PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menegaskan komitmennya untuk menaati seluruh arahan pemerintah terkait operasional PT Gag Nikel. Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Antam selalu mematuhi peraturan pertambangan yang berlaku. Pernyataan ini disampaikan menyusul isu yang beredar mengenai operasional perusahaan tambang nikel tersebut.
Antam telah lama terlibat dalam eksplorasi dan operasi di PT Gag Nikel. Direktur Antam, Achmad Ardianto, menjelaskan bahwa perusahaan akan sepenuhnya mengikuti arahan pemerintah terkait kelanjutan operasional tersebut. Hal ini disampaikan seusai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Antam pada Kamis, 12 Juni 2025.
Antam Menunggu Hasil Evaluasi Pemerintah
PT Gag Nikel saat ini tengah menunggu hasil evaluasi dari pemerintah. Antam siap untuk melakukan perbaikan jika ada temuan yang perlu dibenahi.
Pemerintah sebelumnya telah menyatakan tidak ada pelanggaran fatal yang dilakukan PT Gag Nikel. Hanya beberapa hal minor yang perlu segera diperbaiki.
Antam memprioritaskan kepentingan masyarakat dan negara. Keputusan terkait kelanjutan operasional PT Gag Nikel akan menunggu arahan resmi dari pemerintah.
Kontribusi PT Gag Nikel terhadap Antam
Meskipun kontribusi PT Gag Nikel terhadap pendapatan Antam relatif kecil, Antam tetap berkomitmen menjalankan operasional sesuai prinsip Good Mining Practices (GMP). Hal ini sejalan dengan komitmen Antam untuk menjaga keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Kehadiran Antam di Raja Ampat diharapkan membawa dampak positif bagi perekonomian lokal. Antam menyadari pentingnya kontribusi positif bagi masyarakat sekitar area operasionalnya.
Sebagian besar pendapatan Antam masih berasal dari bisnis emas, sekitar 70 persen. Kontribusi dari bijih nikel, termasuk PT Gag Nikel, masih di bawah 10 persen dari total pendapatan perusahaan.
Komitmen Antam sebagai BUMN
Sebagai BUMN, Antam tidak hanya mengejar keuntungan semata. Antam juga memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Komitmen ini diwujudkan melalui penerapan GMP dan kepatuhan terhadap peraturan pertambangan. Antam berupaya untuk menyeimbangkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan dalam menjalankan bisnisnya.
Antam berharap dapat terus berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi nasional. Hal ini dilakukan dengan tetap mengedepankan prinsip-prinsip keberlanjutan dan tanggung jawab sosial perusahaan.
PT Gag Nikel, anak perusahaan Antam yang berlokasi di Pulau Gag, Papua Barat, beroperasi di sektor pertambangan nikel. Keberadaan perusahaan ini menimbulkan sorotan, namun Antam menekankan akan tetap tunduk pada regulasi dan arahan pemerintah. Ke depannya, Antam akan terus berupaya menyeimbangkan profitabilitas dengan tanggung jawab sosial dan lingkungan, sesuai dengan peran dan tanggung jawabnya sebagai BUMN.











