PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES), perusahaan ritel yang sebelumnya dikenal sebagai Ace Hardware, membagikan dividen tunai terbesar dalam sejarah perusahaan. Total dividen yang disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) mencapai Rp 579,87 miliar, atau setara Rp 33,87 per lembar saham.
Pembagian dividen ini mewakili 65% dari laba per saham tahun 2024. Dengan harga penutupan saham pada 16 Juni 2025 sebesar Rp525 per lembar, yield dividen mencapai 6,45%. Keputusan ini menandai keberhasilan strategi fundamental ACES sepanjang tahun lalu.
Dividen ACES: Rincian dan Jadwal Pembagian
Direktur Utama ACES, Prabowo Widyakrisnadi, menyatakan pembagian dividen ini sebagai apresiasi atas kepercayaan pemegang saham. Perusahaan berkomitmen untuk terus menciptakan nilai tambah berkelanjutan.
Berikut jadwal pembagian dividen: Cum Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi pada 25 Juni 2025. Ex Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi pada 26 Juni 2025.
Recording Date DPS yang berhak atas Dividen jatuh pada 30 Juni 2025. Cum Dividen di Pasar Tunai pada 30 Juni 2025 dan Ex Dividen di Pasar Tunai pada 1 Juli 2025.
Pembayaran dividen dijadwalkan pada 17 Juli 2025.
RUPST ACES: Lebih dari Sekadar Dividen
RUPST ACES tidak hanya membahas dividen. Rapat juga menyetujui laporan tahunan dan laporan keuangan konsolidasian tahun buku 2024.
Selain itu, RUPST menetapkan penunjukan Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik untuk tahun buku 2025.
Remunerasi bagi anggota Direksi dan Dewan Komisaris juga ditetapkan dalam rapat tersebut.
RUPST juga mencatat pengunduran diri Sugiyanto Wibawa sebagai Direktur. Susunan Direksi terbaru terdiri dari Prabowo Widyakrisnadi (Direktur Utama), Suharno, Gregory Sugyono Widjaja, dan Teresa Lucia Wibowo sebagai Direktur.
AZKO: Merek Baru, Komitmen Berkelanjutan
Perubahan nama Ace Hardware menjadi AZKO merupakan bagian dari strategi jangka panjang ACES. Hal ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) dan prinsip-prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance).
Perusahaan menekankan komitmen terhadap keberlanjutan melalui inisiatif Sustainability Ambitions 2030. Strategi ini difokuskan pada tiga pilar: People, Environment, dan Business.
Strategi ini dijalankan berdasarkan prinsip Good Corporate Governance yang transparan, akuntabel, dan berintegritas. Hal ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dan berdaya saing.
Dengan perubahan merek menjadi AZKO, ACES berharap untuk memperkuat posisinya di industri dan lebih dekat dengan kebutuhan konsumen Indonesia.
Perubahan merek akan dilakukan bertahap di 245 toko yang tersebar di 75 kota di Indonesia. Toko pertama dengan konsep modern dan interaktif telah dibuka di Mal Living World, Alam Sutera.
Secara keseluruhan, keputusan pembagian dividen yang besar dan peluncuran merek AZKO menandai babak baru bagi ACES. Perusahaan menunjukkan komitmennya terhadap pertumbuhan yang berkelanjutan, baik secara finansial maupun dalam kontribusi terhadap masyarakat dan lingkungan. Ke depannya, akan menarik untuk melihat bagaimana strategi Sustainability Ambitions 2030 akan diimplementasikan dan bagaimana AZKO akan bersaing di pasar ritel Indonesia yang kompetitif.











