard Chartered juga memprediksi nilai pasar stablecoin akan mencapai USD 2 triliun dalam tiga tahun ke depan. Regulasi yang jelas dari pemerintah AS terhadap stablecoin dan kripto dinilai sebagai faktor kunci dalam integrasi aset digital ke dalam sistem keuangan tradisional. Hal ini diharapkan akan mendorong pertumbuhan pasar kripto secara keseluruhan.
Perlu diingat bahwa pasar kripto sangat fluktuatif. Setiap keputusan investasi harus didasarkan pada riset dan analisis yang mendalam. Informasi di atas bertujuan untuk memberikan gambaran terkini tentang pasar, namun bukan merupakan rekomendasi investasi.











