Pasar kripto pekan lalu menunjukkan pergerakan yang relatif tenang, dengan Bitcoin dan sebagian besar altcoin berada dalam kisaran harga yang sempit. Hal ini terjadi meskipun terdapat peningkatan arus masuk dana ke exchange-traded fund (ETF) dan indeks saham AS, Nasdaq dan S&P 500, mencapai rekor tertinggi. Bitcoin sempat menyentuh angka USD 110.000 untuk pertama kalinya dalam sebulan, sebelum akhirnya terkoreksi dan ditutup di sekitar USD 108.000. Kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan tercatat mencapai USD 3,3 triliun. Beberapa faktor penting memengaruhi situasi ini.
Ketidakpastian ekonomi global menjadi latar belakang fluktuasi harga. Analisis lebih lanjut tentang faktor-faktor yang berpotensi mempengaruhi Bitcoin dan altcoin dijelaskan di bawah ini.
Batas Waktu Tarif dan Dampaknya pada Pasar Kripto
Berakhirnya jeda tarif 90 hari yang diberlakukan oleh pemerintahan sebelumnya, yang dijadwalkan pada 9 Juli, menjadi katalis utama yang mempengaruhi pasar saham dan kripto. AS telah mencapai kesepakatan perdagangan awal dengan beberapa negara.
Namun, negara-negara mitra dagang utama lainnya, seperti Kanada, Uni Eropa, Jepang, dan Korea Selatan, berpotensi kembali menerapkan tarif tinggi. Pemberlakuan kembali tarif pembalasan ini diperkirakan akan berdampak negatif pada Bitcoin, altcoin, dan pasar saham secara keseluruhan. Pengalaman sebelumnya menunjukkan korelasi antara pengumuman kebijakan tarif dan pergerakan harga Bitcoin.
Risalah FOMC dan Petunjuk Arah Suku Bunga
Risalah rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang dirilis pada Rabu pekan itu juga menjadi perhatian utama. Dokumen ini diharapkan memberikan informasi lebih detail mengenai keputusan terakhir FOMC untuk mempertahankan suku bunga di kisaran 4,25%-4,5%.
Pernyataan resmi dari The Fed terkait dengan potensi pemangkasan suku bunga menjadi faktor krusial. Peluang pemangkasan suku bunga pada Juli telah berkurang karena data penggajian non-pertanian yang kuat di bulan Juni. Data tersebut menunjukkan penambahan lebih dari 147.000 lapangan kerja dan penurunan tingkat pengangguran menjadi 4,1%. Para pelaku pasar sebagian besar memperkirakan bank sentral akan menurunkan suku bunga pada September, jika data inflasi terus menunjukkan tren penurunan.
Potensi Kenaikan Harga Bitcoin dan Pola Teknikal
Potensi kenaikan harga Bitcoin merupakan katalis lain yang mempengaruhi pasar kripto. Bitcoin masih berada di bawah rekor tertinggi sepanjang masa yaitu USD 111.900.
Secara teknikal, Bitcoin membentuk pola bullish flag dan cup and handle. Pola-pola ini sering diinterpretasikan sebagai sinyal potensi kenaikan harga. Selain itu, aktivitas di pasar altcoin, khususnya peluncuran token baru, juga dapat memengaruhi sentimen pasar secara keseluruhan.
Analisis Teknikal dan Indikator Pasar
Analisis teknikal menunjukkan potensi kenaikan harga Bitcoin. Pola grafik seperti bullish flag dan cup and handle menunjukkan adanya momentum beli yang cukup kuat.
Perlu diingat bahwa analisis teknikal bukanlah prediksi yang pasti. Faktor fundamental, seperti regulasi dan sentimen pasar, tetap memiliki peran penting dalam menentukan pergerakan harga.
Peran Altcoin dan Peluncuran Token Baru
Munculnya altcoin dan peluncuran token baru juga dapat memengaruhi sentimen pasar. Kinerja altcoin yang kuat dapat mendorong minat investor terhadap seluruh pasar kripto, termasuk Bitcoin.
Sebaliknya, kinerja altcoin yang lemah dapat memicu aksi jual dan penurunan harga di seluruh pasar. Diversifikasi investasi menjadi kunci penting dalam mengurangi risiko.
Kesimpulannya, pergerakan Bitcoin dan altcoin pekan lalu dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk berakhirnya jeda tarif, risalah FOMC, dan potensi kenaikan harga Bitcoin. Meskipun terdapat peningkatan arus masuk dana ke ETF dan rekor tertinggi indeks saham AS, ketidakpastian ekonomi global dan faktor-faktor lainnya tetap menjadi pertimbangan penting bagi investor. Pemantauan perkembangan ekonomi makro dan analisis pasar yang cermat tetap diperlukan untuk membuat keputusan investasi yang bijak. Ingatlah bahwa investasi kripto memiliki risiko tinggi dan setiap keputusan investasi ada di tangan investor sendiri.











